INDRAMAYU — PERTANYAAN
Apa yang dimaksud tergugat intervensi dalam PTUN? Apakah pihak tergugat intervensi dalam PTUN dapat mengajukan permohonan banding terhadap suatu putusan PTUN tingkat pertama? Mohon penjelasan dan dasar hukumnya. Atas pencerahannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers dan paralegalnya semoga semakin bijak dalam mengambil keputusan disetiap menghadapi permasalahan hukum klien. Aamiin..
Danil Sumanto – Mekargading
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔎𝔢𝔫𝔢𝔤𝔞𝔯𝔞𝔞𝔫】
𝔗𝔢𝔯𝔤𝔲𝔤𝔞𝔱 𝔦𝔫𝔱𝔢𝔯𝔳𝔢𝔫𝔰𝔦 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔓𝔢𝔯𝔞𝔡𝔦𝔩𝔞𝔫 𝔗𝔞𝔱𝔞 𝔘𝔰𝔞𝔥𝔞 𝔑𝔢𝔤𝔞𝔯𝔞 (𝔓𝔗𝔘𝔑), 𝔞𝔡𝔞𝔩𝔞𝔥 𝔭𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔨𝔢𝔱𝔦𝔤𝔞 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔟𝔢𝔯𝔨𝔢𝔭𝔢𝔫𝔱𝔦𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔰𝔲𝔞𝔱𝔲 𝔭𝔢𝔯𝔨𝔞𝔯𝔞 𝔲𝔫𝔱𝔲𝔨 𝔱𝔲𝔯𝔲𝔱 𝔪𝔞𝔰𝔲𝔨 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔭𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔭𝔯𝔬𝔰𝔢𝔰 𝔭𝔢𝔯𝔰𝔦𝔡𝔞𝔫𝔤𝔞𝔫, 𝔨𝔞𝔯𝔢𝔫𝔞 𝔥𝔞𝔰𝔦𝔩 𝔭𝔲𝔱𝔲𝔰𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔯𝔨𝔞𝔯𝔞 𝔱𝔢𝔯𝔰𝔢𝔟𝔲𝔱 𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔪𝔭𝔢𝔫𝔤𝔞𝔯𝔲𝔥𝔦 𝔥𝔞𝔨 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔨𝔢𝔭𝔢𝔫𝔱𝔦𝔫𝔤𝔞𝔫𝔫𝔶𝔞. 𝔓𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔱𝔢𝔯𝔤𝔲𝔤𝔞𝔱 𝔦𝔫𝔱𝔢𝔯𝔳𝔢𝔫𝔰𝔦 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔓𝔗𝔘𝔑 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔢𝔩𝔞𝔥 𝔡𝔦𝔱𝔢𝔯𝔦𝔪𝔞 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔭𝔦𝔥𝔞𝔨 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔞𝔧𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔯𝔪𝔬𝔥𝔬𝔫𝔞𝔫 𝔟𝔞𝔫𝔡𝔦𝔫𝔤.
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Tergugat Intervensi dalam Sengketa Tata Usaha Negara
Kami asumsikan maksud dari pertanyaan Anda adalah apa yang dimaksud tergugat intervensi dalam sengketa tata usaha negara (“TUN”)?
Sepanjang penelusuran kami, t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ i͟n͟t͟e͟r͟v͟e͟n͟s͟i͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ p͟i͟h͟a͟k͟ k͟e͟t͟i͟g͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ k͟e͟p͟e͟n͟t͟i͟n͟g͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ d͟a͟l͟a͟m͟ s͟u͟a͟t͟u͟ s͟e͟n͟g͟k͟e͟t͟a͟ t͟a͟t͟a͟ u͟s͟a͟h͟a͟ n͟͟e͟͟g͟͟a͟͟r͟͟a͟͟, y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟a͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟m͟o͟h͟o͟n͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ t͟u͟r͟u͟t͟ s͟e͟r͟t͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ p͟i͟h͟a͟k͟ t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ d͟a͟l͟a͟m͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ p͟e͟r͟s͟i͟d͟a͟n͟g͟a͟n͟ k͟a͟r͟e͟n͟a͟ p͟u͟t͟u͟s͟a͟n͟ s͟e͟n͟g͟k͟e͟t͟a͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟m͟e͟n͟g͟a͟r͟u͟h͟i͟ h͟a͟k͟ a͟t͟a͟u͟ k͟͟e͟͟p͟͟e͟͟n͟͟t͟͟i͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟. D͟͟a͟͟l͟͟a͟͟m͟͟ s͟e͟n͟g͟k͟e͟t͟a͟ t͟a͟t͟a͟ u͟s͟a͟h͟a͟ n͟͟e͟͟g͟͟a͟͟r͟͟a͟͟, p͟i͟h͟a͟k͟ k͟e͟t͟i͟g͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ k͟e͟p͟e͟n͟t͟i͟n͟g͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ (p͟i͟h͟a͟k͟ i͟͟n͟͟t͟͟e͟͟r͟͟v͟͟e͟͟n͟͟s͟͟i͟͟) d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟g͟a͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟m͟o͟h͟o͟n͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ t͟u͟r͟u͟t͟ s͟e͟r͟t͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ p͟i͟h͟a͟k͟ d͟a͟l͟a͟m͟ p͟͟e͟͟r͟͟k͟͟a͟͟r͟͟a͟͟. P͟i͟h͟a͟k͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟h͟ u͟n͟t͟u͟k͟ b͟e͟r͟p͟i͟h͟a͟k͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟g͟͟u͟͟g͟͟a͟͟t͟͟, t͟͟e͟͟r͟͟g͟͟u͟͟g͟͟a͟͟t͟͟, a͟t͟a͟u͟ b͟e͟r͟t͟i͟n͟d͟a͟k͟ s͟e͟n͟d͟i͟r͟i͟ s͟e͟s͟u͟a͟i͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟͟e͟͟p͟͟e͟͟n͟͟t͟͟i͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.
Ketentuan mengenai pihak intervensi dalam sengketa TUN diatur dalam Pasal 83 ayat (1) dan (2) UU PTUN dan perubahannya, yang berbunyi:
- Selama pemeriksaan berlangsung, setiap orang yang berkepentingan dalam sengketa pihak lain yang sedang diperiksa oleh Pengadilan, baik atas prakarsa sendiri dengan mengajukan permohonan, maupun atas prakarsa Hakim, dapat masuk dalam sengketa Tata Usaha Negara, dan bertindak sebagai:
a. pihak yang membela
haknya; atau
b. peserta yang
bergabung dengan
salah satu pihak
yang bersengketa.
c. Permohonan
sebagaimana
dimaksud dalam
ayat (1) dapat
dikabulkan atau
ditolak oleh
Pengadilan dengan
putusan yang
dicantumkan dalam
berita acara sidang.
Permohonan intervensi dapat diajukan dengan prakarsa sendiri oleh pihak yang berkepentingan melalui surat tertulis kepada Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (“PTUN”). Permohonan tersebut kemudian diteruskan kepada majelis hakim yang memeriksa sengketa pokok dengan disertai alasan mengenai kepentingan hukum pihak intervensi terhadap objek sengketa. Meskipun permohonan diajukan kepada ketua pengadilan, kewenangan untuk memeriksa dan memutus permohonan tersebut melalui putusan sela menjadi wewenang majelis hakim. Apabila permohonan diterima, pihak intervensi dapat menjadi tergugat intervensi atau pihak lainnya yang memperoleh hak serta kewajiban hukum dalam sengketa tata usaha negara. Pihak intervensi dapat masuk sebagai pihak dalam sengketa tata usaha negara sejalan dengan asas audi et alteram partem (setiap pihak berhak untuk didengar).[¹]
Dalam sengketa TUN, hakim memiliki kewenangan untuk memanggil pihak intervensi jika hakim melihat ada kepentingan pihak intervensi yang terkait dalam sengketa tersebut. Inisiatif hakim ini dikenal sebagai prakarsa hakim dalam memanggil pihak intervensi, memang secara prinsip hakim bersifat pasif karena hanya memeriksa dan memutus berdasarkan gugatan penggugat terhadap pejabat TUN sebagai tergugat.
Namun, dalam kondisi tertentu hakim dapat menggunakan prakarsa untuk memanggil pihak intervensi yang berkepentingan langsung terhadap objek sengketa, menggali fakta tambahan yang berkaitan dengan kepentingan hukum pihak intervensi, dan/atau memastikan bahwa putusan tidak merugikan hak orang lain. Pihak intervensi yang dipanggil atas prakarsa hakim dapat memilih untuk bertindak sebagai pihak yang membela haknya sendiri atau bergabung dengan salah satu pihak yang bersengketa. Pihak intervensi yang dimaksud dapat berupa badan hukum atau orang perdata yang memiliki kepentingan dengan sengketa tersebut.[²]
Permohonan Banding oleh Tergugat Intervensi
Berkaitan dengan pertanyaan Anda selanjutnya, apakah pihak tergugat intervensi dalam sengketa tata usaha negara dapat mengajukan permohonan banding terhadap suatu putusan PTUN tingkat pertama?
T͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ i͟n͟t͟e͟r͟v͟e͟n͟s͟i͟ d͟a͟l͟a͟m͟ s͟e͟n͟g͟k͟e͟t͟a͟ t͟a͟t͟a͟ u͟s͟a͟h͟a͟ n͟e͟g͟a͟r͟a͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ h͟a͟k͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟g͟a͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟m͟o͟h͟o͟n͟a͟n͟ b͟a͟n͟d͟i͟n͟g͟ a͟p͟a͟b͟i͟l͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ p͟u͟a͟s͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ p͟u͟t͟u͟s͟a͟n͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟i͟l͟a͟n͟ t͟i͟n͟g͟k͟a͟t͟ p͟͟e͟͟r͟͟t͟͟a͟͟m͟͟a͟͟. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 122 UU PTUN, yang menyatakan:
- Terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara dapat dimintakan pemeriksaan banding oleh penggugat atau tergugat kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.
Dalam ketentuan tersebut, menurut hemat kami, istilah para pihak m͟e͟n͟c͟a͟k͟u͟p͟ s͟e͟l͟u͟r͟u͟h͟ p͟i͟h͟a͟k͟ y͟a͟n͟g͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ r͟e͟s͟m͟i͟ t͟e͟r͟l͟i͟b͟a͟t͟ d͟a͟l͟a͟m͟ p͟e͟r͟k͟a͟r͟a͟ s͟e͟t͟e͟l͟a͟h͟ d͟i͟n͟y͟a͟t͟a͟k͟a͟n͟ d͟i͟t͟e͟r͟i͟m͟a͟ d͟a͟l͟a͟m͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ p͟͟͟e͟͟͟r͟͟͟s͟͟͟i͟͟͟d͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟g͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟, t͟e͟r͟m͟a͟s͟u͟k͟ p͟i͟h͟a͟k͟ t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ i͟͟n͟͟t͟͟e͟͟r͟͟v͟͟e͟͟n͟͟s͟͟i͟͟. Meskipun tergugat intervensi bukan merupakan badan atau pejabat tata usaha negara, tetapi karena telah diterima sebagai pihak dalam perkara, t͟e͟r͟g͟u͟g͟a͟t͟ i͟n͟t͟e͟r͟v͟e͟n͟s͟i͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ h͟a͟k͟ u͟n͟t͟u͟k͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟g͟a͟j͟u͟k͟a͟n͟ u͟p͟a͟y͟a͟ h͟͟u͟͟k͟͟u͟͟m͟͟, s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ b͟͟a͟͟n͟͟d͟͟i͟͟n͟͟g͟͟, k͟͟a͟͟s͟͟a͟͟s͟͟i͟͟, m͟a͟u͟p͟u͟n͟ p͟e͟n͟i͟n͟j͟a͟u͟a͟n͟ k͟͟e͟͟m͟͟b͟͟a͟͟l͟͟i͟͟.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara;
- Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara;
- Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Pengadilan Tata Usaha Negara yang dibuat oleh Ali Salmande, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 2 Agustus 2010. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Tergugat Intervensi Pengadilan Tata Usaha Negara, pada tanggal 07 November 2025. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 07 Januari 2026M/18 Rajab 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
