INDRAMAYU, (lintaspanturain donesia.com) — Sebanyak 186 murid kelas IX SMP Negeri 2 Sindang tengah bersiap untuk membidik Sekolah Manusia Unggul (MAUNG) besutan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Sekolah yang dibidik yaitu SMA Negeri 1 Sindang dan SMAN 2 Cirebon. Dari jumlah tersebut, 26 murid bersiap melalui jalur potensi akademik yang salah satu persyaratannya harus mengikuti test Intelligence Quotient (IQ) dengan nilai standar 130 bagi calon pesertanya.
Untuk tahapan ini, harus dilakukan dan dievaluasi oleh psikolog klinis berlisensi seperti melalui tes Wechsler.
Kesiapan murid SMP Negeri 2 Sindang untuk membidik sekolah Maung di kabupaten Indramayu dan kota Cirebon ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sindang H Fajar Ismadi, MPd didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 2 Sindang, Dwi Suwarso SPd.
“Setelah kita petakan terkait potensi akademik dan potensi non akademik murid kelas IX di sekolah kami ada sekitar 186 murid yang membidik sekolah MAUNG,” jelas Wakasek SMP Negeri 2 Sindang Dwi Suwarso, Jumat. (23/5/2026).
Menurut Dwi, pihak sekolah sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua murid terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah yang akan menciptakan Manusia Unggul tersebut.
Selain sosialisasi, Dwi juga akan melibatkan orangtua sebagai pendamping dalam proses pendaftaran di sekolah tersebut.
“Pihak sekolah akan melibatkan orangtua untuk terlibat langsung dalam proses pendaftaran. Peran orangtua sebagai pendamping ini akan berdampak positif bagı murid itu sendiri,” jelas Dwi.
Pendampingan orang tua ini juga akan dilakukan dalam proses mandiri tes IQ dengan psikolog klinis yang memiliki standar dengan persyaratan yang berlaku.
“Alhamdulillah orang tua di sekolah kami sangat siap untuk mendukung anaknya masuk ke jenjang sekolah yang menjadi kebanggaan mereka,” jelasnya.
Dwi juga menjelaskan terkait Nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang akan diumumkan serentak pada tanggal 26 Mei dan menjadi persyaratan dengan bobot nilai 60 persen dari total nilai.
“Kita sudah siapkan lemari data murid yang akan memudahkan siswa dan orangtua untuk melihat kemampuan akademiknya sehingga akan menjadi salah satu tolak ukur untuk mendaftarkan ke sekolah yang diminatinya,” kata Dwi.
Sementara, informasi pendaftaran program sekolah maung di SMAN 1 Sindang akan dilakukan serentak bersama 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri di Jawa Barat pada tanggal 25 Mei – 29 Mei 2026.
SMA Maung (Sekolah Manusia Unggul) adalah program transformasi pendidikan di Jawa Barat yang menunjuk 28 SMA dan 13 SMK negeri sebagai proyek percontohan.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Maung tidak menggunakan jalur domisili (zonasi) melainkan 100% jalur prestasi, dan kurikulumnya disesuaikan dengan bakat atau DNA siswa.
Tahapan pendaftaran Sekolah Maung diselenggarakan lebih awal dibandingkan sekolah reguler, dengan jadwal penerimaan yang berlangsung pada 25–29 Mei 2026.
Tahapan Seleksi: Jalur masuk dibagi menjadi 70% akademik dan 30% non-akademik, seperti sertifikat kejuaraan atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas inovasi.
Sistem Kelas: Rasio kelas dibatasi secara ketat, yakni maksimal 32 siswa per rombongan belajar (rombel) agar pembinaan lebih intensif (Bagus)
Editot: Abdul Gani

