INDRAMAYU — PERTANYAAN
Somasi kan hanya berupa teguran atau peringatan. Terkait ini, apakah seseorang bisa mengabaikan somasi? Apakah ada akibat hukum yang timbul jika mengabaikan somasi? Atas pencerahannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers dan paralegalnya semoga semakin sukses dan kaya raya. Aamiin..
Carmin/Loyop – Karanganyar
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔓𝔢𝔯𝔡𝔞𝔱𝔞】
𝔓𝔞𝔡𝔞 𝔡𝔞𝔰𝔞𝔯𝔫𝔶𝔞, 𝔰𝔬𝔪𝔞𝔰𝔦 𝔡𝔦𝔟𝔢𝔯𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔰𝔲𝔯𝔞𝔱 𝔭𝔢𝔯𝔦𝔫𝔤𝔞𝔱𝔞𝔫 𝔞𝔭𝔞𝔟𝔦𝔩𝔞 𝔰𝔢𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔢𝔟𝔦𝔱𝔲𝔯 𝔱𝔢𝔩𝔞𝔥 𝔴𝔞𝔫𝔭𝔯𝔢𝔰𝔱𝔞𝔰𝔦 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔩𝔞𝔩𝔞𝔦 𝔪𝔢𝔩𝔞𝔨𝔰𝔞𝔫𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔨𝔢𝔴𝔞𝔧𝔦𝔟𝔞𝔫𝔫𝔶𝔞. 𝔄𝔭𝔞𝔟𝔦𝔩𝔞 𝔭𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔡𝔢𝔟𝔦𝔱𝔲𝔯 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔞𝔟𝔞𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔨𝔢𝔴𝔞𝔧𝔦𝔟𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔩𝔞𝔨𝔰𝔞𝔫𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔯𝔢𝔰𝔱𝔞𝔰𝔦𝔫𝔶𝔞 𝔰𝔢𝔱𝔢𝔩𝔞𝔥 𝔡𝔦𝔟𝔢𝔯𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔰𝔬𝔪𝔞𝔰𝔦, 𝔪𝔞𝔨𝔞 𝔭𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔡𝔢𝔟𝔦𝔱𝔲𝔯 𝔥𝔞𝔯𝔲𝔰 𝔪𝔢𝔫𝔞𝔫𝔤𝔤𝔲𝔫𝔤 𝔞𝔨𝔦𝔟𝔞𝔱 𝔥𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔦𝔪𝔟𝔲𝔩.
𝔏𝔞𝔫𝔱𝔞𝔰, 𝔞𝔭𝔞 𝔞𝔨𝔦𝔟𝔞𝔱 𝔥𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔧𝔦𝔨𝔞 𝔰𝔬𝔪𝔞𝔰𝔦 𝔡𝔦𝔞𝔟𝔞𝔦𝔨𝔞𝔫?
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Apa Itu Somasi?
Terkait somasi, M. Khoidin dalam Tanggung Gugat Dalam Hukum Perdata (hal. 43), menerangkan bahwa bentuk somasi meliputi:
- Dengan surat perintah yang berasal dari hakim yang biasanya berbentuk penetapan, yakni juru sita memberitahukan secara lisan kepada debitur kapan selambat-lambatnya ia harus berprestasi. Hal ini biasa disebut exploit juru sita.
- Somasi yang dilakukan dengan akta sejenis yang dapat berupa akta di bawah tangan atau dengan akta notariil.
- Somasi tersimpul dari perikatan itu sendiri, artinya sejak pembuatan perjanjian, kreditor sudah menentukan dalam akta perjanjian saat kapan adanya suatu wanprestasi dianggap telah terjadi.
Lebih lanjut, sebagai informasi, dalam hal s͟o͟m͟a͟s͟i͟ d͟i͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ t͟e͟r͟t͟u͟l͟i͟s͟ d͟a͟n͟ d͟i͟k͟i͟r͟i͟m͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ p͟e͟r͟i͟n͟g͟a͟t͟a͟n͟ agar pihak yang lalai memenuhi kewajibannya, setelah surat somasi tersebut disampaikan, p͟e͟n͟g͟i͟r͟i͟m͟a͟n͟ s͟o͟m͟a͟s͟i͟ w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟m͟b͟u͟a͟t͟ s͟u͟a͟t͟u͟ b͟e͟r͟i͟t͟a͟ a͟c͟a͟r͟a͟ p͟e͟n͟e͟r͟i͟m͟a͟a͟n͟ s͟o͟m͟a͟s͟i͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ p͟i͟h͟a͟k͟ c͟a͟l͟o͟n͟ t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ (d͟e͟b͟i͟t͟u͟r͟).
H͟a͟l͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ b͟͟͟e͟͟͟r͟͟͟t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟m͟b͟u͟k͟t͟i͟k͟a͟n͟ b͟a͟h͟w͟a͟ p͟e͟n͟g͟i͟r͟i͟m͟ s͟o͟m͟a͟s͟i͟ t͟e͟l͟a͟h͟ b͟e͟r͟i͟k͟t͟i͟k͟a͟d͟ b͟a͟i͟k͟ m͟e͟n͟y͟e͟l͟e͟s͟a͟i͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟n͟y͟a͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ d͟a͟m͟a͟i͟ s͟e͟b͟e͟l͟u͟m͟ a͟k͟h͟i͟r͟n͟y͟a͟ b͟e͟r͟p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ d͟i͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟a͟͟d͟͟i͟͟l͟͟a͟͟n͟͟. Kemudian, pembuatan berita acara ini juga memberikan penilaian permulaan kepada hakim bahwa calon tergugat beriktikad buruk.[¹]
Akibat Hukum Jika Somasi Diabaikan
Kemudian, terkait apa yang akan terjadi jika somasi diabaikan, kami sampaikan bahwa a͟d͟a͟ a͟k͟i͟b͟a͟t͟ h͟u͟k͟u͟m͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟m͟b͟u͟l͟ j͟i͟k͟a͟ s͟u͟a͟t͟u͟ s͟o͟m͟a͟s͟i͟ d͟͟i͟͟a͟͟b͟͟a͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟. Dalam menghadapi perkara somasi, j͟i͟k͟a͟ w͟a͟n͟p͟r͟e͟s͟t͟a͟s͟i͟ d͟i͟g͟u͟g͟a͟t͟ k͟e͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟a͟͟d͟͟i͟͟l͟͟a͟͟n͟͟, t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ h͟a͟r͟u͟s͟ m͟e͟m͟e͟n͟u͟h͟i͟ p͟a͟n͟g͟g͟i͟l͟a͟n͟ p͟͟e͟͟r͟͟s͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟. Pasalnya pada dasarnya, s͟o͟m͟a͟s͟i͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ d͟i͟b͟a͟l͟a͟s͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ s͟a͟l͟a͟h͟ s͟a͟t͟u͟ b͟e͟n͟t͟u͟k͟ t͟i͟d͟a͟k͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ s͟e͟l͟a͟m͟a͟ m͟e͟n͟y͟e͟l͟e͟s͟a͟i͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ t͟͟e͟͟r͟͟t͟͟e͟͟n͟͟t͟͟u͟͟.
Selain itu, jika somasi diabaikan dan penggugat menghadapi gugatan, maka pihak yang digugat harus mendatangi dan merespon pengadilan. Apabila tetap tidak hadir di persidangan, hakim akan memakai surat penggugat sebagai dasar.
Dengan demikian, m͟e͟n͟g͟a͟b͟a͟i͟k͟a͟n͟ s͟o͟m͟a͟s͟i͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟a͟r͟t͟i͟k͟a͟n͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟a͟n͟ m͟e͟n͟g͟a͟b͟a͟i͟k͟a͟n͟ k͟e͟w͟a͟j͟i͟b͟a͟n͟ m͟e͟l͟a͟k͟s͟a͟n͟a͟k͟a͟n͟ p͟͟r͟͟e͟͟s͟͟t͟͟a͟͟s͟͟i͟͟. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam hukum perdata dikenal tanggung gugat yang perlu dilakukan debitur karena wanprestasi yaitu:[²]
1. Membayar Kerugian yang Diderita oleh Pihak Lain
- Mengenai pembayaran ganti rugi, hal ini sebagaimana dinyatakan pada Pasal 1246 KUH Perdata bahwa bentuk penggantian kerugian yang dapat dituntut menurut undang-undang adalah b͟i͟a͟y͟a͟, k͟͟e͟͟r͟͟u͟͟g͟͟i͟͟a͟͟n͟͟, dan b͟͟u͟͟n͟͟g͟͟a͟͟.
- Biaya: adalah segala pengeluaran atau ongkos-ongkos yang nyata-nyata telah dikeluarkan.
- Kerugian: merupakan kerugian karena kerusakan barang-barang kepunyaan kreditur yang diakibatkan oleh kelalaian debitur.
- Bunga: adalah keuntungan yang seharusnya diperoleh atau diharapkan oleh kreditor apabila debitur tidak lalai.
2. Pembatalan Perjanjian
- Dengan adanya pembatalan perjanjian, maka situasi ini akan membawa kedua belah pihak kembali pada keadaan sebelum perjanjian diadakan.[³]
3. Peralihan Risiko
- Dalam hal risiko karena act of god atau force majeure dan mengakibatkan wanprestasi yang awalnya tidak beralih kepada debitur menjadi dapat dialihkan sepenuhnya kepada si pihak yang wanprestasi sebagai sanksi dari wanprestasi.[⁴]
4. Membayar Biaya Perkara
- Sanksi ini hanya dapat dimintakan ketika sudah terbukti di persidangan, dengan adanya penetapan dari hakim sehingga debitur dapat membayar ganti rugi berupa uang yang timbul karena perselisihan dalam menyelesaikan sengketa.[⁵]
5. Paksaan untuk Pemenuhan Perjanjian Dengan atau Tanpa Disertai Pembayaran Ganti Rugi
- Paksaan yang dimaksud adalah tuntutan yang diberikan agar seseorang melakukan suatu perjanjian.[⁶] A͟d͟a͟p͟u͟n͟ p͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟a͟n͟ g͟a͟n͟t͟i͟ r͟u͟g͟i͟ d͟i͟s͟i͟n͟i͟ a͟k͟a͟n͟ b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ e͟f͟e͟k͟t͟i͟f͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ j͟i͟k͟a͟ s͟a͟l͟a͟h͟ s͟a͟t͟u͟ p͟i͟h͟a͟k͟ t͟e͟l͟a͟h͟ w͟a͟n͟p͟r͟e͟s͟t͟a͟s͟i͟ a͟t͟a͟u͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟e͟l͟a͟k͟s͟a͟n͟a͟k͟a͟n͟ p͟͟r͟͟e͟͟s͟͟t͟͟a͟͟s͟͟i͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.[⁷]
Demikian jawaban dari kami terkait akibat hukum jika mengabaikan somasi sebagaimana ditanyakan, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Artikel ini adalah pemutakhiran kedua dari artikel dengan judul Apakah Somasi Itu? Yang dibuat oleh* Adi Condro Bawono, S.H., M.H. dan dipublikasikan pada Kamis, 9 Februari 2012, yang pertama kali dimutakhirkan pada 8 September 2023. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Akibat Hukum Jika Mengabaikan Somasi, pada tanggal 19 Desember 2025. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 04 Januari 2026M/15 Rajab 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
