INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com) — PERTANYAAN:
Saya mau tanya, jika kita menerima uang dari orang luar negeri dan ia mau menginvestasikan ke kita, tetapi tanpa melewati jalur hukum hanya antara saya dan dia apakah itu termasuk tindak pidana pencucian uang? Atas penjelasannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya salam sukses dan sukses selalu. Aamiin..
Wassalam,
Wangid Andi – Penjalin City
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔓𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞】
𝔗𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞 𝔭𝔢𝔫𝔠𝔲𝔠𝔦𝔞𝔫 𝔲𝔞𝔫𝔤 𝔞𝔡𝔞𝔩𝔞𝔥 𝔰𝔲𝔞𝔱𝔲 𝔭𝔯𝔬𝔰𝔢𝔰 𝔪𝔢𝔫𝔧𝔞𝔡𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔥𝔞𝔰𝔦𝔩 𝔨𝔢𝔧𝔞𝔥𝔞𝔱𝔞𝔫 (𝔭𝔯𝔬𝔠𝔢𝔢𝔡 𝔬𝔣 𝔠𝔯𝔦𝔪𝔢𝔰) 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔡𝔦𝔰𝔢𝔟𝔲𝔱 𝔲𝔞𝔫𝔤 𝔨𝔬𝔱𝔬𝔯 (𝔡𝔦𝔯𝔱𝔶 𝔪𝔬𝔫𝔢𝔶) 𝔪𝔦𝔰𝔞𝔩𝔫𝔶𝔞 𝔥𝔞𝔰𝔦𝔩 𝔡𝔞𝔯𝔦 𝔨𝔬𝔯𝔲𝔭𝔰𝔦, 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔢𝔩𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔞𝔧𝔞𝔨, 𝔧𝔲𝔡𝔦, 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔢𝔩𝔲𝔫𝔡𝔲𝔭𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔫 𝔩𝔞𝔦𝔫-𝔩𝔞𝔦𝔫 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔦𝔨𝔬𝔫𝔳𝔢𝔯𝔰𝔦 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔡𝔦𝔲𝔟𝔞𝔥 𝔨𝔢 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔟𝔢𝔫𝔱𝔲𝔨 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔞𝔪𝔭𝔞𝔨 𝔰𝔞𝔥 𝔞𝔤𝔞𝔯 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔡𝔦𝔤𝔲𝔫𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔡𝔢𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔞𝔪𝔞𝔫.
𝔏𝔞𝔫𝔱𝔞𝔰, 𝔞𝔭𝔞 𝔰𝔞𝔧𝔞 𝔧𝔢𝔫𝔦𝔰-𝔧𝔢𝔫𝔦𝔰 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞 𝔭𝔢𝔫𝔠𝔲𝔠𝔦𝔞𝔫 𝔲𝔞𝔫𝔤?
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Apa itu Tindak Pidana Pencucian Uang?
Yenti Garnasih dalam bukunya Penegakan Hukum Anti Pencucian Uang dan Permasalahannya di Indonesia (hal. 15), menjelaskan bahwa tindak pidana pencucian uang adalah s͟u͟a͟t͟u͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟k͟a͟n͟ h͟a͟s͟i͟l͟ k͟e͟j͟a͟h͟a͟t͟a͟n͟ (p͟r͟o͟c͟e͟e͟d͟ o͟f͟ c͟͟r͟͟i͟͟m͟͟e͟͟s͟͟) a͟t͟a͟u͟ d͟i͟s͟e͟b͟u͟t͟ u͟a͟n͟g͟ k͟o͟t͟o͟r͟ (d͟i͟r͟t͟y͟ m͟͟o͟͟n͟͟e͟͟y͟͟) m͟i͟s͟a͟l͟n͟y͟a͟ h͟a͟s͟i͟l͟ d͟a͟r͟i͟ k͟͟o͟͟r͟͟u͟͟p͟͟s͟͟i͟͟, p͟e͟n͟g͟e͟l͟a͟k͟a͟n͟ p͟͟a͟͟j͟͟a͟͟k͟͟, j͟͟u͟͟d͟͟i͟͟, p͟e͟n͟y͟e͟l͟u͟n͟d͟u͟p͟a͟n͟ d͟a͟n͟ l͟a͟i͟n͟-l͟a͟i͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟k͟o͟n͟v͟e͟r͟s͟i͟ a͟t͟a͟u͟ d͟i͟u͟b͟a͟h͟ k͟e͟ d͟a͟l͟a͟m͟ b͟e͟n͟t͟u͟k͟ y͟a͟n͟g͟ t͟a͟m͟p͟a͟k͟ s͟a͟h͟ a͟g͟a͟r͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ a͟͟m͟͟a͟͟n͟͟.
Namun, patut dicatat bahwa p͟a͟d͟a͟ d͟a͟s͟a͟r͟n͟y͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ a͟d͟a͟ d͟e͟f͟i͟n͟i͟s͟i͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟n͟i͟v͟e͟r͟s͟a͟l͟ s͟e͟b͟a͟b͟ t͟e͟r͟d͟a͟p͟a͟t͟ b͟e͟r͟b͟a͟g͟a͟i͟ r͟u͟m͟u͟s͟a͟n͟ m͟e͟n͟g͟e͟n͟a͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟͟a͟͟n͟͟g͟͟. Hal ini berarti s͟e͟t͟i͟a͟p͟ n͟e͟g͟a͟r͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟r͟u͟m͟u͟s͟k͟a͟n͟ d͟e͟f͟i͟n͟i͟s͟i͟ s͟e͟n͟d͟i͟r͟i͟ s͟e͟s͟u͟a͟i͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟o͟n͟d͟i͟s͟i͟ n͟e͟g͟a͟r͟a͟n͟y͟a͟ (hal. 15-16).
Di Indonesia, ketentuan mengenai tindak pidana pencucian uang diatur secara spesifik dalam UU 8/2010 dan UU 1/2023 tentang KUHP baru yang telah berlaku sejak tanggal 2 Januari 2026.[¹] Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU 8/2010, p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟a͟n͟g͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ s͟e͟g͟a͟l͟a͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟e͟n͟u͟h͟i͟ u͟n͟s͟u͟r͟-u͟n͟s͟u͟r͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ s͟e͟s͟u͟a͟i͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟e͟t͟e͟n͟t͟u͟a͟n͟ d͟a͟l͟a͟m͟ u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟-u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟.
Perlu diketahui bahwa tindak pidana pencucian uang adalah tindak pidana lanjutan (follow up crime) yang merupakan kelanjutan dari tindak pidana asal (predicate crime). Sedangkan tindak pidana asal (predicate crime) m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟h͟a͟s͟i͟l͟k͟a͟n͟ u͟͟a͟͟n͟͟g͟͟/h͟a͟r͟t͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ k͟e͟m͟u͟d͟i͟a͟n͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ u͟p͟a͟y͟a͟ p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟͟a͟͟n͟͟g͟͟.[²]
Walaupun tindak pidana pencucian uang merupakan tindak pidana lanjutan, untuk dapat dilakukan penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tindak pidana pencucian uang tidak wajib dibuktikan terlebih dahulu tindak pidana asalnya.[³]
Hal tersebut dipertegas dengan Putusan MK No. 90/PUU-XIII/2015 (hal. 113) yang dalam pertimbangannya menyatakan bahwa:
- Menimbang bahwa TPPU adalah tindak pidana lanjutan (follow up crime) yang merupakan kelanjutan dari tindak pidana asal (predicate crime), sebagai sebuah upaya untuk menyembunyikan, atau menghilangkan jejak, sedemikian rupa sehingga tidak dapat diketahui bahwa harta kekayaan tersebut berasal dari tindak pidana. Sedangkan tindak pidana asal (predicate crime) merupakan tindak pidana yang menghasilkan uang/harta kekayaan yang kemudian dilakukan proses pencucian. Oleh karena itu, tidaklah mungkin ada TPPU tanpa adanya tindak pidana asalnya terlebih dahulu;
Jenis-jenis Tindak Pidana Pencucian Uang
Berdasarkan buku Tipologi Pencucian Uang Berdasarkan Putusan Pengadilan Pencucian Uang Tahun 2017 yang dikeluarkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (hal. 8-12) tindak pidana pencucian uang dibedakan ke dalam 3 jenis menurut Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 UU 8/2010 yaitu tindak pidana pencucian uang aktif, pasif, dan bagi mereka yang menikmati hasil tindak pidana pencucian uang.
Namun, pasal-pasal tersebut telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku oleh UU 1/2023[⁴] tentang KUHP baru dan ketentuan mengenai pencucian uang saat ini terdapat dalam Pasal 607 ayat (1) UU 1/2023. Namun demikian, berdasarkan penelusuran kami, unsur pasal tindak pencucian uang dalam UU 1/2023 tidak berbeda dengan ketentuan dalam UU 8/2010.
1. Tindak Pidana Pencucian Uang Aktif
Terkandung dalam Pasal 607 ayat (1) huruf a dan b UU 1/2023. D͟i͟s͟e͟b͟u͟t͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟a͟n͟g͟ a͟k͟t͟i͟f͟ k͟a͟r͟e͟n͟a͟ t͟e͟r͟d͟a͟p͟a͟t͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ a͟k͟t͟i͟f͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟y͟e͟m͟b͟u͟n͟y͟i͟k͟a͟n͟ d͟a͟n͟ m͟e͟n͟y͟a͟m͟a͟r͟k͟a͟n͟ h͟a͟r͟t͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ h͟a͟s͟i͟l͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟.
Selain itu, terdapat juga apa yang disebut pelaku aktif, yaitu b͟a͟g͟i͟ b͟a͟r͟a͟n͟g͟ s͟i͟a͟p͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟a͟l͟i͟r͟k͟a͟n͟ h͟a͟s͟i͟l͟ k͟e͟j͟a͟h͟a͟t͟a͟n͟ s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟͟e͟͟n͟͟t͟͟r͟͟a͟͟n͟͟s͟͟f͟͟e͟͟r͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, m͟͟e͟͟m͟͟b͟͟e͟͟l͟͟a͟͟n͟͟j͟͟a͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, m͟͟e͟͟n͟͟g͟͟i͟͟r͟͟i͟͟m͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, m͟e͟n͟g͟u͟b͟a͟h͟ b͟͟͟͟e͟͟͟͟n͟͟͟͟t͟͟͟͟u͟͟͟͟k͟͟͟͟, m͟e͟n͟u͟k͟a͟r͟k͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ a͟p͟a͟p͟u͟n͟ a͟t͟a͟s͟ h͟a͟r͟t͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟a͟s͟a͟l͟ d͟a͟r͟i͟ k͟͟e͟͟j͟͟a͟͟h͟͟a͟͟t͟͟a͟͟n͟͟, d͟a͟n͟ o͟r͟a͟n͟g͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ t͟a͟h͟u͟ a͟t͟a͟u͟ p͟a͟l͟i͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ p͟a͟t͟u͟t͟ m͟e͟n͟d͟u͟g͟a͟ b͟a͟h͟w͟a͟ h͟a͟r͟t͟a͟ k͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ b͟e͟r͟a͟s͟a͟l͟ d͟a͟r͟i͟ k͟͟e͟͟j͟͟a͟͟h͟͟a͟͟t͟͟a͟͟n͟͟.[⁵]
Adapun bunyi Pasal 607 ayat (1) huruf a dan b UU 1/2023, adalah sebagai berikut:
(1) Setiap Orang yang:
a. menempatkan,
mentransfer,
mengalihkan,
membelanjakan,
membayarkan,
menghibahkan,
menitipkan,
membaya ke luar
negeri, mengubah
bentuk, menukarkan
dengan mata uang
atau Surat berharga
atau perbuatan lain
atas Harta
Kekayaan yang
diketahuinya atau
patut diduganya
merupakan hasil
Tindak Pidana
dengan tujuan
menyembunyikan
atau menyamarkan
asal usul Harta
Kekayaan, dipidana
dengan pidana
penjara paling
lama 15 (lima
belas) tahun dan
pidana denda
paling banyak
kategori VII;
b. menyembunyikan
atau menyamarkan
asal usul, sumber,
lokasi, peruntukan,
pengalihan hak-hak,
atau kepemilikan
yang sebenarnya
atas Harta
Kekayaan yang
diketahuinya atau
patut diduganya
merupakan hasil
Tindak Pidana,
dipidana dengan
pidana penjara
paling lama 15
(lima belas) tahun
dan pidana denda
paling banyak
kategori VI;
Sehingga, sanksi tindak pidana pencucian uang kepada pelaku aktif yang melakukan pencucian uang berupa adalah pidana penjara maksimal 15 tahun atau pidana denda Rp2 miliar[⁶] atau maksimal Rp 5 miliar[⁷] tergantung memenuhi unsur pasal yang mana.
2. Tindak Pidana Pencucian Uang Pasif
Ketentuan mengenai tindak pidana pencucian uang pasif termaktub dalam Pasal 607 ayat (1) huruf c UU 1/2023. D͟i͟n͟a͟m͟a͟k͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟a͟n͟g͟ p͟a͟s͟i͟f͟ k͟a͟r͟e͟n͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ a͟d͟a͟n͟y͟a͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ a͟k͟t͟i͟f͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟y͟e͟m͟b͟u͟n͟y͟i͟k͟a͟n͟ d͟a͟n͟ m͟e͟n͟y͟a͟m͟a͟r͟k͟a͟n͟ h͟a͟r͟t͟a͟ K͟e͟k͟a͟y͟a͟a͟n͟ h͟a͟s͟i͟l͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟. P͟e͟l͟a͟k͟u͟ p͟a͟s͟i͟f͟ d͟i͟s͟e͟b͟u͟t͟ j͟u͟g͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ a͟b͟e͟t͟t͟o͟r͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ p͟e͟l͟a͟k͟u͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟e͟r͟i͟m͟a͟ p͟e͟n͟t͟r͟a͟n͟s͟f͟e͟r͟a͟n͟, p͟͟e͟͟m͟͟b͟͟a͟͟y͟͟a͟͟r͟͟a͟͟n͟͟, h͟a͟d͟i͟a͟h͟ d͟a͟n͟ l͟a͟i͟n͟-l͟a͟i͟n͟ d͟i͟m͟a͟n͟a͟ d͟i͟a͟ t͟͟͟͟͟a͟͟͟͟͟h͟͟͟͟͟u͟͟͟͟͟, a͟t͟a͟u͟ d͟i͟a͟ s͟e͟h͟a͟r͟u͟s͟n͟y͟a͟ m͟͟e͟͟n͟͟d͟͟u͟͟g͟͟a͟͟ a͟t͟a͟u͟ p͟a͟t͟u͟t͟ m͟e͟n͟d͟u͟g͟a͟ b͟a͟h͟w͟a͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟t͟e͟r͟i͟m͟a͟ d͟a͟n͟ l͟a͟i͟n͟-l͟a͟i͟n͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ b͟e͟r͟a͟s͟a͟l͟ d͟a͟r͟i͟ h͟a͟s͟i͟l͟ k͟͟e͟͟j͟͟a͟͟h͟͟a͟͟t͟͟a͟͟n͟͟.[⁸]
Adapun bunyi Pasal 607 ayat (1) huruf c UU 1/2023, adalah sebagai berikut:
(1) Setiap Orang yang:
…
c. menerima atau
menguasai
penempatan,
pentransferan,
pembayaran, hibah,
sumbangan,
penitipan,
penukaran, atau
menggunakan
Harta Kekayaan
yang diketahuinya
atau patut
diduganya
merupakan hasil
Tindak Pidana,
dipidana dengan
pidana penjara
paling lama 5
(lima) tahun dan
denda paling
banyak kategori
VI.
- Tindak pidana pencucian uang juga dikenakan bagi mereka yang menikmati hasil tindak pidana, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 607 ayat (1) huruf b UU 1/2023. Pasal ini menjelaskan bahwa tindak pidana pencucian uang dapat dikenakan kepada setiap orang yang menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul, sumber lokasi, peruntukan, pengalihan hak-hak, atau kepemilikan yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana.
Merujuk pada penjelasan di atas, jika kekayaan dari luar negeri yang Anda terima itu diduga atau patut diduga berasal dari tindak pidana, m͟a͟k͟a͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ t͟e͟r͟m͟a͟s͟u͟k͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ p͟e͟n͟c͟u͟c͟i͟a͟n͟ u͟a͟n͟g͟ p͟a͟s͟i͟f͟ d͟a͟n͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟k͟e͟n͟a͟i͟ s͟a͟n͟k͟s͟i͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ berdasarkan Pasal 607 ayat (1) huruf c UU 1/2023, yaitu pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak kategori VI yaitu sebesar Rp2 miliar.[⁹]
Contoh Tindak Pidana Pencucian Uang
Tubagus Irman dalam bukunya Money Laundering: Hukum Pembuktian Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Penetapan Tersangka (hal. 10-15), menjelaskan bahwa contoh tindak pidana pencucian uang dapat dilakukan dengan beberapa metode dasar, seperti:
1. Usaha legal
Metode ini sering digunakan untuk memindahkan dari sistem tunai ke sistem transaksi usaha. Perolehan dari aktivitas ilegal dapat dicuci melalui suatu usaha legal dengan satu atau lebih cara-cara berikut:
a. Kelebihan penulisan
atas penerimaan
legal;
b. Kelebihan penulisan
atas pengeluaran
legal;
c. Setoran tunai.
2. Transaksi jual atau beli
Di samping metode usaha legal, terdapat juga metode transaksi jual beli yang dimanipulasi, yang dapat juga digunakan sebagai metode pencucian uang. Transaksi jual beli biasanya digunakan melalui properti, real estate, atau jenis transaksi pribadi lainnya yang dapat dimanipulasi untuk menyembunyikan alur perolehan ilegal dan memberikan sumber nyata pendapatan legal bagi pelaku kejahatan keuangan.
3. Negara-negara bebas pajak luar negeri
Terdapat beberapa negara yang dapat mencuci uang ilegal, beberapa negara tersebut dapat menampung rekening bank tersembunyi, membuat perusahaan fiktif dan pencucian uang, apabila uang telah masuk ke negara-negara tersebut tidak ada jalan atau cara untuk mendapatkan dokumentasi dan transaksi-transaksi ini setelah meninggalkan negara asalnya.
Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang;
- Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Money Laundering yang dibuat oleh Shanti Rachmadsyah, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 10 Desember 2010. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Jenis-jenis Tindak Pidana Pencucian Uang, pada tanggal 15 April 2026. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 23 April 2026M/06 Zulkaidah 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers

