INDRAMAYU — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Kamal Juntinyuat Kabupaten Indramayu merupakan sekolah unggulan di bawah Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah PGRI Jawa Barat.
Sekolah ini memiliki luas bangunan 3000 M2
dengan 4 ruang kelas lokal, 1 ruang praktek RFS,1 gedung PK + Mushola,
4 toilet, 1 ruang guru dengan jumlah 180 siswa internal, 60 siswa cabang dengan 17 guru pengajar, 8 staf dan 2 security.
SMK PGRI Kamal Juntinyuat berkontribusi yang sangat besar dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di Indonesia. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan PGRI, SMK PGRI Kamal Juntinyuat memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks dan kompetitif.
Menurut Dedi Rochaedi, S.Pd., M.Pd, selaku Kepala SMK PGRI Kamal Juntinyuat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025) SMK PGRI Kamal Juntinyuat memiliki visi yang jelas dalam mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja saat ini. Melalui program-program unggulan dan kerja sama dengan industri, SMK PGRI Kamal Juntinyuat mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Salah satu contoh kontribusi SMK PGRI dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi adalah melalui peningkatan keterampilan siswa dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dengan memperkuat kurikulum TIK, SMK PGRI dapat memastikan bahwa lulusannya memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh industri.
“SMK PGRI Kamal Juntinyuat mempunyai 4 kompetensi diantaranya Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan Teknik Pengelasan, dari unsur kompetensi yang ada di dalam SMK PGRI Kamal Juntinyuat akan dikembangkan dan akan di majukan supaya akan menjadi SMK maju dan Unggulan khususnya di wilayah dua eks kawedanan Karangampel,” ungkapnya.
Menurut Dedi Komitmen SMK PGRI Kamal Juntinyuat dalam mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi sangat tinggi. Kami terus melakukan pembaruan dan penyesuaian serta berjuang agar kurikulum yang kami miliki relevan dengan perkembangan industri dan teknologi.
“Selanjutnya Insyaallah akan berjuang sepenuhnya dengan jajaran sivitas dengan SMK PGRI Kamal Juntinyuat untuk memajukan dan siap mengembangkan dalam kategori apapun terutama dalam bisnis kompetensi TKR, Teknik Sepeda Motor, TKJ, dan Teknik Pengelasan dan di tayangkan nanti di tahun 2026 sampai tahun 2027,” tukasnya.
Dengan kontribusi yang terus menerus dari SMK PGRI Kamal Juntinyuat diharapkan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di Indonesia dapat terus berkembang dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. dan SMK PGRI Kamal Juntinyuat menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di pasar kerja global.
“Kami akan menjadikan dari empat unsur diantaranya Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor untuk bersaing secara global dengan SMK-SMK yang lain termasuk negeri pun kita siap, supaya kedepan di kemudian hari SMK PGRI Kamal Juntinyuat akan diminati siswa – siswi baik SMP maupun MTs, baik negeri maupun swasta dan bisa berdaya saing untuk di saat yang akan datang, untuk menuju Indonesia emas di tahun 2045,” tegasnya.
Sebagai bagian dari komunitas pendidikan, SMK PGRI Kamal Juntinyuat bertekad untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan kurikulum yang mampu menjawab tantangan zaman. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, SMK PGRI Kamal Juntinyuat siap memberikan kontribusi terbaiknya dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di Indonesia. (Taryam)
Editor: Abdul Gani
