INDRAMAYU —
Jajaran Polsek Lohbener berhasil menggagalkan aksi tawuran antar pelajar di Kabupaten Indramayu. Petugas yang datang gerak cepat mengamankan 8 anak yang semula hendak kabur dari lokasi itu. Mereka diamankan dan langsung digiring ke Mako Polsek Lohbener untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.
Peristiwa dugaan tawuran itu diketahui terjadi di jalan raya Desa Pamayahan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Polisi awalnya menerima laporan dari warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan cepat mendatangi lokasi yang disebutkan itu. Petugas piket siaga dari Polsek Lohbener langsung melakukan tindakan. Bersama dengan warga setempat, satu per satu anak yang terlibat tawuran berhasil diamankan. Akan tetapi dari sekian pelajar ada sebagian yang kabur menyelamatkan diri disaat kedatangan polisi.
“Ada 8 anak, mereka masih duduk dibangku sekolah SMP dan SMA,” ujar Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kanit Reskrim Ipda Hadiyanto kepada wartawan.
Saat ini, kata dia, 8 anak tersebut sudah diamankan di Mako Polsek Lohbener.
Hasil pemeriksaan sementara, tawuran itu berawal setelah salah satu kelompok menantang kelompok lain untuk berduel lewat media sosial.
Di lokasi kejadian, mereka berduel dua lawan dua ala gladiator. Sedangkan anak yang lain menonton memberi dukungan.
Kanit Reskrim Hadiyanto menambahkan, dari tangan pelajar tidak ditemukan adanya senjata tajam. Polisi dalam hal ini akan melakukan pendataan, pembinaan terhadap anak-anak tersebut, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua.
“Kami berharap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera kepada para pelajar tersebut. Sehingga mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya. Dan kepada orang tua dihimbau untuk selalu mengawasi anak-anaknya,” pintanya. (Abil).

