INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesiacom) – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI resmi memulai proyek penggantian Jembatan Cilogog yang terletak di Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi proyek, pekerjaan ini dikerjakan oleh PT Aneka Tata Sarana sebagai penyedia jasa. Adapun nilai kontrak untuk proyek penggantian jembatan tersebut mencapai Rp29.647.777.001,-.
Proyek penggantian jembatan yang berada di ruas jalan Jangga – Cikamurang ini tertulis ditargetkan rampung dengan masa pelaksanaan selama 234 Hari Kalender. Selain masa pembangunan, pihak kontraktor juga diwajibkan melakukan masa pemeliharaan selama 365 Hari Kalender setelah pekerjaan utama selesai, guna memastikan kualitas dan ketahanan konstruksi jembatan bagi masyarakat pengguna jalan.
Adanya kegiatan proyek ini, warga sekitar tampak terlihat menyambut pembangunan jembatan ini dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Karena selama ini, kondisi jembatan yang lama memang kerap dikeluhkan warga karena faktor usia dan terlalu rendah hingga disaat musim penghujan atau posisi air sungai tinggi, hal ini selalu menghambat arus sungai Cipanas tersebut.
“Kami warga di sini sangat senang akhirnya jembatan ini dibangun. Karena sering menghambat arus air sungai kalau musim hujan. Jembatan ini juga jadi akses utama untuk warga. Kita juga khawatir karena sudah tua umurnya,” ujar Regian Gumelar warga Desa Rajaiyang. Kamis (28/5/2026).
Saat ini di lapangan sudah menunjukkan aktivitas persiapan mulai dilakukan, dengan hadirnya alat berat jenis ekskavator,dan sejumlah Material di sekitar lokasi untuk mendukung kelancaran proses pembangunan.
Warga berharap dengan penggantian jembatan ini nantinya akan dapat memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan warga sekitar disaat musim hujan, dan tidak tenggelam lagi saat debit air full. Pembangunan jembatan Cilogog yang baru, warga pun memiliki harapan hal ini bisa mendongkrak perekonomian warga di wilayah sekitarnya. (Bagus)
Editor: Abdul Gani

