INDRAMAYU — PERTANYAAN
Apakah diperbolehkan memakai alat khusus yang gunanya untuk merekam perbincangan-perbincangan dengan siapapun secara diam-diam misalnya menggunakan spy pen cam yaitu alat perekam video dan suara berbentuk pena? Atas pencerahannya diucapkan terimakasih dan untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga selalu diberikan kesehatan jiwa dan keberkahan dalam menjalankan profesinya. Aamiin..
H. Rahman – Sendang, Karpel
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔗𝔢𝔨𝔫𝔬𝔩𝔬𝔤𝔦】
𝔖𝔢𝔠𝔞𝔯𝔞 𝔲𝔪𝔲𝔪, 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔯𝔢𝔨𝔞𝔪𝔞𝔫 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔞𝔪𝔟𝔦𝔩𝔞𝔫 𝔤𝔞𝔪𝔟𝔞𝔯 𝔰𝔢𝔠𝔞𝔯𝔞 𝔡𝔦𝔞𝔪-𝔡𝔦𝔞𝔪 𝔪𝔦𝔰𝔞𝔩𝔫𝔶𝔞 𝔡𝔦𝔩𝔞𝔨𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔞𝔡𝔞 𝔯𝔲𝔞𝔫𝔤 𝔭𝔲𝔟𝔩𝔦𝔨 𝔞𝔡𝔞𝔩𝔞𝔥 𝔡𝔦𝔭𝔢𝔯𝔟𝔬𝔩𝔢𝔥𝔨𝔞𝔫, 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔟 𝔱𝔦𝔡𝔞𝔨 𝔞𝔡𝔞 𝔩𝔞𝔯𝔞𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔰𝔞𝔪𝔞 𝔰𝔢𝔨𝔞𝔩𝔦. 𝔑𝔞𝔪𝔲𝔫, 𝔪𝔢𝔫𝔲𝔯𝔲𝔱 𝔥𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔱𝔢𝔯𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔟𝔞𝔱𝔞𝔰𝔞𝔫-𝔟𝔞𝔱𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔱𝔢𝔯𝔱𝔢𝔫𝔱𝔲 𝔧𝔦𝔨𝔞 𝔡𝔦𝔱𝔦𝔫𝔧𝔞𝔲 𝔟𝔢𝔯𝔡𝔞𝔰𝔞𝔯𝔨𝔞𝔫 𝔘𝔘 ℌ𝔞𝔨 ℭ𝔦𝔭𝔱𝔞 𝔡𝔞𝔫 𝔘𝔘 ℑ𝔗𝔈. 𝔄𝔭𝔞𝔨𝔞𝔥 𝔦𝔱𝔲?
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Sebelum menjawab inti pertanyaan Anda, patut Anda ketahui berdasarkan Pasal 28G ayat (1) UUD 1945, s͟e͟t͟i͟a͟p͟ o͟r͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟h͟a͟k͟ a͟t͟a͟s͟ h͟a͟r͟t͟a͟ b͟e͟n͟d͟a͟ y͟a͟n͟g͟ d͟͟͟i͟͟͟m͟͟͟i͟͟͟l͟͟͟i͟͟͟k͟͟͟i͟͟͟n͟͟͟y͟͟͟a͟͟͟. D͟a͟l͟a͟m͟ h͟a͟l͟ i͟n͟i͟ t͟e͟r͟m͟a͟s͟u͟k͟ a͟l͟a͟t͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟n͟g͟a͟m͟b͟i͟l͟ g͟͟a͟͟m͟͟b͟͟a͟͟r͟͟.
N͟a͟m͟u͟n͟ p͟e͟m͟b͟a͟t͟a͟s͟a͟n͟ m͟u͟n͟c͟u͟l͟ k͟e͟t͟i͟k͟a͟ p͟e͟n͟g͟a͟m͟b͟i͟l͟a͟n͟ g͟a͟m͟b͟a͟r͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ d͟e͟n͟g͟a͟n͟ m͟e͟l͟a͟n͟g͟g͟a͟r͟ h͟a͟k͟ s͟e͟s͟e͟o͟r͟a͟n͟g͟ a͟t͟a͟s͟ p͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ d͟i͟r͟i͟ p͟͟r͟͟i͟͟b͟͟a͟͟d͟͟i͟͟, k͟͟e͟͟l͟͟u͟͟a͟͟r͟͟g͟͟a͟͟, k͟͟e͟͟h͟͟o͟͟r͟͟m͟͟a͟͟t͟͟a͟͟n͟͟, m͟͟a͟͟r͟͟t͟͟a͟͟b͟͟a͟͟t͟͟, d͟a͟n͟ h͟a͟r͟t͟a͟ b͟e͟n͟d͟a͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟ b͟a͟w͟a͟h͟ k͟e͟k͟u͟a͟s͟a͟n͟n͟y͟a͟ s͟e͟r͟t͟a͟ a͟p͟a͟b͟i͟l͟a͟ m͟e͟l͟a͟n͟g͟g͟a͟r͟ h͟a͟k͟ a͟t͟a͟s͟ r͟a͟s͟a͟ a͟m͟a͟n͟ d͟a͟n͟ p͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ d͟a͟r͟i͟ a͟n͟c͟a͟m͟a͟n͟ k͟͟e͟͟t͟͟a͟͟k͟͟u͟͟t͟͟a͟͟n͟͟.
Dari Perspektif Hak Cipta
Misalnya dari gambar seseorang yang telah diambil dan kemudian diperjualkan, sebenarnya terdapat hak ekonomi orang yang menjadi objek dalam gambar tersebut. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat (1) UU Hak Cipta:
- Setiap Orang dilarang melakukan Penggunaan Secara Komersial, Penggandaan, Pengumuman, Pendistribusian, dan/atau Komunikasi atas Potret yang dibuatnya guna kepentingan reklame atau periklanan secara komersial tanpa persetujuan tertulis dari orang yang dipotret atau ahli warisnya.
Oleh karena itu, p͟e͟n͟g͟a͟m͟b͟i͟l͟a͟n͟ g͟a͟m͟b͟a͟r͟ b͟a͟i͟k͟ m͟e͟n͟g͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ a͟l͟a͟t͟ p͟e͟n͟y͟a͟d͟a͟p͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ t͟͟i͟͟d͟͟a͟͟k͟͟, s͟e͟c͟a͟r͟a͟ u͟m͟u͟m͟ h͟a͟r͟u͟s͟ m͟͟e͟͟n͟͟d͟͟a͟͟p͟͟a͟͟t͟͟k͟͟a͟͟n͟͟ p͟e͟r͟s͟e͟t͟u͟j͟u͟a͟n͟ d͟a͟r͟i͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ o͟b͟j͟e͟k͟ d͟a͟l͟a͟m͟ g͟a͟m͟b͟a͟r͟ t͟͟e͟͟r͟͟s͟͟e͟͟b͟͟u͟͟t͟͟.
Dari Perspektif UU ITE
Selain itu, menurut hemat kami, perihal pengambilan gambar atau video secara diam-diam maupun secara langsung diatur dalam UU ITE dan perubahannya. Kami asumsikan perbuatan merekam secara diam-diam tersebut menggunakan alat penyadapan. Hal ini telah diatur dalam Pasal 31 UU 19/2016.
Adapun yang dimaksud dengan intersepsi atau penyadapan adalah k͟e͟g͟i͟a͟t͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ m͟͟e͟͟n͟͟d͟͟e͟͟n͟͟g͟͟a͟͟r͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, m͟͟e͟͟r͟͟e͟͟k͟͟a͟͟m͟͟, m͟͟e͟͟m͟͟b͟͟e͟͟l͟͟o͟͟k͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, m͟͟e͟͟n͟͟g͟͟u͟͟b͟͟a͟͟h͟͟, m͟͟e͟͟n͟͟g͟͟h͟͟a͟͟m͟͟b͟͟a͟͟t͟͟, d͟͟͟͟͟͟a͟͟͟͟͟͟n͟͟͟͟͟͟/a͟͟t͟͟a͟͟u͟͟ m͟e͟n͟c͟a͟t͟a͟t͟ t͟r͟a͟n͟s͟m͟i͟s͟i͟ i͟n͟f͟o͟r͟m͟a͟s͟i͟ e͟l͟e͟k͟t͟r͟o͟n͟i͟k͟ d͟͟a͟͟n͟͟/a͟t͟a͟u͟ d͟o͟k͟u͟m͟e͟n͟ e͟͟l͟͟e͟͟k͟͟t͟͟r͟͟o͟͟n͟͟i͟͟k͟͟ y͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ p͟͟u͟͟b͟͟l͟͟i͟͟k͟͟, b͟a͟i͟k͟ m͟e͟n͟g͟g͟u͟n͟a͟k͟a͟n͟ j͟a͟r͟i͟n͟g͟a͟n͟ k͟a͟b͟e͟l͟ k͟o͟m͟u͟n͟i͟k͟a͟s͟i͟ m͟a͟u͟p͟u͟n͟ j͟a͟r͟i͟n͟g͟a͟n͟ n͟͟͟i͟͟͟r͟͟͟k͟͟͟a͟͟͟b͟͟͟e͟͟͟l͟͟͟, s͟e͟p͟e͟r͟t͟i͟ p͟a͟n͟c͟a͟r͟a͟n͟ e͟l͟e͟k͟t͟r͟o͟m͟a͟g͟n͟e͟t͟i͟s͟ a͟t͟a͟u͟ r͟a͟d͟i͟o͟ f͟͟r͟͟e͟͟k͟͟u͟͟e͟͟n͟͟s͟͟i͟͟.[¹]
Pelanggaran atas intersepsi atau penyadapan ini adalah dipidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp800 juta.[²]
Akan tetapi, terdapat pengecualian terhadap penggunaan alat penyadapan oleh Kepolisian, Kejaksaan atau Institusi lain sepanjang itu dilakukan dalam rangka penegakan hukum. Hal ini secara tegas disebutkan dalam Pasal 31 ayat (3) UU 19/2016.
Guna mempermudah pemahaman Anda, kami berikan beberapa dasar hukum institusi apa saja yang dapat melakukan penyadapan, antara lain:
- Komisi Pemberantasan Korupsi (Pasal 12 ayat (1) UU 19/2019);
- Kepolisian Republik Indonesia (Perkapolri 5/2010);
- Kejaksaan Agung (Pasal 30C huruf i UU 11/2021);
- Badan Intelijen Negara (Pasal 31 dan 32 UU 17/2011)
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa p͟e͟n͟g͟a͟m͟b͟i͟l͟a͟n͟ g͟a͟m͟b͟a͟r͟ m͟e͟l͟a͟l͟u͟i͟ a͟l͟a͟t͟ p͟e͟n͟y͟a͟d͟a͟p͟a͟n͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ l͟e͟m͟b͟a͟g͟a͟ n͟e͟g͟a͟r͟a͟ y͟a͟n͟g͟ d͟͟i͟͟b͟͟e͟͟r͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟ k͟e͟w͟e͟n͟a͟n͟g͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ p͟e͟r͟a͟t͟u͟r͟a͟n͟ p͟͟e͟͟r͟͟u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟-u͟͟n͟͟d͟͟a͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟.
Namun a͟p͟a͟b͟i͟l͟a͟ p͟e͟n͟g͟a͟m͟b͟i͟l͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟r͟e͟k͟a͟m͟a͟n͟ g͟a͟m͟b͟a͟r͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ d͟i͟a͟m͟-d͟i͟a͟m͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ p͟i͟h͟a͟k͟ l͟a͟i͟n͟ s͟e͟l͟a͟i͟n͟ i͟n͟s͟t͟a͟n͟s͟i͟ y͟a͟n͟g͟ d͟i͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ k͟͟e͟͟w͟͟e͟͟n͟͟a͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟, p͟͟e͟͟r͟͟l͟͟u͟͟ d͟i͟p͟e͟r͟h͟a͟t͟i͟k͟a͟n͟ k͟e͟m͟b͟a͟l͟i͟ b͟͟a͟͟t͟͟a͟͟s͟͟a͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟. S͟e͟p͟a͟n͟j͟a͟n͟g͟ t͟i͟d͟a͟k͟ m͟e͟l͟a͟n͟g͟g͟a͟r͟ k͟e͟t͟e͟n͟t͟u͟a͟n͟ p͟e͟n͟y͟a͟d͟a͟p͟a͟n͟ d͟a͟n͟ p͟e͟r͟a͟t͟u͟r͟a͟n͟ l͟͟a͟͟i͟͟n͟͟n͟͟y͟͟a͟͟, m͟a͟k͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ s͟a͟j͟a͟ d͟͟i͟͟p͟͟e͟͟r͟͟b͟͟o͟͟l͟͟e͟͟h͟͟k͟͟a͟͟n͟͟. L͟a͟i͟n͟ h͟͟a͟͟l͟͟n͟͟y͟͟a͟͟, j͟i͟k͟a͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ m͟e͟l͟a͟w͟a͟n͟ h͟͟u͟͟k͟͟u͟͟m͟͟, i͟n͟i͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ s͟u͟a͟t͟u͟ p͟e͟r͟b͟u͟a͟t͟a͟n͟ i͟l͟l͟e͟g͟a͟l͟ i͟n͟t͟e͟r͟c͟e͟p͟t͟i͟o͟n͟ d͟a͟n͟ b͟e͟r͟p͟o͟t͟e͟n͟s͟i͟ d͟i͟j͟e͟r͟a͟t͟ p͟͟i͟͟d͟͟a͟͟n͟͟a͟͟.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
- Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang kedua kalinya diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi;
- Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia;
- Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;
- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara;
- Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta;
- Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penyadapan pada Pusat Pemantauan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Hukum Merekam Menggunakan Kamera Tersembunyi (Hidden Camera) yang dibuat oleh oleh Teguh Arifiyadi, S.H., M.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 28 Mei 2013. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Merekam secara Diam-diam, Bisakah Dipidana? Pada tanggal 24 Juni 2024. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 24 Desember 2025M/04 Rajab 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
