INDRAMAYU — PERTANYAAN
Apa maksud dari istilah pro bono dan prodeo? Apa perbedaan pro bono dan prodeo? Atas penjelasannya diucapkan terimakasih dan untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga diberikan kesuksesan dan kelancaran rejeki. Aamiin..
Hendra-Gedzrot – JambakCity
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
[Ilmu Hukum]
ᴾʳᵒ ᵇᵒⁿᵒ ᵃᵈᵃˡᵃʰ ˢᵘᵃᵗᵘ ᵖᵉʳᵇᵘᵃᵗᵃⁿ ᵃᵗᵃᵘ ᵖᵉˡᵃʸᵃⁿᵃⁿ ʰᵘᵏᵘᵐ ʸᵃⁿᵍ ᵈⁱˡᵃᵏᵘᵏᵃⁿ ᵘⁿᵗᵘᵏ ᵏᵉᵖᵉⁿᵗⁱⁿᵍᵃⁿ ᵘᵐᵘᵐ ᵃᵗᵃᵘ ᵖⁱʰᵃᵏ ʸᵃⁿᵍ ᵗⁱᵈᵃᵏ ᵐᵃᵐᵖᵘ ᵗᵃⁿᵖᵃ ᵈⁱᵖᵘⁿᵍᵘᵗ ᵇⁱᵃʸᵃ. ˢᵉᵈᵃⁿᵍᵏᵃⁿ ᵖʳᵒᵈᵉᵒ ᵇᵉʳᵃʳᵗⁱ ᵍʳᵃᵗⁱˢ; ᶜᵘᵐᵃ-ᶜᵘᵐᵃ; ᵗᵃⁿᵖᵃ ᵇⁱᵃʸᵃ.
ᴹᵉˢᵏⁱᵖᵘⁿ ᵐᵉᵐⁱˡⁱᵏⁱ ᵃʳᵗⁱ ʸᵃⁿᵍ ᵐⁱʳⁱᵖ, ⁿᵃᵐᵘⁿ ᵖʳᵒ ᵇᵒⁿᵒ ᵈᵃⁿ ᵖʳᵒᵈᵉᵒ ᵐᵉᵐⁱˡⁱᵏⁱ ᵖᵉʳᵇᵉᵈᵃᵃⁿ ᵈᵃˡᵃᵐ ᵇᵉⁿᵗᵘᵏ ᵖᵉᵐᵇᵉʳⁱᵃⁿ ˡᵃʸᵃⁿᵃⁿ ᵈᵃⁿ ᵖⁱʰᵃᵏ ʸᵃⁿᵍ ᵐᵉᵐᵇᵉʳⁱᵏᵃⁿ ᵇᵃⁿᵗᵘᵃⁿ ᵗᵉʳˢᵉᵇᵘᵗ. ᴬᵖᵃ ᵖᵉʳᵇᵉᵈᵃᵃⁿ ᵖʳᵒ ᵇᵒⁿᵒ ᵈᵉⁿᵍᵃⁿ ᵖʳᵒᵈᵉᵒ?
ᴾᵉⁿʲᵉˡᵃˢᵃⁿ ˡᵉᵇⁱʰ ˡᵃⁿʲᵘᵗ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᴬⁿᵈᵃ ᵇᵃᶜᵃ ᵘˡᵃˢᵃⁿ ᵈⁱ ᵇᵃʷᵃʰ ⁱⁿⁱ.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Arti Pro Bono
Kata pro bono berasal dari Bahasa Latin, yaitu pro bono publico yang artinya for the public good atau untuk kepentingan publik.[¹] Pro bono adalah suatu perbuatan atau pelayanan hukum yang dilakukan untuk kepentingan umum atau pihak yang tidak mampu tanpa dipungut biaya. Lebih lanjut, Viswandro dalam Kamus Istilah Hukum (hal. 153) menerangkan bahwa secara harfiah, pro bono artinya demi kebaikan.
Senada dengan hal tersebut, The Law Dictionary mendefinisikan pro bono sebagai:
A latin term meaning for the public good. It is the provision of services that are free to safeguard public interest.
Jika diterjemahkan, pro bono adalah s͟͟u͟͟a͟͟t͟u͟ i͟s͟t͟i͟l͟a͟h͟ l͟a͟t͟i͟n͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟a͟r͟t͟i͟ “u͟n͟t͟u͟k͟ k͟e͟p͟e͟n͟t͟i͟n͟g͟a͟n͟ u͟͟͟m͟͟͟u͟͟͟m͟͟͟”, b͟e͟r͟u͟p͟a͟ p͟e͟n͟y͟e͟d͟i͟a͟a͟n͟ l͟a͟y͟a͟n͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ g͟r͟a͟t͟i͟s͟ u͟n͟t͟u͟k͟ k͟e͟p͟e͟n͟t͟i͟n͟g͟a͟n͟ u͟͟m͟͟u͟͟m͟͟.
Kemudian, menurut KBBI, pro bono adalah bantuan hukum yang d͟i͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ c͟u͟m͟a͟-c͟u͟m͟a͟ kepada seseorang yang tersangkut kasus hukum, tetapi orang tersebut tidak mampu membayar jasa pengacara sendiri.
Pihak yang wajib memberikan layanan pro bono ini adalah pengacara atau advokat. Dalam konteks kerangka hukum formil, pro bono sendiri sudah terakomodasi dalam Pasal 22 ayat (1) UU Advokat,[²] yaitu:
- A͟d͟v͟o͟k͟a͟t͟ w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ b͟a͟n͟t͟u͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ c͟u͟m͟a͟-c͟u͟m͟a͟ kepada pencari keadilan yang tidak mampu.
- Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara pemberian bantuan hukum secara cuma- cuma sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.
Perlu diketahui bahwa persyaratan dan tata cara pemberian bantuan hukum secara cuma-cuma atau pro bono diatur lebih lanjut dalam PP 83/2008.
Adapun bentuk bantuan hukum yang dimaksud sesuai ketentuan Pasal 3 PP 83/2008, meliputi tindakan hukum untuk kepentingan pencari keadilan di setiap tingkat proses peradilan dan berlaku juga terhadap pemberian jasa hukum di luar pengadilan.
Namun, meskipun pro bono diberikan secara gratis, a͟d͟v͟o͟k͟a͟t͟ h͟a͟r͟u͟s͟l͟a͟h͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟h͟a͟t͟i͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ s͟a͟m͟a͟ s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ p͟a͟d͟a͟ s͟a͟a͟t͟ m͟e͟n͟g͟u͟r͟u͟s͟ p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ y͟a͟n͟g͟ b͟͟e͟͟r͟͟b͟͟a͟͟y͟͟a͟͟r͟͟.[³]
Dari ketentuan di atas, batasan ruang lingkup pro bono adalah:[⁴]
- tanpa honorarium; dan
- pemberian jasa konsultasi hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain.
Dengan demikian, dapat kami disimpulkan bahwa a͟d͟v͟o͟k͟a͟t͟ w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ l͟a͟y͟a͟n͟a͟n͟ p͟r͟o͟ b͟o͟n͟o͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ p͟e͟n͟c͟a͟r͟i͟ k͟e͟a͟d͟i͟l͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟͟a͟͟m͟͟p͟͟u͟͟, yang salah satu bentuk bantuan pro bononya dapat berupa pendampingan hukum untuk membantu mengatasi persoalan hukum yang sedang dialami.
Lalu, apa arti prodeo?
Arti Prodeo
Menurut Viswandro, prodeo berarti gratis; cuma-cuma; tanpa biaya (hal. 153). Senada dengan hal tersebut, KBBI juga mendefinisikan prodeo sebagai cuma-cuma; gratis. Sederhananya, b͟a͟i͟k͟ p͟r͟o͟ b͟o͟n͟o͟ d͟a͟n͟ p͟r͟o͟d͟e͟o͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ m͟a͟k͟n͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟͟i͟͟r͟͟i͟͟p͟͟, y͟a͟k͟n͟i͟ l͟a͟y͟a͟n͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ g͟͟r͟͟a͟͟t͟͟i͟͟s͟͟, n͟͟a͟͟m͟͟u͟͟n͟͟, b͟e͟n͟t͟u͟k͟ p͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟a͟n͟ p͟r͟o͟d͟e͟o͟ b͟e͟r͟b͟e͟d͟a͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟r͟o͟ b͟͟o͟͟n͟͟o͟͟.
Apa perbedaan pro bono dan prodeo?
Perbedaan Pro Bono dan Prodeo
Pro bono merupakan layanan hukum gratis yang diberikan oleh advokat, sedangkan prodeo diberikan oleh negara dalam bentuk layanan pembebasan biaya berperkara di pengadilan. Dalam arti lain, p͟r͟o͟d͟e͟o͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ b͟e͟r͟p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ d͟i͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟i͟l͟a͟n͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ c͟u͟m͟a͟-c͟u͟m͟a͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ d͟i͟b͟i͟a͟y͟a͟i͟ n͟͟e͟͟g͟͟a͟͟r͟͟a͟͟.[⁵]
Dalam p͟͟r͟͟o͟͟d͟͟e͟͟o͟͟, n͟e͟g͟a͟r͟a͟ m͟e͟n͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ b͟i͟a͟y͟a͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ b͟e͟r͟p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ d͟i͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟a͟͟d͟͟i͟͟l͟͟a͟͟n͟͟, b͟a͟i͟k͟ d͟i͟ t͟i͟n͟g͟k͟a͟t͟ p͟͟͟e͟͟͟r͟͟͟t͟͟͟a͟͟͟m͟͟͟a͟͟͟, b͟͟a͟͟n͟͟d͟͟i͟͟n͟͟g͟͟, k͟͟a͟͟s͟͟a͟͟s͟͟i͟͟, d͟a͟n͟ p͟͟e͟͟n͟͟i͟͟n͟͟j͟͟a͟͟u͟͟a͟͟n͟͟ k͟͟͟͟͟͟e͟͟͟͟͟͟m͟͟͟͟͟͟b͟͟͟͟͟͟a͟͟͟͟͟͟l͟͟͟͟͟͟i͟͟͟͟͟͟, s͟e͟h͟i͟n͟g͟g͟a͟ s͟e͟t͟i͟a͟p͟ o͟͟r͟͟a͟͟n͟͟g͟͟/s͟e͟k͟e͟l͟o͟m͟p͟o͟k͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟a͟m͟p͟u͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ e͟k͟o͟n͟o͟m͟i͟ d͟a͟p͟a͟t͟ b͟e͟r͟p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ d͟i͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟i͟l͟a͟n͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ g͟͟r͟͟a͟͟t͟͟i͟͟s͟͟, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 angka 2 dan 4 Perma 1/2014.
Untuk dapat memperoleh layanan pembebasan biaya perkara ini, setiap orang/sekelompok orang yang tidak mampu secara ekonomi d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟g͟a͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟m͟o͟h͟o͟n͟a͟n͟ p͟e͟m͟b͟e͟b͟a͟s͟a͟n͟ b͟i͟a͟y͟a͟ p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ t͟͟e͟͟r͟͟t͟͟u͟͟l͟͟i͟͟s͟͟, dengan melampirkan:[⁶]
- Surat Keterangan Tidak Mampu (“SKTM”) yang dikeluarkan oleh kepala desa/lurah/kepala wilayah setempat yang menyatakan bahwa benar yang bersangkutan tidak mampu membayar biaya perkara; atau
- Surat keterangan tunjangan sosial lainnya, seperti Kartu Keluarga Miskin (“KKM”), Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (“Jamkesmas”), Kartu Beras Miskin (“Raskin”), Kartu Program Keluarga Harapan (“PKH”), Kartu Bantuan Langsung Tunai (“BLT”), Kartu Perlindungan Sosial (“KPS”), atau dokumen lainnya yang berkaitan dengan daftar penduduk miskin dalam basis data terpadu pemerintah atau yang dikeluarkan oleh instansi lain yang berwenang untuk memberikan keterangan tidak mampu.
Demikian jawaban dari kami tentang makna dan perbedaan pro bono dengan prodeo sebagaimana ditanyakan, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terkhusus untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada umumnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat;
- Peraturan Pemerintah Nomor 83 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum Secara Cuma-cuma;
- Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan;
- Kode Etik Advokat Indonesia.
Artikel ini adalah pemutakhiran ketiga dari artikel dengan judul Perbedaan Pro Bono dengan Prodeo dan pertama kali dipublikasikan pada 20 Februari 2014, kemudian dimutakhirkan pertama kali pada 02 November 2021, dan dimutakhirkan kedua kali oleh Tri Jata Ayu Pramesti, S.H., pada 13 Juli 2023. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” pada tanggal 11 November 2024. Diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 28 Juli 2025.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
