INDRAMAYU – Tari Topeng asal Juntinyuat merupakan kesenian khas Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berhasil memukau penonton pada Cultural Performance Stage di Osaka World Expo 2025, Jepang. Penampilan tari topeng ini sekaligus menjadi ajang diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.
Corporate Secretary Pertamina Gas, Sulthani Adil bagi Mangatur, menjelaskan kehadiran Tari Topeng Juntinyuat di Osaka merupakan hasil kerja panjang dalam membangkitkan kembali kesenian yang sempat meredup. Sejak 2023, Pertamina Gas melalui program CSR, “Jaga Budaya” bekerja sama dengan Sanggar Seni Cipta Budi dan masyarakat Juntinyuat untuk melestarikan seni tersebut.
“Dulu Tari Topeng sempat kurang diminati generasi muda. Kini, berkat dukungan fasilitas gamelan, perbaikan ruang latihan, serta kolaborasi dengan sekolah-sekolah, kesenian tari topeng kembali hidup dan bahkan berhasil tampil di panggung internasional,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Selain melestarikan budaya, Pertamina Gas juga mengintegrasikan kearifan lokal dengan program mitigasi iklim, seperti penanaman mangrove dan pemasangan geotube untuk menahan abrasi.
Salah satu pengunjung asal Jepang, Keiko, mengaku terpesona dengan keindahan gerakan penari, kostum yang khas, serta harmoni gamelan pengiring. “Saya sangat terhibur. Indonesia ternyata memiliki banyak budaya yang indah dan menarik,” katanya.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga warisan budaya sekaligus keberlanjutan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lanjutan (TJSL).
(Taryam).
Editor: Abdul Gani
.
.
.
