INDRAMAYU —
Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo menyatakan kesiapan jajarannya apabila dibutuhkan untuk melakukan pengawalan kepada nasabah bank. Untuk permintaan itu, anggotanya bakal ditugaskan dan mengawal sampai tujuan tidak dipungut biaya alias gratis. Nasabah bank dipersilahkan menghubungi anggota yang terdekat dan minta pengawalan. Langkah tersebut untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan terjadinya tindak kejahatan.
“Apabila ada permintaan dari nasabah bank, kami siap membantunya untuk melakukan pengawalan tanpa ada biaya alias gratis, silahkan menghubungi polsek terdekat atau langsung ke Polres,” ujar Ari, Rabu (12/2/2024).
Ari mengimbau kepada nasabah bank yang akan menarik atau setor uang agar selalu berhati-hati dan tetap waspada saat melakukan transaksi.
Seperti diketahui, belum genap sebulan sudah dua kali terjadi kejahatan yang menyasar nasabah bank di Kabupaten Indramayu. Uang yang mereka ambil dari bank di Jatibarang digasak oleh kawanan perampok atau penjambret.
Peristiwa pertama terjadi menimpa seorang pengusaha BRILink di jalan raya Blok Karanganyar, Desa/Kecamatan Widasari, pada Kamis, 23 Januari 2025, sekira pukul 10.00 WIB lalu. Uang sebanyak Rp 200 juta yang baru diambil dari bank raib diambil perampok. Modus pelaku dengan menggembos ban kendaraan.
Dan yang terbaru, peristiwa perampokan uang sebanyak Rp 400 juta milik seorang pengusaha padi dibawa kabur oleh penjambret. Peristiwanya terjadi di sebuah warung makan Desa/Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu, 12 Februari 2025 sekira pukul 10.00 WIB. Korbannya pengusaha padi bernama Dama berasal Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Uang tersebut baru diambil korban dari sebuah bank juga di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Dalam dua peristiwa ini polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa pelakunya, ungkapnya. (Mahendra).

