
INÐRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com) — PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan turut memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan menggelar upacara bendera di lapangan Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu, Rabu (28/10/2026).
Upacara yang digelar tepat di Hari Sumpah Pemuda ini, diikuti oleh jajaran Tim Manajemen Kilang Balongan, Para perwira kilang, Personil TNI Polri Pamobvitnas, dan Security.
Melalui tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Executive General Manager (EGM) Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menggelorakan semangat kebangsaan dan menjaga persatuan bangsa kepada seluruh perwira Kilang Balongan yang saat ini didominasi oleh pekerja-pekerja muda.

Disampaikan EGM, Sumpah Pemuda mengingatkan tentang makna mencintai Tanah Air Indonesia. Lebih dari itu, Yulianto juga menegaskan peran Kilang Balongan dalam memberikan pelayanan energi kepada masyarakat dan masa depan bangsa yang harus diperjuangkan bersama.
“Amanah besar ada di pundak kita. Karena di balik setiap pasokan energi, ada kehidupan yang harus terus berjalan, juga ada masa depan bangsa yang bergantung pada keandalan energi,” tegas Amanah Dirut Pertamina yang dibacakan EGM Kilang Balongan.
Selain itu, semangat Energizing Indonesia yang digaungkan Pertamina sejak beberapa tahun lalu juga harus terus dihidupkan, bukan hanya menghadirkan energi untuk Indonesia, tetapi juga menggerakkan kehidupan, membuka kesempatan, dan memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Yulianto juga mengajak Perwira Kilang Balongan untuk terus menjaga kolaborasi dan kerja sama yang baik kepada sesama Pekerja, Mitra Kerja ataupun dengan seluruh pihak sebagai wujud persatuan dalam pembangunan bangsa.
Sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, Pjs. Area Manager Communication, Relation and CSR Kilang Balongan, Rizky Anggia, mengatakan Kilang Pertamina Balongan juga telah menjalankan komitmen dalam berkontribusi membangun SDM para pemuda di sekitar kilang agar berkompeten dan berdaya saing melalui implementasi program Community Involvement and Development (CID) atau program CSR.
Melalui program CID ini, terang Rizky, pemuda sekitar diberikan pelatihan, peningkatan skill serta keterampilan, dan terbukti telah banyak mencetak pemuda-pemudi yang mandiri dan kuat sehingga diserap sebagai tenaga kerja di berbagai industri baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Program FOKSI (Forum Komunikasi Safety Indramayu) dan Forderin (Forum Welder Indramayu) yang telah dijalankan Kilang Balongan adalah contoh program yang telah berhasil mencetak puluhan safetyman dan ahli-ahli pengelasan bersertifikasi yang terserap di dunia kerja,” ungkapnya. (Bagus)

