INDRAMAYU — PERTANYAAN
Bagaimana penerapan hukum pidana menurut UU Perikanan? Apakah penenggelaman kapal asing di Indonesia diperbolehkan oleh undang-undang? Atas penjelasannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga diberikan kesuksesan dan kelancaran rejeki. Aamiin..
Wahyudin B. Jali-Salamdarma
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
[Hukum Pidana]
ᴹᵉⁿʲᵃʷᵃᵇ ᵖᵉʳᵗᵃⁿʸᵃᵃⁿ ˢᵒᵃˡ ᵖᵉⁿᵉⁿᵍᵍᵉˡᵃᵐᵃⁿ ᵏᵃᵖᵃˡ ᵃˢⁱⁿᵍ, ᵈᵃˢᵃʳ ʰᵘᵏᵘᵐ ᵖᵉⁿᵉⁿᵍᵍᵉˡᵃᵐᵃⁿ ᵏᵃᵖᵃˡ ᵃˢⁱⁿᵍ ᵈⁱ ᴵⁿᵈᵒⁿᵉˢⁱᵃ ᵈⁱᵃᵗᵘʳ ᵈᵃˡᵃᵐ ᴾᵃˢᵃˡ ⁶⁹ ᵃʸᵃᵗ (⁴) ᵁᵁ ⁴⁵/²⁰⁰⁹ ʸᵃⁿᵍ ᵐᵉⁿʸᵃᵗᵃᵏᵃⁿ ᵇᵃʰʷᵃ ᵖᵉⁿʸⁱᵈⁱᵏ ᵈᵃⁿ/ᵃᵗᵃᵘ ᵖᵉⁿᵍᵃʷᵃˢ ᵖᵉʳⁱᵏᵃⁿᵃⁿ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᵐᵉˡᵃᵏᵘᵏᵃⁿ ᵗⁱⁿᵈᵃᵏᵃⁿ ᵏʰᵘˢᵘˢ ᵇᵉʳᵘᵖᵃ ᵖᵉᵐᵇᵃᵏᵃʳᵃⁿ ᵈᵃⁿ/ᵃᵗᵃᵘ ᵖᵉⁿᵉⁿᵍᵍᵉˡᵃᵐᵃⁿ ᵏᵃᵖᵃˡ ᵖᵉʳⁱᵏᵃⁿᵃⁿ ʸᵃⁿᵍ ᵇᵉʳᵇᵉⁿᵈᵉʳᵃ ᵃˢⁱⁿᵍ ᵇᵉʳᵈᵃˢᵃʳᵏᵃⁿ ᵇᵘᵏᵗⁱ ᵖᵉʳᵐᵘˡᵃᵃⁿ ʸᵃⁿᵍ ᶜᵘᵏᵘᵖ.
ᴸᵃⁿᵗᵃˢ, ᵃᵗᵃˢ ᵖᵉʳᵗⁱᵐᵇᵃⁿᵍᵃⁿ ᵃᵖᵃ ᵖᵉⁿᵉⁿᵍᵍᵉˡᵃᵐᵃⁿ ᵏᵃᵖᵃˡ ᵃˢⁱⁿᵍ ᵖᵉⁿᶜᵘʳⁱ ⁱᵏᵃⁿ ᵈⁱᵗᵉⁿᵍᵍᵉˡᵃᵐᵏᵃⁿ?
ᴾᵉⁿʲᵉˡᵃˢᵃⁿ ˡᵉᵇⁱʰ ˡᵃⁿʲᵘᵗ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᴬⁿᵈᵃ ᵇᵃᶜᵃ ᵘˡᵃˢᵃⁿ ᵈⁱ ᵇᵃʷᵃʰ ⁱⁿⁱ.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Untuk menjawab pertanyaan Anda yang pertama soal penerapan hukum pidana dalam bidang perikanan, kita mengacu pada Penjelasan Umum UU 45/2009 yang menyebutkan bahwa terdapat beberapa kelemahan yang terdapat dalam UU Perikanan. Oleh sebab itu, dirasa perlu untuk melakukan perubahan terhadap Undang-Undang tersebut, yang salah satunya adalah kemungkinan p͟e͟n͟e͟r͟a͟p͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ b͟e͟r͟u͟p͟a͟ p͟e͟n͟e͟n͟g͟g͟e͟l͟a͟m͟a͟n͟ k͟a͟p͟a͟l͟ a͟s͟i͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟o͟p͟e͟r͟a͟s͟i͟ d͟i͟ w͟i͟l͟a͟y͟a͟h͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟a͟n͟ p͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟a͟n͟ N͟e͟g͟a͟r͟a͟ R͟e͟p͟u͟b͟l͟i͟k͟ I͟͟͟n͟͟͟d͟͟͟o͟͟͟n͟͟͟e͟͟͟s͟͟͟i͟͟͟a͟͟͟.
Berdasarkan penelusuran kami dalam UU Perikanan, sama halnya seperti penerapan sanksi pada tindak pidana lain pada umumnya, penerapan sanksi pada tindak pidana di bidang perikanan adalah berupa pidana penjara dan/atau denda. Selain itu, memang benar bahwa salah satu penerapan hukum pidana dalam bidang perikanan juga berupa penenggelaman kapal asing yang beroperasi di wilayah Indonesia.
Adapun pasal soal penenggelaman kapal asing dapat kita temukan dalam Pasal 69 UU 45/2009 yang berbunyi:
- Kapal pengawas perikanan berfungsi melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perikanan dalam wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.
- Kapal pengawas perikanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dapat dilengkapi dengan senjata api.
- Kapal pengawas perikanan dapat menghentikan, memeriksa, membawa, dan menahan kapal yang diduga atau patut diduga melakukan pelanggaran di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia ke pelabuhan terdekat untuk pemrosesan lebih lanjut.
- Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) p͟e͟n͟y͟i͟d͟i͟k͟ d͟͟a͟͟n͟͟/a͟t͟a͟u͟ p͟e͟n͟g͟a͟w͟a͟s͟ p͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟a͟n͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟a͟n͟ k͟h͟u͟s͟u͟s͟ b͟e͟r͟u͟p͟a͟ p͟e͟m͟b͟a͟k͟a͟r͟a͟n͟ d͟͟a͟͟n͟͟/a͟t͟a͟u͟ p͟e͟n͟e͟n͟g͟g͟e͟l͟a͟m͟a͟n͟ k͟a͟p͟a͟l͟ p͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟a͟n͟ yang berbendera asing berdasarkan bukti permulaan yang cukup.
Dengan demikian, penenggelaman kapal perikanan berbendera asing merupakan tindakan khusus yang dilakukan oleh kapal pengawas perikanan dalam menjalankan fungsinya sekaligus sebagai penegak hukum di bidang perikanan. Yang dimaksud dengan “kapal pengawas perikanan” dalam pasal di atas adalah kapal pemerintah yang diberi tanda tertentu untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum di bidang perikanan.[¹]
Namun, hal penting yang perlu diperhatikan terkait penenggelaman kapal asing ini adalah p͟e͟n͟e͟n͟g͟g͟e͟l͟a͟m͟a͟n͟ i͟t͟u͟ t͟i͟d͟a͟k͟ b͟o͟l͟e͟h͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ s͟e͟w͟e͟n͟a͟n͟g͟-w͟e͟n͟a͟n͟g͟ d͟a͟n͟ h͟a͟r͟u͟s͟ b͟e͟r͟d͟a͟s͟a͟r͟k͟a͟n͟ b͟u͟k͟t͟i͟ p͟e͟r͟m͟u͟l͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ c͟͟u͟͟k͟͟u͟͟p͟͟.
Adapun, yang dimaksud dengan “bukti permulaan yang cukup” adalah bukti permulaan untuk menduga adanya tindak pidana di bidang perikanan oleh kapal perikanan berbendera asing, misalnya kapal perikanan berbendera asing tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI), serta nyata-nyata menangkap dan/atau mengangkut ikan ketika memasuki wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia. Ketentuan ini menunjukkan bahwa tindakan khusus tersebut tidak dapat dilakukan dengan sewenang-wenang, tetapi hanya dilakukan apabila penyidik dan/atau pengawas perikanan yakin bahwa kapal perikanan berbendera asing tersebut betul-betul melakukan tindak pidana di bidang perikanan.[²]
Menjawab pertanyaan Anda, ini artinya p͟e͟n͟e͟n͟g͟g͟e͟l͟a͟m͟a͟n͟ k͟a͟p͟a͟l͟ a͟s͟i͟n͟g͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ h͟a͟l͟ y͟a͟n͟g͟ s͟u͟d͟a͟h͟ d͟i͟b͟e͟n͟a͟r͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟-u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟, a͟s͟a͟l͟ s͟e͟s͟u͟a͟i͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟r͟o͟s͟e͟d͟u͟r͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟t͟e͟n͟t͟u͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟-u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟.
Demikian jawaban dari kami terkait dasar hukum penenggelaman kapal asing di Indonesia sebagaimana ditanyakan, semoga bermanfaat.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan;
- Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan;
- Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja;
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Dasar Hukum Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan yang dibuat oleh Tri Jata Ayu Pramesti, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 3 Maret 2015. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” pada tanggal 07 Maret 2025, dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 28 Juni 2025.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers

