INDRAMAYU – Pada H-2 Lebaran Idul Fitri tahun 2026 di Jalur Pantura Kabupaten Indramayu Jawa Barat, masih dipenuhi kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Kendaraan yang melintas tersebut masih didominasi sepeda motor.
Meski demikian, minibus hingga kendaraan besar seperti truk hingga tronton terlihat melintasi pula Jalur Pantura di wilayah Kecamatan Lohbener dan Jalur di Jalan By Pass Kongsijaya Kecamatan Widasari.
Kepala Dinas Perhubungan Ali Fikri, kepada Awak Media, Kamis (19/3/26) mengatakan, secara umum, arus kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Pantura Indramayu ramai lancar. Kondisi ini terbilang tidak ada kepadatan kendaraan ke arah Jawa Tengah. Bahkan, para pemudik yang mengendarai sepeda motor saat melintasi jalur Pantura di sepanjang wilayah Indramayu bisa memacu kendaraan hingga 70 kilometer per jam.
Menurut Ali Fikri, jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Pantura Indramayu diperkirakan lebih dari 400 ribu unit. jumlah tersebut merupakan hasil perhitungan kendaraan yang melintasi jalur Pantura Indramayu selama masa arus mudik Lebaran sejak tanggal 13 sampai dengan 19 Maret 2026.
“Dari kendaraan pemudik yang melintasi Jalur Pantura Indramayu, jumlah sepeda motor merupakan yang terbanyak, yakni mencapai 361.000 unit”, katanya.
Sedangkan jumlah minibus yang melintas, lanjut Ali Fikri, selama arus mudik Lebaran kali ini sudah mencapai lebih dari 49.000 unit dan kendaraan besar baik truk maupun bus mencapai lebih dari 43.000 unit.
Dirinya mengakui, puncak arus mudik sementara yang tercatat berdasarkan penghitungan kendaraan yang melintas terjadi pada hari Rabu kemarin yang mencapai lebih dari 124.000 unit.
“Hari Kamis ini, hingga pukul 13.00 WIB kami mencatat sebanyak 90.775 kendaraan melintasi jalur Pantura Indramayu dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan jumlahnya diprediksi bakal bertambah”, ujarnya.
Sementara itu, petugas Satlantas Polres Indramayu yang bertugas di pos pengamanan lingkar Lohbener IPDA Jazuri memperkirakan, jumlah kendaraan yang melintas di Jalur Pantura Indramayu pada H-2 Lebaran tidak jauh berbeda dibanding hari kemarin yang jumlah kendaraannya merupakan yang tertinggi.
“Jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Pantura wilayah Lohbener kemungkinannya tidak jauh berbeda dengan perhitungan kendaraan yang kemarin, untuk itu saya menghimbau kepada pemudik agar lebih berhati-hati dan jaga keselamatan dalam perjalanan mudik”, ujarnya.
Di tempat yang sama, salah satu anggota Racana Pandega Gerakan Pramuka pangkalan Perguruan Tinggi Negeri Polindra Lohbener, Kak Agung, yang turutserta membantu pengaturan Lalulintas arus mudik lebaran, mengatakan, laju kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Cirebon melalui Jalur Pantura Lohbener bisa dibilang cukup padat namun lancar.
Kak Agung bersama mahasiswa lainnya dari Polindra secara sukarela ikut mengatur lalulintas kendaraan pemudik agar dalam perjalanan mudiknya tidak salah arah, sekaligus sebagai pengingat untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalulintas.
“Tim Racana Pandega Gerakan Pramuka pangkalan Polindra Lohbener bisanya mengikutsertakan diri untuk membantu kelancaran lalulintas, karena selain secara bersamaan ada kegiatan KBL, juga keberadaan kami merupakan partisipasi kaum intelektual muda demi kelancaran laju kendaraan para pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah”, pungkasnya. (Abil)

