INDRAMAYU —
Menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025 yang akan digelar di 139 desa pada Rabu, 10 Desember 2025, ajakan menjaga kondusivitas. Hal itu disampaikan oleh Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Indramayu, KH Azun Mauzun. Ia menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam menciptakan suasana aman dan damai selama proses demokrasi di tingkat desa berlangsung.
Menurut KH Azun, Pilwu bukan semata memilih pemimpin desa, melainkan juga momentum memperkuat ikatan antarwarga. Karena itu, ia mengajak seluruh santri, kyai, hingga pengasuh pondok pesantren untuk menebarkan kesejukan di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau kepada seluruh pondok pesantren di wilayah Kabupaten Indramayu untuk mendoakan dan berdoa bersama di masing-masing pesantren demi Indramayu yang damai. Dan sambut Pemilihan Kuwu 2025 dengan riang gembira,” kata KH Azun, Senin (8/12/2025)
Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Dalam demokrasi, perbedaan adalah hal yang lumrah.
“Beda pilihan itu merupakan sunnatullah. Tapi jangan putus persaudaraan, jangan putus meduluran (kekeluargaan-red),” tegasnya.
Selain mengingatkan soal pentingnya menjaga kerukunan, KH Azun juga berharap Pilwu 2025 melahirkan para kuwu yang amanah serta mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing. Ia menekankan perlunya menjaga hati tetap jernih, menghindari provokasi, serta mengedepankan kebersamaan.
“Mari jadikan Pilwu ini sebagai ajang memilih para kuwu yang amanah. Dan mari berdoa bersama di pondok pesantren masing-masing agar pelaksanaan Pilwu berjalan tertib, damai, dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menutup imbauannya, KH Azun. kembali mengajak seluruh masyarakat dan keluarga besar pesantren untuk mendukung terciptanya suasana harmonis seluruh tahapan Pilwu.
“Sekali lagi, mari kita doakan Kabupaten Indramayu penuh kedamaian dan menuju Indramayu Reang,” pungkasnya.
Dengan dukungan tokoh agama dan komunitas pesantren, Pilwu Serentak 2025 diharapkan menjadi proses demokrasi tingkat desa berjalan damai, aman, serta memperkuat persatuan warga Indramayu. (Taryam )
Editor: Abdul Gani
