INDRAMAYU — PERTANYAAN
Saya memiliki usaha pengelola parkir. Di tempat parkir, saya sudah memasang tulisan �kendaraan pengunjung harap dikunci, jika terjadi kehilangan bukan tanggung jawab pengelola!�. Lantas, dalam hal terjadi kehilangan motor di tempat parkir saya, bagaimana tanggung jawab pengelola parkir? Apakah kendaraan hilang saat parkir menjadi tanggung jawab pengelola? Bagaimana dengan tanggung jawab tukang parkir yang saya pekerjakan? Atas penjelasannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga bertambah istri-istrinya. Aamiin..
Ncis-Cisriati – Amis
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
[Perlindungan Konsumen]
ᴷᵉⁿᵈᵃʳᵃᵃⁿ ʰⁱˡᵃⁿᵍ ˢᵃᵃᵗ ᵖᵃʳᵏⁱʳ ᵖᵃᵈᵃ ᵈᵃˢᵃʳⁿʸᵃ ᵐᵉⁿʲᵃᵈⁱ ᵗᵃⁿᵍᵍᵘⁿᵍ ʲᵃʷᵃᵇ ᵖᵉⁿᵍᵉˡᵒˡᵃ ᵖᵃʳᵏⁱʳ, ʷᵃˡᵃᵘᵖᵘⁿ ˢᵘᵈᵃʰ ᵗᵉʳᵈᵃᵖᵃᵗ ʰⁱᵐᵇᵃᵘᵃⁿ ᵘⁿᵗᵘᵏ ᵏᵉⁿᵈᵃʳᵃᵃⁿ ᵖᵉⁿᵍᵘⁿʲᵘⁿᵍ ᵈⁱᵏᵘⁿᶜⁱ ᵈᵃⁿ ʲⁱᵏᵃ ᵗᵉʳʲᵃᵈⁱ ᵏᵉʰⁱˡᵃⁿᵍᵃⁿ ᵇᵘᵏᵃⁿ ᵗᵃⁿᵍᵍᵘⁿᵍ ʲᵃʷᵃᵇ ᵖᵉⁿᵍᵉˡᵒˡᵃ. ᴴᵃˡ ⁱⁿⁱ ᵏᵃʳᵉⁿᵃ ʰⁱᵐᵇᵃᵘᵃⁿ ᵗᵉʳˢᵉᵇᵘᵗ ᵗᵉʳᵐᵃˢᵘᵏ ᵖᵃᵈᵃ ᵏˡᵃᵘˢᵘˡᵃ ᵇᵃᵏᵘ ʸᵃⁿᵍ ᵈⁱˡᵃʳᵃⁿᵍ ᵇᵉʳᵈᵃˢᵃʳᵏᵃⁿ ᴾᵃˢᵃˡ ¹⁸ ᵃʸᵃᵗ (¹) ᵁᵁ ᴾᵉʳˡⁱⁿᵈᵘⁿᵍᵃⁿ ᴷᵒⁿˢᵘᵐᵉⁿ.
ᴸᵃⁿᵗᵃˢ, ᵇᵃᵍᵃⁱᵐᵃⁿᵃ ᵗᵃⁿᵍᵍᵘⁿᵍ ʲᵃʷᵃᵇ ᵗᵘᵏᵃⁿᵍ ᵖᵃʳᵏⁱʳ ʲⁱᵏᵃ ᵗᵉʳʲᵃᵈⁱ ᵏᵉʰⁱˡᵃⁿᵍᵃⁿ ᵏᵉⁿᵈᵃʳᵃᵃⁿ ᵈⁱ ᵗᵉᵐᵖᵃᵗ ᵖᵃʳᵏⁱʳ?
ᴾᵉⁿʲᵉˡᵃˢᵃⁿ ˡᵉᵇⁱʰ ˡᵃⁿʲᵘᵗ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᴬⁿᵈᵃ ᵇᵃᶜᵃ ᵘˡᵃˢᵃⁿ ᵈⁱ ᵇᵃʷᵃʰ ⁱⁿⁱ.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Klausula Baku
Pada dasarnya, pemasangan poster agar setiap kendaraan pengunjung dikunci ganda dalam pengelolaan parkir yang bertujuan untuk menghindari tanggung jawab pengelola, berkaitan dengan perlindungan konsumen yang diatur secara khusus dalam UU Perlindungan Konsumen. Lebih tepatnya, hal tersebut merupakan klausula baku, yaitu setiap aturan atau ketentuan dan syarat-syarat yang telah dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha yang dituangkan dalam suatu dokumen dan/atau perjanjian yang mengikat dan wajib dipenuhi oleh konsumen.[¹]
Mengenai klausula baku, Pasal 18 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen menyebutkan bahwa pelaku usaha dalam menawarkan dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen dan/atau perjanjian apabila:
a. menyatakan
pengalihan
tanggung jawab
pelaku usaha;
b. menyatakan bahwa
pelaku usaha berhak
menolak penyerahan
kembali barang yang
dibeli konsumen;
c. menyatakan bahwa
pelaku usaha berhak
menolak penyerahan
kembali uang yang
dibayarkan atas
barang dan/atau
jasa yang dibeli oleh
konsumen;
d. menyatakan
pemberian kuasa
dari konsumen
kepada pelaku usaha
baik secara
langsung maupun
tidak langsung untuk
melakukan segala
tindakan sepihak
yang berkaitan
dengan barang yang
dibeli oleh
konsumen secara
angsuran;
e. mengatur perihal
pembuktian atas
hilangnya kegunaan
barang atau
pemanfaatan jasa
yang dibeli oleh
konsumen;
f. memberi hak kepada
pelaku usaha untuk
mengurangi manfaat
jasa atau
mengurangi harta
kekayaan konsumen
yang menjadi obyek
jual beli jasa;
g. menyatakan
tunduknya
konsumen kepada
peraturan yang
berupa aturan baru,
tambahan, lanjutan
dan/atau
pengubahan lanjutan
yang dibuat sepihak
oleh pelaku usaha
dalam masa
konsumen
memanfaatkan jasa
yang dibelinya;
h. menyatakan bahwa
konsumen memberi
kuasa kepada pelaku
usaha untuk
pembebanan hak
tanggungan, hak
gadai, atau hak
jaminan terhadap
barang yang dibeli
oleh konsumen
secara angsuran.
T͟e͟r͟c͟a͟n͟t͟u͟m͟n͟y͟a͟ k͟l͟a͟u͟s͟u͟l͟a͟ b͟a͟k͟u͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟m͟a͟n͟a͟ t͟e͟l͟a͟h͟ d͟i͟l͟a͟r͟a͟n͟g͟ d͟a͟l͟a͟m͟ k͟e͟t͟e͟n͟t͟u͟a͟n͟ d͟͟i͟͟ a͟͟t͟͟a͟͟s͟͟, d͟a͟l͟a͟m͟ s͟u͟a͟t͟u͟ d͟o͟k͟u͟m͟e͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟r͟j͟a͟n͟j͟i͟a͟n͟ dapat menyebabkan batal demi hukum.[²] Menurut hemat kami, tindakan pencantuman himbauan sebagaimana pertanyaan Anda m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ p͟e͟n͟c͟a͟n͟t͟u͟m͟a͟n͟ k͟l͟a͟u͟s͟u͟l͟a͟ b͟a͟k͟u͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟y͟a͟t͟a͟k͟a͟n͟ p͟e͟n͟g͟a͟l͟i͟h͟a͟n͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟e͟l͟a͟k͟u͟ u͟͟s͟͟a͟͟h͟͟a͟͟. S͟͟e͟͟h͟͟i͟͟n͟͟g͟͟g͟͟a͟͟, h͟a͟l͟ d͟e͟m͟i͟k͟i͟a͟n͟ s͟u͟d͟a͟h͟ s͟e͟l͟a͟y͟a͟k͟n͟y͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ d͟͟i͟͟l͟͟a͟͟k͟͟u͟͟k͟͟a͟͟n͟͟.
Lantas, apakah kendaraan hilang saat parkir menjadi tanggung jawab pengelola?
Tanggung Jawab Pengelola Parkir
Berkaitan dengan pertanyaan Anda, perlu diketahui sebelumnya, merujuk pada kaidah hukum dalam Putusan MA No 3416.K/PDT./1985, majelis hakim pada putusan tersebut menyatakan hubungan hukum yang terjadi antara pengelola parkir dan pengguna jasa pengelola parkir adalah “suatu perjanjian penitipan barang”. Oleh karena itu, a͟t͟a͟s͟ h͟i͟l͟a͟n͟g͟n͟y͟a͟ k͟e͟n͟d͟a͟r͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟p͟a͟r͟k͟i͟r͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟ p͟͟a͟͟r͟͟k͟͟i͟͟r͟͟.
Maka dari itu, dalam hal terjadi penitipan suatu barang, penerima titipan wajib memelihara barang titipan itu dengan sebaik-baiknya. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 1706 KUH Perdata, yang berbunyi:
- Penerima titipan w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟m͟e͟l͟i͟h͟a͟r͟a͟ b͟a͟r͟a͟n͟g͟ t͟i͟t͟i͟p͟a͟n͟ i͟t͟u͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ s͟e͟b͟a͟i͟k͟-b͟a͟i͟k͟n͟y͟a͟ s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ m͟e͟m͟e͟l͟i͟h͟a͟r͟a͟ b͟a͟r͟a͟n͟g͟-b͟a͟r͟a͟n͟g͟ k͟e͟p͟u͟n͟y͟a͟a͟n͟ s͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟r͟͟i͟͟.
Selanjutnya, mengenai tanggung jawab pengelola parkir terhadap kendaraan yang hilang dapat merujuk pada ketentuan Pasal 1367 KUH Perdata, sebagai berikut:
- S͟e͟s͟e͟o͟r͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ h͟a͟n͟y͟a͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟͟a͟͟w͟͟a͟͟b͟͟, a͟t͟a͟s͟ k͟e͟r͟u͟g͟i͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟s͟e͟b͟a͟b͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟n͟y͟a͟ s͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟r͟͟i͟͟, m͟e͟l͟a͟i͟n͟k͟a͟n͟ j͟u͟g͟a͟ a͟t͟a͟s͟ k͟e͟r͟u͟g͟i͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟s͟e͟b͟a͟b͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟-p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ o͟r͟a͟n͟g͟-o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟a͟n͟n͟y͟a͟ a͟t͟a͟u͟ d͟i͟s͟e͟b͟a͟b͟k͟a͟n͟ b͟a͟r͟a͟n͟g͟-b͟a͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟a͟d͟a͟ d͟i͟ b͟a͟w͟a͟h͟ p͟e͟n͟g͟a͟w͟a͟s͟a͟n͟n͟y͟a͟.
- Orangtua dan wali bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh anak-anak yang belum dewasa, yang tinggal pada mereka dan terhadap siapa mereka melakukan kekuasaan orangtua atau wali. Majikan dan orang yang mengangkat orang lain untuk mewakili urusan-urusan mereka, bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh pelayan atau bawahan mereka dalam melakukan pekerjaan yang ditugaskan kepada orang-orang itu.
- Guru sekolah atau kepala tukang bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh murid-muridnya atau tukang-tukangnya selama waktu orang-orang itu berada di bawah pengawasannya.
- Tanggung jawab yang disebutkan di atas berakhir, jika orang tua, guru sekolah kepala tukang itu membuktikan bahwa masing-masing tidak dapat mencegah perbuatan itu atas mana mereka seharusnya bertanggung jawab.
Terhadap pasal di atas, Mariam Badrulzaman dalam bukunya Hukum Perikatan dalam KUH Perdata Buku Ketiga Yurisprudensi, Doktrin, serta Penjelasan (hal. 192) menjelaskan bahwa dalam ketentuan di atas, diatur ruang lingkup tanggung jawab seorang subjek hukum adalah sebagai berikut:
- s͟e͟t͟i͟a͟p͟ o͟r͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ a͟t͟a͟s͟ k͟e͟r͟u͟g͟i͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟s͟e͟b͟a͟b͟k͟a͟n͟:
a. perbuatannya,
kelalaiannya, dan
kekuranghati-
hatiannya;
b. perbuatan orang
lain yang menjadi
tanggungannya;
c. barang yang
berada dalam
tanggung jawab
dan
pengawasannya
(termasuk gedung);
d. hewan miliknya atau
yang dipakainya.
- orang tua dan wali bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan anak-anak belum dewasa yang tinggal bersama orang tua atau wali dan berada dalam pengawasannya
- m͟a͟j͟i͟k͟a͟n͟ d͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟a͟n͟g͟k͟a͟t͟ o͟r͟a͟n͟g͟ l͟a͟i͟n͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ w͟a͟k͟i͟l͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟u͟r͟u͟s͟ u͟r͟u͟s͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ b͟e͟r͟t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ a͟t͟a͟s͟ k͟e͟r͟u͟g͟i͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟t͟e͟r͟b͟i͟t͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ p͟e͟l͟a͟y͟a͟n͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ b͟a͟w͟a͟h͟a͟n͟ m͟e͟r͟e͟k͟a͟ d͟a͟l͟a͟m͟ m͟e͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟k͟e͟r͟j͟a͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟a͟n͟a͟ o͟r͟a͟n͟g͟-o͟r͟a͟n͟g͟ i͟n͟i͟ d͟͟i͟͟p͟͟a͟͟k͟͟a͟͟i͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.
- guru-guru sekolah dan kepala tukang bertanggung jawab tentang kerugian yang diterbitkan murid-murid dan tukang-tukang mereka selama waktu orang-orang ini berada dalam pengawasan mereka.
Berdasarkan pada penjelasan di atas, A͟n͟d͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ m͟e͟m͟i͟l͟i͟k͟i͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ a͟t͟a͟s͟ k͟e͟n͟d͟a͟r͟a͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ t͟͟e͟͟m͟͟p͟͟a͟͟t͟͟ A͟͟n͟͟d͟͟a͟͟. O͟l͟e͟h͟ k͟a͟r͟e͟n͟a͟ i͟͟t͟͟u͟͟, k͟e͟n͟d͟a͟r͟a͟a͟n͟ h͟i͟l͟a͟n͟g͟ s͟a͟a͟t͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟e͟͟l͟͟o͟͟l͟͟a͟͟ p͟͟a͟͟r͟͟k͟͟i͟͟r͟͟.
Lalu, bagaimana dengan tanggung jawab tukang parkir?
Menurut hemat kami, terjadinya kehilangan di tempat parkir menjadi tanggung jawab pengelola parkir. Hal ini karena seseorang tidak hanya bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan perbuatannya sendiri, akan tetapi menanggung juga kerugian yang disebabkan oleh orang yang menjadi tanggungannya. Dalam kasus Anda, t͟u͟k͟a͟n͟g͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ t͟͟a͟͟n͟͟g͟͟g͟͟u͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟ A͟n͟d͟a͟ s͟e͟b͟a͟g͟a͟i͟ m͟a͟j͟i͟k͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟ k͟͟e͟͟r͟͟j͟͟a͟͟.
Jadi, kami menyimpulkan bahwa k͟e͟n͟d͟a͟r͟a͟a͟n͟ h͟i͟l͟a͟n͟g͟ s͟a͟a͟t͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ d͟a͟n͟ h͟i͟m͟b͟a͟u͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟g͟u͟n͟c͟i͟ m͟o͟t͟o͟r͟ d͟a͟n͟ j͟i͟k͟a͟ t͟e͟r͟j͟a͟d͟i͟ k͟e͟h͟i͟l͟a͟n͟g͟a͟n͟ b͟u͟k͟a͟n͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟͟e͟͟n͟͟g͟͟e͟͟l͟͟o͟͟l͟͟a͟͟, m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ s͟u͟a͟t͟u͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟e͟n͟g͟h͟i͟l͟a͟n͟g͟k͟a͟n͟ t͟a͟n͟g͟g͟u͟n͟g͟ j͟a͟w͟a͟b͟ p͟e͟n͟g͟e͟l͟o͟l͟a͟ p͟a͟r͟k͟i͟r͟ a͟t͟a͟s͟ h͟i͟l͟a͟n͟g͟n͟y͟a͟ k͟e͟n͟d͟a͟r͟a͟a͟n͟ s͟a͟a͟t͟ p͟͟a͟͟r͟͟k͟͟i͟͟r͟͟.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terkhusus untuk penanya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;
- Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Tanggung Jawab Pemilik Tempat Parkir yang dibuat oleh Ilman Hadi, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 03 Juli 2012. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Tanggung Jawab Pengelola Parkir Saat Kendaraan Hilang, pada tanggal 16 April 2025. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 06 Juli 2025.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers

