INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com) — Selain menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas dan infrastruktur, Satlantas Polres Indramayu juga menempuh ikhtiar batin demi kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya dengan meminta doa dari para kiai.
Pada Rabu (11/3/2026) sore, sejumlah petugas Satlantas Polres Indramayu mendatangi Pondok Pesantren I’anatul Mubtadiin di Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.
Kanit Regident Satlantas Polres Indramayu Ipda Indra Wijaya mengatakan, kedatangan mereka selain untuk bersilaturahmi juga sekaligus memohon doa agar pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya berjalan lancar.
“Pada intinya kami mewakili Bapak Kapolres Indramayu mendatangi pondok pesantren. Selain silaturahmi, kami juga meminta doa agar kegiatan kami terkait Operasi Ketupat Lodaya, khususnya di wilayah hukum Polres Indramayu, berjalan lancar tanpa ada kejadian yang tidak diinginkan,” kata Indra Wijaya di lokasi.
Dalam kesempatan itu, petugas juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada para santri di pondok pesantren tersebut.
Indra berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk membantu kebutuhan para santri.
“Tujuannya agar pemudik yang melintas di wilayah Indramayu aman saat momen Lebaran nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menambahkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan berbagai langkah teknis di lapangan.
Menurutnya, Polres Indramayu telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jalur mudik utama, baik Jalur Arteri Pantura maupun Ruas Tol Cipali.
Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan juga telah didirikan. Termasuk menyiapkan titik-titik rest area bagi pemudik yang kelelahan, salah satunya di Jembatan Timbang Losarang.
Kedatangan para petugas tersebut pun disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren I’anatul Mubtadiin KH Maksudi Marfu. Ia bahkan mengajak para santri untuk mendoakan kelancaran tugas kepolisian selama momen mudik Lebaran.
“Kami doakan semoga para petugas lancar dalam menjalankan tugasnya di momen Lebaran nanti, karena ini juga demi kepentingan para pemudik agar selamat sampai tujuan,” ujar KH Maksudi. (Taryam)
Editor: Abdul Gani

