INDRAMAYU — PERTANYAAN
Saya di-PHK. Mertua marah dan sering menyuruh istri untuk bercerai karena selama 1 tahun saya menganggur dan tidak menafkahi istri. Mendengar saya dihina, ibu menyuruh menceraikan istri juga. Saya dan istri tidak ingin bercerai, ibu saya mengembalikan keputusan ke kami. Namun, mertua saya tetap bersikeras menyuruh cerai.
Pertanyaannya (1) Apa hukum orang tua menyuruh anaknya bercerai? Sedangkan anaknya tidak mau bercerai. Apa yang harus saya lakukan? (2) Bisakah mertua menuntut saya dan meminta ganti rugi karena selama 1 tahun anaknya tidak diberi nafkah, karena saya di-PHK?
Atas pencerahannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga selalu istiqomah dalam menyampaikan kebenaran. Aamiin..
Irwando – Tinumpuk City
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN;
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔎𝔢𝔩𝔲𝔞𝔯𝔤𝔞】
𝔖𝔢𝔠𝔞𝔯𝔞 𝔰𝔦𝔫𝔤𝔨𝔞𝔱, 𝔱𝔦𝔡𝔞𝔨 𝔞𝔡𝔞 𝔥𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔪𝔢𝔫𝔶𝔢𝔟𝔲𝔱𝔨𝔞𝔫 𝔥𝔞𝔨 𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔲𝔞 𝔪𝔢𝔫𝔶𝔲𝔯𝔲𝔥 𝔠𝔢𝔯𝔞𝔦. 𝔄𝔱𝔞𝔲 𝔡𝔢𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔨𝔞𝔱𝔞 𝔩𝔞𝔦𝔫, 𝔟𝔞𝔦𝔨 𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔲𝔞 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔪𝔢𝔯𝔱𝔲𝔞 𝔱𝔦𝔡𝔞𝔨 𝔟𝔢𝔯𝔥𝔞𝔨 𝔪𝔢𝔫𝔶𝔲𝔯𝔲𝔥 𝔞𝔫𝔞𝔨𝔫𝔶𝔞 𝔟𝔢𝔯𝔠𝔢𝔯𝔞𝔦.
ℌ𝔞𝔩 𝔦𝔫𝔦 𝔨𝔞𝔯𝔢𝔫𝔞 𝔨𝔢𝔫𝔡𝔞𝔩𝔦 𝔯𝔲𝔪𝔞𝔥 𝔱𝔞𝔫𝔤𝔤𝔞 𝔟𝔢𝔯𝔞𝔡𝔞 𝔭𝔞𝔡𝔞 𝔰𝔲𝔞𝔪𝔦 𝔦𝔰𝔱𝔯𝔦, 𝔰𝔢𝔥𝔦𝔫𝔤𝔤𝔞 𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔩𝔞𝔦𝔫 (𝔰𝔢𝔨𝔞𝔩𝔦𝔭𝔲𝔫 𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔲𝔞 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔪𝔢𝔯𝔱𝔲𝔞) 𝔱𝔦𝔡𝔞𝔨 𝔟𝔦𝔰𝔞 𝔪𝔢𝔫𝔠𝔞𝔪𝔭𝔲𝔯𝔦 𝔲𝔯𝔲𝔰𝔞𝔫 𝔯𝔲𝔪𝔞𝔥 𝔱𝔞𝔫𝔤𝔤𝔞 𝔞𝔫𝔞𝔨𝔫𝔶𝔞. 𝔏𝔞𝔫𝔱𝔞𝔰, 𝔞𝔭𝔞 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔡𝔦𝔩𝔞𝔨𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔬𝔩𝔢𝔥 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔧𝔦𝔨𝔞 𝔪𝔢𝔯𝔱𝔲𝔞 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔬𝔯𝔞𝔫𝔤 𝔱𝔲𝔞 𝔪𝔢𝔫𝔶𝔲𝔯𝔲𝔥 𝔠𝔢𝔯𝔞𝔦?
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔰𝔦𝔪𝔞𝔨 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Kami turut prihatin dengan kondisi yang Anda alami. Sehubungan dengan kasus orang tua yang menyuruh cerai, kami sampaikan bahwa d͟a͟l͟a͟m͟ s͟e͟b͟u͟a͟h͟ p͟e͟r͟j͟a͟l͟a͟n͟a͟n͟ r͟u͟m͟a͟h͟ t͟a͟n͟g͟g͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟p͟u͟n͟g͟k͟i͟r͟i͟ p͟a͟s͟t͟i͟ t͟e͟r͟j͟a͟d͟i͟ k͟o͟n͟f͟l͟i͟k͟ a͟n͟t͟a͟r͟a͟ s͟u͟a͟m͟i͟-i͟s͟t͟r͟i͟ d͟a͟n͟ k͟e͟l͟u͟a͟r͟g͟a͟ b͟͟e͟͟s͟͟a͟͟r͟͟, y͟a͟n͟g͟ m͟a͟n͟a͟ m͟e͟m͟i͟c͟u͟ t͟e͟r͟j͟a͟d͟i͟n͟y͟a͟ p͟e͟r͟t͟e͟n͟g͟k͟a͟r͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟r͟s͟e͟l͟i͟s͟i͟h͟a͟n͟ h͟i͟n͟g͟g͟a͟ a͟k͟h͟i͟r͟n͟y͟a͟ b͟i͟s͟a͟ b͟e͟r͟u͟j͟u͟n͟g͟ p͟a͟d͟a͟ p͟͟e͟͟r͟͟c͟͟e͟͟r͟͟a͟͟i͟͟a͟͟n͟͟. Namun, perlu ditegaskan bahwa p͟r͟o͟s͟e͟s͟ p͟e͟r͟c͟e͟r͟a͟i͟a͟n͟ t͟e͟n͟t͟u͟ b͟u͟k͟a͟n͟l͟a͟h͟ h͟a͟l͟ m͟u͟d͟a͟h͟ d͟a͟n͟ s͟i͟n͟g͟k͟a͟t͟ u͟n͟t͟u͟k͟ d͟͟͟i͟͟͟l͟͟͟a͟͟͟k͟͟͟u͟͟͟k͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟.
Berdasarkan Pasal 39 UU Perkawinan dan Pasal 114 hingga 116 KHI, dapat dikatakan bahwa perceraian bisa terjadi atas kehendak suami atau istri. Kehendak bercerai sebenarnya datang dari suami atau istri yang tidak bisa utuh lagi dalam membangun rumah tangga. Penyebabnya sangat banyak, mulai dari ketidakcocokan hingga bisa jadi ada hasutan pihak ketiga, termasuk mertua atau orang tua menyuruh cerai.
Hukum Orang Tua Menyuruh Anaknya Bercerai
Lantas, timbul pertanyaan, apa hukumnya orang tua menyuruh anaknya bercerai? Secara prinsip, tentu tidak ada hak orang tua untuk menyuruh cerai anaknya dengan suami atau istrinya, karena kendali rumah tangga sepenuhnya pada suami istri.
Akan tetapi, dalam praktiknya, orang tua atau mertua bisa mempengaruhi kendali rumah tangga dan menyuruh cerai. Padahal, k͟e͟i͟n͟g͟i͟n͟a͟n͟ d͟a͟n͟ k͟e͟p͟u͟t͟u͟s͟a͟n͟ b͟e͟r͟c͟e͟r͟a͟i͟ t͟e͟t͟a͟p͟ b͟e͟r͟a͟d͟a͟ d͟i͟ t͟a͟n͟g͟a͟n͟ s͟͟u͟͟a͟͟m͟͟i͟͟ a͟t͟a͟u͟ i͟͟s͟͟t͟͟r͟͟i͟͟.
Setelah memahami bagaimana hukum memaksa orang bercerai, menjawab pertanyaan kedua Anda, dalam hal suami tidak memberikan nafkah kepada istri dan anaknya karena di-PHK dan belum mendapat pekerjaan, m͟e͟r͟t͟u͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟u͟n͟t͟u͟t͟ g͟a͟n͟t͟i͟ r͟u͟g͟i͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ s͟͟u͟͟a͟͟m͟͟i͟͟. Karena dalam rumah tangga, yang berhak menuntut suami adalah istri dan anaknya.
Berdasarkan Pasal 9 ayat (1) jo. Pasal 49 ayat (1) UU PKDRT, s͟u͟a͟m͟i͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟ n͟a͟f͟k͟a͟h͟ h͟i͟n͟g͟g͟a͟ m͟e͟n͟e͟l͟a͟n͟t͟a͟r͟k͟a͟n͟ i͟s͟t͟r͟i͟ d͟a͟n͟ a͟n͟a͟k͟n͟y͟a͟ bisa diancam pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak Rp15 juta.
Dengan demikian, h͟u͟k͟u͟m͟ m͟e͟m͟a͟k͟s͟a͟ o͟r͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟c͟e͟r͟a͟i͟ a͟t͟a͟u͟ m͟e͟n͟y͟u͟r͟u͟h͟ c͟e͟r͟a͟i͟ a͟d͟a͟l͟a͟h͟ t͟i͟d͟a͟k͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟͟i͟͟l͟͟a͟͟k͟͟u͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, sebab u͟r͟u͟s͟a͟n͟ r͟u͟m͟a͟h͟ t͟a͟n͟g͟g͟a͟ m͟i͟l͟i͟k͟ k͟e͟n͟d͟a͟l͟i͟ s͟u͟a͟m͟i͟ i͟s͟t͟r͟i͟ s͟͟e͟͟p͟͟e͟͟n͟͟u͟͟h͟͟n͟͟y͟͟a͟͟, b͟u͟k͟a͟n͟ u͟r͟u͟s͟a͟n͟ o͟r͟a͟n͟g͟ l͟͟a͟͟i͟͟n͟͟, termasuk orang tua atau mertua.
Kalau sekiranya mertua tetap bersikeras menyuruh cerai dengan Anda, langkah yang dapat kami sarankan adalah melakukan pendekatan secara pribadi dan memberikan keyakinan kepada mertua bahwa Anda sebagai suami adalah orang yang bisa bertanggung jawab. Katakan Anda masih berusaha mencari pekerjaan yang layak agar bisa menafkahi istri dan anak. Sebab, s͟u͟a͟m͟i͟ w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟i͟ i͟s͟t͟r͟i͟n͟y͟a͟ d͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ s͟e͟g͟a͟l͟a͟ s͟e͟s͟u͟a͟t͟u͟ k͟e͟p͟e͟r͟l͟u͟a͟n͟ h͟i͟d͟u͟p͟ b͟e͟r͟u͟m͟a͟h͟ t͟a͟n͟g͟g͟a͟ s͟e͟s͟u͟a͟i͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ k͟͟e͟͟m͟͟a͟͟m͟͟p͟͟u͟͟a͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.[¹]
Demikian jawaban kami terkait kasus orang tua menyuruh cerai sebagaimana ditanyakan, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan;
- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga;
- Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.
Artikel ini adalah pemutakhiran kedua dari artikel dengan judul Apakah Orang Tua Berhak Menyuruh Anaknya Bercerai? yang dibuat oleh Zulhesni, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada Senin, 13 Mei 2013, yang pertama kali dimutakhirkan pada Selasa, 9 Agustus 2022. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Hukumnya Jika Mertua atau Orang Tua Menyuruh Cerai, pada tanggal 23 Februari 2023. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 23 November 2025M/02 Jumadil Akhir 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers

