Bagian Ketiga
Oleh: Suhaeli Nawawi, Pembina YWI
***Proses Pencernaan dan Distribusi Nutrisi untuk Berbagai Kebutuhan Tubuh***
INDRAMAYU — Al-Qur’an menggambarkan manusia berasal dari سلالة من طين — sari pati tanah. Makna ini selaras dengan sains modern, sebab nutrisi yang kita makan berasal dari tumbuhan dan hewan yang hidup dengan unsur-unsur tanah. Dari sari pati itulah tubuh kita dibangun, termasuk sperma dan ovum sebagai sel reproduksi. Dengan kata lain, perjalanan nutrisi dari makanan sehari-hari tidak berhenti hanya untuk energi, tetapi juga menyumbang bahan dasar pembentukan kehidupan baru.
Pencernaan bukan hanya soal mengubah makanan menjadi energi, tetapi juga menyuplai bahan dasar untuk pembentukan sel, hormon, enzim, termasuk sperma dan ovum melalui proses sbb.
1.Tahap Pencernaan Utama
Mulut → Lambung → Usus halus
Karbohidrat dipecah jadi glukosa, protein jadi asam amino, lemak jadi asam lemak & gliserol, vitamin dan mineral dilepaskan.
Usus halus (vili usus) menyerap hasil pencernaan ke dalam darah/limfa.
2.Distribusi Nutrisi oleh Sistem Peredaran Darah
Darah menjadi “jalan raya” utama yang membawa nutrisi ke berbagai organ sesuai kebutuhan:
Glukosa → energi sel (termasuk otak, otot).
Asam amino → pembentukan enzim, hormon, dan sel baru.
Asam lemak & kolesterol → membran sel, hormon steroid (termasuk hormon seks).
Vitamin & mineral → kofaktor metabolisme, sistem kekebalan, reproduksi.
3.Kebutuhan Tubuh yang Dipenuhi
a. Energi → dari glukosa & lemak.
b. Perbaikan & pertumbuhan sel → dari protein & mineral.
c. Regulasi hormon & fungsi saraf → vitamin, mineral, lemak.
d. Fungsi reproduksi (spermatogenesis & oogenesis) → kombinasi gizi tertentu.
4.Spesifik ke Pembentukan Sperma & Ovum
Sperma
Protein (asam amino arginin, glisin, lisin) → struktur kepala & ekor sperma.
Zink & Selenium → kualitas dan motilitas sperma.
Vitamin C & E → antioksidan, melindungi DNA sperma.
Asam lemak omega-3 → fleksibilitas membran sperma.
Ovum (sel telur)
Protein & asam amino → struktur sel telur.
Asam folat, vitamin B12, zat besi → pematangan sel telur.
Kolesterol & lemak sehat → bahan baku hormon estrogen & progesteron.
Antioksidan (A, C, E) → melindungi kualitas ovum dari kerusakan oksidatif.
Jadi, proses pencernaan mengurai makanan menjadi molekul dasar, lalu tubuh mendistribusikannya sesuai kebutuhan, salah satunya untuk mendukung fungsi reproduksi dengan membentuk sperma dan ovum yang sehat.
BERSAMBUNG

