INDRAMAYU — Kawasan wisata Candi Borobudur di Jawa Tengah memang menjadi Mega magnet dunia pariwisata yang menyedot jutaan pengunjung setiap tahunnya. Borobudur emang salah satu tempat wisata favorit, apalagi naik kendaraan VW.
Kreativitas masyarakat sekitar Candi Borobudur untuk membuat paket wisata yang menarik salah satunya berwisata mengelilingi Borobudur dan desa sekitar dengan menggunakan kendaraan VW Borobudur Community yang menawarkan kepada para wisatawan untuk melihat suasana desa dengan hamparan sawah yang luas nan hijau menikmati kuliner khas pedesaan jawa hingga melihat aktifitas UNKM prodak lebah madu, produksi rengginang aneka produk olahan singkong dan moci yang langsung bisa dilihat wisatawan di pabriknya.
Hal itulah yang dirasakan keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan keluarga besar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Indramayu dalam rangkaian Pelesiran jawa dan santiaji PWI-IKWI Indramayu yang berlangsung dari tanggal 7 s.d 10 januari 2026.
Menikmati jalan-jalan sore dengan VW Borobudur Community memang memiliki sensasi tersendiri, seakan mengingatkan era 70-an dimana kendaraan VW tetsebut hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan setidaknya VW dikenal sebagai kendaraan dinas Wedana saat itu.
Memiliki ciri khas dengan mesin belakang serta atap kendaraan yang bisa dibuka membuat sensasi tersendiri terlebih kondisi hujan gerimis yang membuat suasana semakin syahdu.
Menikmati VW Borobudur Community merupakan rangkaian terakhir perjalanan Pelesiran Jawa dan santiaji PWI-IKWI Indramayu setelah sebelumnya menikmati suasana sunset atau terbitnya matahari di puncak Bromo Semeru dengan sensasi suhu yang sangat dingin. Mendaki Puncak Bromo dan Semeru dengan menggunakan Jeep Hardtop dengan melewati jalan yang cukup curam mampu menciptakan suasana dingin dengan keringat dingin karena faktor cuaca dibalut dua baju dan satu jaket sebagai penghangat tubuh.
Bukan hanya itu tim santiaji PWI di kawasan Batu Malang berkesempatan melakukan petik apel langsung di kebun dan apel sepuasnya dan memperbolehkan pengunjung untuk membeli apel hasil petikan di kebun.
Tak ketinggalan untuk membeli oleh-oleh makanan khas Yogyakarta, seperti bakpia Patok, dodol aneka olahan makanan juga tak ketinggalan kaos dan batik khas Jogjakarta, sungguh perjalanan yang tak akan terlupakan bravo PWI Indramayu.(joe)
Editor: Abdul Gani
