INDRAMAYU (lintaspanturaindonesia.com)- Bupati Indramayu Nina Agustina, SH., MH., C.R.A dipastikan akan maju lagi menjadi calon Bupati Indramayu pada Pilkada 2024. Nina Agustina Da’i Bachtiar yang saat ini berstatus Bupati Indramayu diusung oleh PDI Perjuangan.
Nina Agustina, siap menjalankan tugas yang diberikan oleh partai.
“Bismillah dua periode,” ujar Nina saat menghadiri rapat konsolidasi dan koordinasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Indramayu dalam rangka persiapan Pilkada Serentak, Sabtu (15/6/2024). Nina meminta doa restu, khususnya dari masyarakat Indramayu.
Untuk menjawab harapan besar masyarakat, Pemkab Indramayu maraton mewujudkan program-program yang ada. Di waktu yang tersisa ini, program-program tersebut akan dikebut sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Di sisi lain, lanjut Nina, saat ini sudah banyak pembangunan yang telah dilakukan oleh pemkab Indramayu, walaupun belum mencapai titik sempurna. Mengingat, dalam menjabat, Nina hanya punya waktu yang singkat, yakni sekitar 3,5 tahun.
“Saya bukan mau membanggakan diri sendiri, tiga tahun setengah belum terpotong karena pandemi Covid-19, tapi sudah terbukti apa yang kita bangun meskipun belum sempurna,” ujar Nina.
Selain itu, PDI Perjuangan pun saat ini sudah mulai turun ke lapangan, termasuk melakukan safari politik ke sejumlah partai politik hingga turun ke masyarakat.
Baliho-baliho bertuliskan dua periode pun sudah mulai banyak ditemukan di sejumlah titik di Indramayu.
Mengenai gaya kepemimpinan, Nina meminta disampaikan langsung kalau ada yang tak suka. Hal ini sebagai bahan evaluasi sekaligus untuknya berbenah menjadi lebih baik sesuai harapan masyarakat Indramayu” ucapnya.
Nina minta, jangan justru disampaikan ke media sosial. Menurut Nina, itu akan membuat citra Indramayu di mata publik menjadi tidak baik.
“Kasian Indramayu-nya kan yang baca di mensos itu bukan orang Indramayu saja. Disisi lain kita ingin membangun investasi sebanyak – banyaknya,
seluas-luasnya di Indramayu,” ujar Nina.
Nina juga mengingatkan agar menjaga kondusifitas menjelang Pilkada serentak. Masyarakat untuk tidak saling menghujat satu sama lain. Manusia itu, kata Nina, tidak ada yang sempurna.
“Ini harus clear, kalau terus saling menghujat kasihan Indramayu-nya. Saya pribadi terima untuk dikritik, asal benar sesuai kenyataan dan kita akan kroscek lapangan,” pintanya.
Pada pilkada Indramayu 2020, Nina berpasangan dengan Lucky Hakim. Namun pa Lucky akhirnya mengundurkan diri. Dirinya memimpin Indramayu tanpa ada wakil. (Bagus)

