INDRAMAYU — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Karangampel menyelenggarakan Konferensi Ke-XIX pada Minggu (11/8/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Aula Idham Chalid Yayasan Darul Ma’arif, dikenal dengan sebutan ‘Kampus Hijau’ Kaplongan Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu.
Konferensi ini merupakan permusyawaratan tertinggi MWC NU di tingkat Kecamatan, dengan tema “Memacu Kinerja, Menguatkan Struktur dan Merawat Kultur”.
Acara MWC NU dihadiri salah satunya, H.Dedi Wahidi selaku Pengasuh Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan dan juga sebagai anggota DPR-RI Komisi X dari Fraksi PKB, Ketua Yayasan Darul Ma’arif H.Arsyad, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu KH.Muhammad Mustofa, Ketua Plt MWC NU DR H.Muhammd Kholil, S.Si, Rektor Universitas Darul Ma’arif Kaplongan, DR.Tobroni, MPd., MSi, anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Amri Amrullah, S.Pd., M.Pd, Kepala SMK Kelautan dan Pariwisata, DR Masrurih, M.Hum, Ketua Ranting Kecamatan Karangampel, Ketua Ranting Kecamatan Juntinyuat, Ketua Ranting Kecamatan Kedokan Bunder, Ketua Ranting Kecamatan Krangkeng, Ketua Fatayat NU, Ketua IPNU Kecamatan Karangampel, Muspika Kecamatan Karangampel, dan tokoh-tokoh penting lainnya.
H.Dedi Wahidi dalam sambutannya menjelaskan bahwa konferensi memiliki tiga tujuan utama: Yakni mengevaluasi kinerja pengurus periode sebelumnya, menyusun program kerja mendatang, serta memilih Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah yang baru.
“Konferensi ini memiliki tiga tujuan: mengevaluasi kinerja pengurus periode lalu, merancang program kerja kepengurusan yang akan datang, dan memilih Rais Syuriah serta Ketua Tanfidziyah yang baru,” ujarnya.
Dikatakan Dedi Wahidi, untuk Konferensi di tingkat Kecamatan, Kabupaten hingga Provinsi serta Nasional, Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan siap memfasilitasi berupa snack, tempat hingga seragam dan makan gratis, dan untuk muktamar NU sendiri bisa di GOR Yayasan Darul Ma’arif, maupun di Outdoor atau di lapangan bola dengan kapasitas 3.500 orang selama 5 hari dengan niat lilahita’ala karena Allah, imbuhnya.
Ketua Pengurus Cabang Nahldatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu, KH Muhammad Mustofa menekankan pentingnya menjaga konferensi ini agar menjadi gerakan-gerakan yang sosial dan gerakan kemasyarakatan.
“Konferensi ini harus pure tanpa politik, sehingga Konferensi MWC NU Ke-XIX di Karangampel ini bisa menghasilkan keputusan- keputusan NU yang lebih keren,
menyala, dan lebih masif,” tegas KH Muhammad Mustofa kepada peserta konferensi.
Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan yang baik terhadap NU di Kecamatan Karangampel.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan konferensi ini dan berterima kasih kepada H.Dedi Wahidi atas segala fasilitas dan peran aktifnya kepada NU dalam membina kader terhadap masyarakat. Menurutnya, pemerintah memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk melaksanakan tugas
“Alhamdulillah, Allah Subhanahu Wata’ala menakdirkan warga NU Kecamatan Karangampel ini sungguh luar biasa melahirkan kader terbaiknya duduk di kursi parlemen di DPR-RI sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ma’arif, Ponpes ini terkenal di seluruh pondok-pondok pesantren lainnya bahwa Ponpes Darul Ma’arif Kaplongan adalah Ponpes yang nomor Wahid dalam persoalan, tata kelola, kerapian, kebersian, kehebatan kontruksinya, sehingga menjadi representasi warga Kabupaten Indramayu dan seluruh masyarakat ,” ujarnya
“Apresiasi kepada MWCNU Kecamatan Karangampel atas terselenggaranya Konferensi Ke-XIX. Semoga terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, serta menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya.
Konferensi semakin khidmat dengan mauidhah hasanah serta doa penutup dari KH.Muhammad Mustofa serta mengingatkan pentingnya pembaruan organisasi untuk menghadapi perkembangan zaman. Menyitir kaidah ilmu kalam.
“Al-‘Alam mutaghoyirun wa kullu mutaghoyirin haditsun, semua yang di dunia ini selalu berubah, dan perubahan itu perlu diperbarui. Maka organisasi NU perlu terus melakukan pembaruan agar tercapai tujuan yang diharapkan,” imbuhnya
Hasil keputusan konferensi MWC NU Ke-XIX menetapkan KH.Was’adin Abdurrahman sebagai Rais Syuriah dan DR.H Muhammad Kholil, S.Si sebagai Ketua MWCNU Kecamatan Karangampel untuk masa khidmat 2025-2030.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Terpilih,DR.H.Muhammad Kholil, S.Si mengajak seluruh elemen NU di Kecamatan Karangampel untuk bersatu memajukan NU khususnya di Kecamatan Karangampel.
“Kami berharap semua elemen NU di Kecamatan Karangampel baik Pengurus MWC, Pengurus Ranting, Pengurus Ansor, Muslimat, Fatayat, maupun banom dan lembaga siap bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. NU Kecamatan Karangampel akan lebih maju jika kita bersatu dan bekerja sama. Amanat ini terlalu berat jika hanya kami sendiri yang melaksanakannya. Mari kita bersinergi untuk kemajuan bersama,” tutupnya. (Taryam)
Editor: Abdul Gani
