INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com) — Praktik maklar/calo proyek di Pemkab Indramayu terungkap. Aktor utamanya adalah A, tokoh muda yang juga anak politisi terkenal dari Indramayu. A diduga memanfaatkan kedekatan dirinya dengan lingkaran pendopo (sebutan kantor bupati) sehingga nekat melakukan praktik maklar proyek. Hal itu di kutip dari cirebonraya.com, Kamis 30 April 2026.
Belakangan terungkap selain Ay, ternyata ada pengusaha lain yang sempat setor uang ke A sebesar Rp.1 miliar lebih. Uang itu digadang-gadang untuk memuluskan rencana mendapatkan proyek konstruksi.
Namun dalam perjalanannya, pengusaha tersebut melihat gelagat mencurigakan. Ia lalu memcartahu soal kebenaran paket proyek yang akan sampai akhirnya memutuskan uang yang sudah ia setor agar dikembalikan oleh A kepada dirinya. Upaya itu berhasil uang itu akhirnya dikembalikan penuh.
“Iya betul, ternyata paket proyek yang dijanjikan itu zonk. Dan alhamdulilah uang sudah kembali. Kemudian beliau juga tidak mau memperpanjang masalah,” ungkap rekan pengusaha tersebut, Kamis, 30 April 2026.
Dalam perkembangan yang sama, masyarakat tengah digegerkan soal bocornya jual beli (maklar) proyek di lingkungan Pemkab Indramayu. Hal itu karena menyeret nama seseorang yang mengklaim dirinya dekat dengan pendopo (sebutan untuk kantor bupati Indramayu).
Terduga nama yang terseret adalah A. Ia dikabarkan menawarkan sejumlah proyek namun dengan imbalan komitmen fee. Tak tanggung-tanggung, A mematok komitmen fee untuk paket proyek yang ditawarkan itu sebesar 13 persen.
Diperoleh informasi, proyek yang ditawarkan A berjumlah puluhan paket. Nilai setiap proyek sekira Rp1,5 – Rp5 miliar. Seluruhnya merupakan proyek pada bidang konstruksi di Dinas PUPR. (Taryam)
Editor: Abdul Gani

