INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com)– Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Indramayu bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Sosial, serta TNI/Polri melakukan monitoring langsung penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di wilayah Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Kamis (7/5/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Perwakilan Polres Indramayu,
Kodim Indramayu, Camat Kandanghaur dan Kuwu Setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kendala teknis di lapangan guna memastikan distribusi bantuan ke depannya berjalan lebih efektif. Pimpinan Cabang (Pimca) Bulog Indramayu, Apip Wijaya, mengungkapkan bahwa evaluasi langsung sangat diperlukan untuk meminimalisir hambatan distribusi.
“Hari ini kita monitoring bersama untuk melihat langsung hambatan yang ada di lapangan. Tadi ditemukan sedikit gangguan teknis pada sistem aplikasi, dan ini akan segera kami tindak lanjuti agar penyaluran berikutnya lebih lancar,” ujar Apip di sela-sela kegiatan.
Apip menambahkan, hingga saat ini progres penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Indramayu telah melampaui angka 30 persen. Pihak Bulog menargetkan seluruh proses pendistribusian kepada masyarakat akan selesai paling lambat pada 30 Mei 2026.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Hj. Ade Suhayati, menekankan bahwa bantuan ini menyasar masyarakat kurang mampu yang tergolong dalam kelompok Desil 1 dan 2. Ia meminta perangkat desa untuk proaktif menginformasikan jadwal pengambilan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Bantuan ini sifatnya temporer, jadi kami harap pihak desa segera menginformasikan kepada KPM agar mereka siap mengambil haknya tepat waktu,” kata Ade.
Sebagai informasi, bantuan yang disalurkan saat ini merupakan alokasi untuk periode Februari dan Maret 2026. Setiap KPM menerima paket berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Adapun untuk keberlanjutan program pada periode berikutnya, Bulog masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat..(Taryam)

