INDRAMAYU, (lintaspanturai donesia.com) — PERTANYAAN:
Seorang laki-laki dilaporkan ke Polsek melakukan pencabulan, si pelapor mengaku sebagai korban kemudian pihak Polsek menindaklanjuti laporan tersebut. Bisakah pihak kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut hanya berdasarkan keterangan saksi korban tanpa didampingi alat bukti yang sah lainnya? Atas penjelasannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya salam sukses selalu. Aamiin..
Wassalam,
Bom Warsono – Cikedung City
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【𝔓𝔯𝔬𝔣𝔢𝔰𝔦 ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪】
𝔓𝔢𝔯𝔩𝔲 𝔡𝔦𝔨𝔢𝔱𝔞𝔥𝔲𝔦 𝔟𝔞𝔥𝔴𝔞 𝔱𝔲𝔤𝔞𝔰 𝔡𝔞𝔫 𝔴𝔢𝔴𝔢𝔫𝔞𝔫𝔤 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔦𝔡𝔦𝔨 𝔞𝔡𝔞𝔩𝔞𝔥 𝔪𝔢𝔫𝔢𝔯𝔦𝔪𝔞 𝔩𝔞𝔭𝔬𝔯𝔞𝔫 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔞𝔡𝔲𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔯𝔦 𝔰𝔢𝔰𝔢𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔢𝔫𝔱𝔞𝔫𝔤 𝔞𝔡𝔞𝔫𝔶𝔞 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞. 𝔎𝔞𝔯𝔢𝔫𝔞 𝔨𝔢𝔴𝔞𝔧𝔦𝔟𝔞𝔫𝔫𝔶𝔞, 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔢𝔩𝔦𝔡𝔦𝔨 𝔧𝔲𝔤𝔞 𝔪𝔢𝔪𝔭𝔲𝔫𝔶𝔞𝔦 𝔴𝔢𝔴𝔢𝔫𝔞𝔫𝔤 𝔲𝔫𝔱𝔲𝔨 𝔪𝔢𝔫𝔢𝔯𝔦𝔪𝔞 𝔩𝔞𝔭𝔬𝔯𝔞𝔫 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔞𝔡𝔲𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔢𝔫𝔞𝔦 𝔞𝔡𝔞𝔫𝔶𝔞 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞.
𝔄𝔱𝔞𝔰 𝔩𝔞𝔭𝔬𝔯𝔞𝔫 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔞𝔡𝔲𝔞𝔫 𝔱𝔢𝔯𝔰𝔢𝔟𝔲𝔱, 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔢𝔩𝔦𝔡𝔦𝔨 𝔪𝔢𝔫𝔠𝔞𝔯𝔦 𝔡𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔫𝔢𝔪𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔰𝔲𝔞𝔱𝔲 𝔭𝔢𝔯𝔦𝔰𝔱𝔦𝔴𝔞 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔦𝔡𝔲𝔤𝔞 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞 𝔤𝔲𝔫𝔞 𝔪𝔢𝔫𝔢𝔫𝔱𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔱𝔦𝔡𝔞𝔨𝔫𝔶𝔞 𝔡𝔦𝔩𝔞𝔨𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔦𝔡𝔦𝔨𝔞𝔫.
𝔏𝔞𝔫𝔱𝔞𝔰, 𝔞𝔭𝔞𝔨𝔞𝔥 𝔩𝔞𝔭𝔬𝔯𝔞𝔫 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔦𝔡𝔞𝔰𝔞𝔯𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔞𝔡𝔞 𝔨𝔢𝔰𝔞𝔨𝔰𝔦𝔞𝔫 𝔨𝔬𝔯𝔟𝔞𝔫 𝔰𝔞𝔧𝔞 𝔱𝔢𝔱𝔞𝔭 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔡𝔦𝔭𝔯𝔬𝔰𝔢𝔰?
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA”
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Artikel ini dibuat berdasarkan KUHAP lama dan UU 20/2025 tentang KUHAP yang diundangkan pada tanggal 17 Desember 2025.
Dasar Polisi Melakukan Penyidikan
Proses penyidikan dalam sistem peradilan pidana Indonesia memiliki landasan hukum yang kuat, yang tertuang dalam beberapa peraturan perundang-undangan. Pada tataran undang-undang, rujukan utama mengenai penyidikan diatur di dalam UU 20/2025 tentang KUHAP baru yang telah berlaku sejak tanggal 2 Januari 2026.[¹] Untuk memperkaya wawasan Anda, dalam artikel ini, kami juga akan membandingkan ketentuannya dalam ~KUHAP lama yang saat ini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.~[²]
Pasal 1 angka 5 20 UU 1/2025
- Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti guna membuat terang tindak pidana, serta menemukan tersangka.
~Pasal 1 angka 2 KUHAP lama~
- Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.
Sebelum tahap penyidikan, polisi akan melakukan penyelidikan, y͟a͟i͟t͟u͟ s͟e͟r͟a͟n͟g͟k͟a͟i͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟a͟n͟ p͟e͟n͟y͟e͟l͟i͟d͟i͟k͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟c͟a͟r͟i͟ d͟a͟n͟ m͟e͟n͟e͟m͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟i͟s͟t͟i͟w͟a͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟d͟u͟g͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ g͟u͟n͟a͟ m͟e͟n͟e͟n͟t͟u͟k͟a͟n͟ d͟a͟p͟a͟t͟ a͟t͟a͟u͟ t͟i͟d͟a͟k͟n͟y͟a͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ p͟͟e͟͟n͟͟y͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟.[³]
Lapor Polisi Cuma Modal Kesaksian Korban, Bisakah Diproses?
Lantas, apakah pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan berdasarkan keterangan saksi korban saja tanpa didampingi alat bukti?
Untuk menjawab hal tersebut, perlu kami sampaikan bahwa k͟a͟r͟e͟n͟a͟ k͟͟e͟͟w͟͟a͟͟j͟͟i͟͟b͟͟a͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟, p͟e͟n͟y͟e͟l͟i͟d͟i͟k͟ m͟e͟m͟p͟u͟n͟y͟a͟i͟ w͟e͟w͟e͟n͟a͟n͟g͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟e͟r͟i͟m͟a͟ l͟a͟p͟o͟r͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟a͟n͟ m͟e͟n͟g͟e͟n͟a͟i͟ a͟d͟a͟n͟y͟a͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟͟͟i͟͟͟͟d͟͟͟͟a͟͟͟͟n͟͟͟͟a͟͟͟͟.[⁴] Begitu pula p͟e͟n͟y͟i͟d͟i͟k͟ m͟e͟m͟p͟u͟n͟y͟a͟i͟ t͟u͟g͟a͟s͟ d͟a͟n͟ w͟e͟w͟e͟n͟a͟n͟g͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟e͟r͟i͟m͟a͟ l͟a͟p͟o͟r͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟a͟n͟ t͟e͟n͟t͟a͟n͟g͟ a͟d͟a͟n͟y͟a͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟.[⁵]
Kemudian, menurut Pasal 13 ayat (1) Perkapolri 6/2019, dasar bagi pihak kepolisian melakukan penyidikan adalah l͟a͟p͟o͟r͟a͟n͟ p͟o͟l͟i͟s͟i͟ d͟a͟n͟ s͟u͟r͟a͟t͟ p͟e͟r͟i͟n͟t͟a͟h͟ p͟͟e͟͟n͟͟y͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟.
Lalu, apa definisi dari laporan?
Pasal 1 angka 45 20 UU 1/2025
- Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang kepada penyelidik, penyidik Polri, PPNS, atau penyidik tertentu mengenai telah terjadinya peristiwa pidana, sedang terjadinya peristiwa pidana, atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana.
~Pasal 1 angka 24 KUHAP lama~
- Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh seorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana.
Berdasarkan pengertian laporan tersebut, peristiwa yang dilaporkan, b͟e͟l͟u͟m͟ t͟e͟n͟t͟u͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟m͟a͟k͟s͟u͟d͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ s͟u͟a͟t͟u͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟. Sehingga, perlu dilakukan penyelidikan untuk menentukan perbuatan tersebut merupakan tindak pidana atau bukan.
S͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ p͟e͟n͟y͟e͟l͟i͟d͟i͟k͟a͟n͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ d͟a͟n͟ s͟u͟a͟t͟u͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ d͟i͟n͟y͟a͟t͟a͟k͟a͟n͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟, m͟a͟k͟a͟ d͟i͟l͟a͟n͟j͟u͟t͟k͟a͟n͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟e͟n͟y͟i͟d͟i͟k͟a͟n͟ [⁶] u͟n͟t͟u͟k͟ m͟͟e͟͟n͟͟c͟͟a͟͟r͟͟i͟͟ s͟e͟r͟t͟a͟ m͟e͟n͟g͟u͟m͟p͟u͟l͟k͟a͟n͟ b͟͟u͟͟k͟͟t͟͟i͟͟. D͟e͟n͟g͟a͟n͟ b͟u͟k͟t͟i͟ t͟͟e͟͟r͟͟s͟͟e͟͟b͟͟u͟͟t͟͟, d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟e͟m͟u͟k͟a͟n͟ t͟͟e͟͟r͟͟s͟͟a͟͟n͟͟g͟͟k͟͟a͟͟.
Adapun, jenis alat bukti dalam hukum acara pidana diatur di dalam Pasal 235 UU 20/2025, yaitu:
a. keterangan saksi;
b. keterangan ahli;
c. surat;
d. keterangan
terdakwa;
e. barang bukti;
f. bukti elektronik;
g. pengamatan hakim;
dan
h. segala sesuatu
yang dapat
digunakan untuk
kepentingan
pembuktian pada
pemeriksaan di
sidang pengadilan
sepanjang diperoleh
secara tidak
melawan hukum.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat kami sampaikan bahwa k͟o͟r͟b͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟l͟a͟p͟o͟r͟k͟a͟n͟ s͟u͟a͟t͟u͟ p͟e͟r͟i͟s͟t͟i͟w͟a͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ P͟͟o͟͟l͟͟i͟͟s͟͟i͟͟. B͟e͟r͟d͟a͟s͟a͟r͟k͟a͟n͟ l͟a͟p͟o͟r͟a͟n͟ t͟͟e͟͟r͟͟s͟͟e͟͟b͟͟u͟͟t͟͟, p͟i͟h͟a͟k͟ k͟e͟p͟o͟l͟i͟s͟i͟a͟n͟ a͟k͟a͟n͟ m͟e͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟n͟y͟e͟l͟i͟d͟i͟k͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟c͟a͟r͟i͟ t͟a͟h͟u͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ a͟t͟a͟u͟ b͟͟u͟͟k͟͟a͟͟n͟͟.
D͟e͟n͟g͟a͟n͟ d͟͟e͟͟m͟͟i͟͟k͟͟i͟͟a͟͟n͟͟, m͟e͟s͟k͟i͟p͟u͟n͟ h͟a͟n͟y͟a͟ b͟e͟r͟d͟a͟s͟a͟r͟k͟a͟n͟ p͟a͟d͟a͟ k͟e͟s͟a͟k͟s͟i͟a͟n͟ k͟͟o͟͟r͟͟b͟͟a͟͟n͟͟ s͟͟a͟͟j͟͟a͟͟, s͟e͟c͟a͟r͟a͟ a͟͟t͟͟u͟͟r͟͟a͟͟n͟͟, l͟a͟p͟o͟r͟a͟n͟ t͟e͟t͟a͟p͟ a͟k͟a͟n͟ d͟i͟p͟r͟o͟s͟e͟s͟ m͟e͟l͟a͟l͟u͟i͟ t͟a͟h͟a͟p͟ p͟͟e͟͟n͟͟y͟͟e͟͟l͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟. Hal ini karena menerima laporan adalah tugas dan wewenang dari penyidik. Jika diputuskan bahwa suatu peristiwa merupakan tindak pidana, penyidik akan menindaklanjutinya ke tahap penyidikan untuk mengumpulkan alat bukti lainnya dan menemukan tersangka.
Demikian Jawaban kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana;
- Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Dasar Bagi Polisi Melakukan Penyidikan yang dibuat oleh Elida Damaiyanti Napitupulu, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 1 April 2013. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Lapor Polisi Cuma Modal Kesaksian Korban, Bisakah Diproses? Pada tanggal 24 Maret 2026. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 28 April 2026M/11 Dzulqa’idah 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers

