INDRAMAYU — Pelaksanaan otonomi daerah masih menghadapi berbagai tantangan. Hal ini ditengarai dengan perencanaan dan penganggaran yang belum optimal, birokrasi yang belum berorientasi hasil, serta tingginya ketergantungan pada pemerintah pusat. Selain itu, kurangnya kolaborasi antardaerah dan ketimpangan akses layanan dasar juga menjadi isu penting.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, saat menjadi Pembina Upacara Peringatan ke-30 Hari Otonomi Daerah (Otda) Tahun 2026 di Alun-alun Indramayu, Senin (27/4/26).
Membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Aep menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang merata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tito juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program dan penggunaan anggaran agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di sisi lain, kepala daerah diimbau untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan kewirausahaan guna membuka lapangan kerja.
“Untuk itu, pemerintah daerah didorong agar fokus pada peningkatan kualitas layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan perlindungan sosial,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, mengatakan Otda yang bertemakan “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”, menjadi upaya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang merata, serta kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.
“Otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bersama, kita wujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu ASN Daerah yang berasal daei Kabupaten Indramayu, Abi Shohib, mengatakan, peringatan Hari Otonomi Daerah kali ini diharapkan makin meningkatkan peran dan fungsi pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan daerah, serta menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Abil)

