INDRAMAYU — PERTANYAAN
Apabila isi konten yang disebarkan bukan hoax atau memang suatu fakta yang terjadi, apakah itu termasuk perbuatan pencemaran nama baik? Bagaimana ketentuannya dalam UU ITE 2024?
Atas pencerahannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers dan paralegalnya semoga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dunia-akhirat. Aamiin..
Kaendi Pray – Mekar Gading
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【Hukum & Teknologi】
ᴾᵃᵈᵃ ᵈᵃˢᵃʳⁿʸᵃ, ᵖᵉⁿᶜᵉᵐᵃʳᵃⁿ ⁿᵃᵐᵃ ᵇᵃⁱᵏ ᵈᵃˡᵃᵐ ᵁᵁ ¹/²⁰²⁴ ᵗᵉⁿᵗᵃⁿᵍ ᵖᵉʳᵘᵇᵃʰᵃⁿ ᵏᵉᵈᵘᵃ ᵁᵁ ᴵᵀᴱ ᵃᵈᵃˡᵃʰ ᵈᵉˡⁱᵏ ᵃᵈᵘᵃⁿ ᵃᵇˢᵒˡᵘᵗ, ˢᵉʰⁱⁿᵍᵍᵃ ᵃᵍᵃʳ ᵖᵉʳᵇᵘᵃᵗᵃⁿ ᵖᵉⁿᶜᵉᵐᵃʳᵃⁿ ⁿᵃᵐᵃ ᵇᵃⁱᵏ ᵗᵉʳˢᵉᵇᵘᵗ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᵈⁱᵖʳᵒˢᵉˢ ˢᵉᶜᵃʳᵃ ʰᵘᵏᵘᵐ, ʰᵃʳᵘˢ ᵃᵈᵃ ᵖᵉⁿᵍᵃᵈᵘᵃⁿ ᵈᵃʳⁱ ᵏᵒʳᵇᵃⁿ ˢᵉᶜᵃʳᵃ ˡᵃⁿᵍˢᵘⁿᵍ.
ᴸᵃˡᵘ, ᵃᵖᵃᵇⁱˡᵃ ᵐᵉᵐᵛⁱʳᵃˡᵏᵃⁿ ˢᵘᵃᵗᵘ ᶠᵃᵏᵗᵃ ᵈⁱ ᵐᵉᵈⁱᵃ ˢᵒˢⁱᵃˡ, ᵃᵖᵃᵏᵃʰ ⁱⁿⁱ ᵗᵉʳᵐᵃˢᵘᵏ ᴾᵃˢᵃˡ ᴾᵉⁿᶜᵉᵐᵃʳᵃⁿ ᴺᵃᵐᵃ ᴮᵃⁱᵏ ᵈᵃˡᵃᵐ ᵁᵁ ¹/²⁰²⁴.
ᴾᵉⁿʲᵉˡᵃˢᵃⁿ ˡᵉᵇⁱʰ ˡᵃⁿʲᵘᵗ ᵈᵃᵖᵃᵗ ᴬⁿᵈᵃ ᵇᵃᶜᵃ ᵘˡᵃˢᵃⁿ ᵈⁱ ᵇᵃʷᵃʰ ⁱⁿⁱ.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Artikel ini dibuat berdasarkan KUHP lama dan UU 1/2023 tentang KUHP yang diundangkan pada tanggal 2 Januari 2023.
Pencemaran Nama Baik
Pencemaran nama baik (defamation) adalah perbuatan yang dilarang dalam KUHP yang pada saat artikel ini diterbitkan masih berlaku dan UU 1/2023 tentang KUHP baru yang berlaku terhitung 3 tahun sejak tanggal diundangkan,[¹] yaitu tahun 2026, dan juga diatur dalam UU 1/2024 tentang perubahan kedua UU ITE.
Adapun dalam KUHP maupun UU 1/2023, P͟a͟s͟a͟l͟ P͟e͟n͟c͟e͟m͟a͟r͟a͟n͟ N͟a͟m͟a͟ B͟a͟i͟k͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟a͟r͟ p͟a͟d͟a͟ b͟e͟b͟e͟r͟a͟p͟a͟ p͟a͟s͟a͟l͟ yakni:
- P͟e͟n͟c͟e͟m͟a͟r͟a͟n͟ S͟e͟c͟a͟r͟a͟ L͟͟i͟͟s͟͟a͟͟n͟͟: (Pasal 310 ayat (1) KUHP jo. Putusan MK No. 78/PUU-XXI/2023 hal. 358 atau Pasal 433 ayat (1) UU 1/2023);
- P͟e͟n͟c͟e͟m͟a͟r͟a͟n͟ S͟e͟c͟a͟r͟a͟ T͟͟e͟͟r͟͟t͟͟u͟͟l͟͟i͟͟s͟͟: (Pasal 310 ayat (2) KUHP atau Pasal 433 ayat (2) UU 1/2023);
- P͟a͟s͟a͟l͟ F͟͟͟͟i͟͟͟͟t͟͟͟͟n͟͟͟͟a͟͟͟͟h͟͟͟͟: (Pasal 311 KUHP atau Pasal 434 ayat UU 1/2023);
- P͟a͟s͟a͟l͟ P͟e͟n͟g͟h͟i͟n͟a͟a͟n͟ R͟͟i͟͟n͟͟g͟͟a͟͟n͟͟: (315 KUHP atau Pasal 436 UU 1/2023);
- P͟a͟s͟a͟l͟ P͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟a͟n͟ P͟͟͟a͟͟͟l͟͟͟s͟͟͟u͟͟͟/F͟͟i͟͟t͟͟n͟͟a͟͟h͟͟: (317 KUHP atau Pasal 437 UU 1/2023);
- P͟a͟s͟a͟l͟ P͟e͟r͟s͟a͟n͟g͟k͟a͟a͟n͟ P͟͟a͟͟l͟͟s͟͟u͟͟: (318 KUHP atau Pasal 438 UU 1/2023);
- P͟a͟s͟a͟l͟ P͟e͟n͟g͟h͟i͟n͟a͟a͟n͟ K͟e͟p͟a͟d͟a͟ O͟r͟a͟n͟g͟ Y͟a͟n͟g͟ S͟u͟d͟a͟h͟ M͟͟a͟͟t͟͟i͟͟: (Pasal 320-321 KUHP atau Pasal 439 UU 1/2023).
Sebagai informasi, dalam perkembangannya, P͟a͟s͟a͟l͟ 310 a͟y͟a͟t͟ (1) K͟U͟H͟P͟ t͟e͟l͟a͟h͟ d͟i͟u͟b͟a͟h͟ d͟a͟n͟ d͟i͟n͟y͟a͟t͟a͟k͟a͟n͟ i͟n͟k͟o͟n͟s͟t͟i͟t͟u͟s͟i͟o͟n͟a͟l͟ b͟e͟r͟s͟y͟a͟r͟a͟t͟ o͟͟l͟͟e͟͟h͟͟ P͟u͟t͟u͟s͟a͟n͟ M͟K͟ N͟͟o͟͟. 78/P͟͟U͟͟U͟͟-X͟͟X͟͟I͟͟/2023. (hal. 358). Dalam amar putusan tersebut, Pasal 310 ayat (1) KUHP dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai:
- Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal dengan cara lisan, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.
Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
Adapun pencemaran nama baik melalui media elektronik diatur dalam Pasal 27A UU 1/2024 tentang perubahan kedua UU ITE yang berbunyi:
- Setiap Orang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal, dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum dalam bentuk Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang dilakukan melalui Sistem Elektronik.
Lebih lanjut, kami menguraikan unsur-unsur dalam Pasal 27A UU 1/2024 sebagai berikut:
- Setiap orang, yaitu penyebar dapat menjadi tersangka/terdakwa tindak pidana jika penyebar dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. Harus dianalisis secara mendalam siapa penyebar utama konten tersebut.
- Dengan sengaja, yaitu unsur ini harus dibuktikan kepada siapa penyebar memberitahukan konten tersebut dan dengan tujuan apa. Apakah tujuan dibuatnya konten untuk menjelek-jelekan secara personal atau untuk memberi tahu adanya dugaan suatu tindak pidana?
- Menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal.
- Dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum dalam bentuk informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilakukan melalui sistem elektronik. Unsur ini sudah terpenuhi jika konten tersebut dapat diakses oleh berbagai pihak dan diketahui oleh umum.
Adapun ancaman pidana bagi pelanggar Pasal 27A UU 1/2024 adalah dipidana penjara paling lama 2 tahun dan/atau denda paling banyak Rp400 juta, sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (4) UU 1/2024.
Dalam Penjelasan Pasal 27A UU 1/2024 diterangkan bahwa perbuatan “menyerang kehormatan atau nama baik” adalah perbuatan yang merendahkan atau merusak nama baik atau harga diri orang lain sehingga merugikan orang tersebut, termasuk menista dan/atau memfitnah.
Selain itu, diatur pula soal ancaman pencemaran dalam Pasal 27B ayat (2) UU 1/2024:
- Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik, dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan ancaman pencemaran atau dengan ancaman akan membuka rahasia, memaksa orang supaya:
a. memberikan suatu
barang yang
sebagian atau
seluruhnya milik
orang tersebut atau
milik orang lain; atau
b. memberi utang,
membuat
pengakuan utang,
atau menghapuskan
piutang.
Yang dimaksud dengan “ancaman pencemaran” adalah ancaman menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum, sebagaimana disebutkan Penjelasan Pasal 27B ayat (2) UU 1/2024.
Pelanggar Pasal 27B ayat (2) UU 1/2024 dipidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar, sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (10) UU 1/2024.
Namun, patut dicatat, Pasal 27A dan Pasal 27B ayat (2) UU 1/2024 merupakan tindak pidana aduan absolut yang h͟a͟n͟y͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟t͟u͟n͟t͟u͟t͟ a͟t͟a͟s͟ p͟e͟n͟g͟a͟d͟u͟a͟n͟ k͟o͟r͟b͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ t͟e͟r͟k͟e͟n͟a͟ t͟i͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ d͟a͟n͟ b͟u͟k͟a͟n͟ o͟l͟e͟h͟ b͟a͟d͟a͟n͟ h͟͟u͟͟k͟͟u͟͟m͟͟.[²]
Memviralkan Fakta di Medsos, Bisakah Kena Pasal Pencemaran Nama Baik?
Kemudian menyambung pertanyaan Anda, tentang apabila isi konten tersebut merupakan sebuah fakta atau kenyataan, bisakah termasuk dalam pencemaran nama baik? Sepanjang penelusuran kami berdasarkan Lampiran SKB UU ITE yang menerangkan perihal Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang pencemaran nama baik sebelum diubah dengan Pasal 27A dan Pasal 27B ayat (2) UU 1/2024, j͟i͟k͟a͟ m͟͟u͟͟a͟͟t͟͟a͟͟n͟͟/k͟o͟n͟t͟e͟n͟ t͟e͟r͟s͟e͟b͟u͟t͟ b͟e͟r͟u͟p͟a͟ p͟͟e͟͟n͟͟i͟͟l͟͟a͟͟i͟͟a͟͟n͟͟, p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟a͟͟p͟͟a͟͟t͟͟, h͟a͟s͟i͟l͟ e͟v͟a͟l͟u͟a͟s͟i͟ a͟t͟a͟u͟ s͟e͟b͟u͟a͟h͟ k͟͟e͟͟n͟͟y͟͟a͟͟t͟͟a͟͟a͟͟n͟͟, m͟a͟k͟a͟ b͟u͟k͟a͟n͟ t͟e͟r͟m͟a͟s͟u͟k͟ d͟e͟l͟i͟k͟ p͟e͟n͟c͟e͟m͟a͟r͟a͟n͟ n͟a͟m͟a͟ b͟͟a͟͟i͟͟k͟͟ (hal. 11).
Selain itu, menurut Pasal 45 ayat (7) UU 1/2024 perbuatan sebagaimana diatur dalam Pasal 27A UU 1/2024 tersebut t͟i͟d͟a͟k͟ d͟i͟p͟i͟d͟a͟n͟a͟ d͟a͟l͟a͟m͟ h͟a͟l͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ u͟n͟t͟u͟k͟ k͟e͟p͟e͟n͟t͟i͟n͟g͟a͟n͟ u͟m͟u͟m͟ a͟t͟a͟u͟ d͟i͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ k͟a͟r͟e͟n͟a͟ t͟e͟r͟p͟a͟k͟s͟a͟ m͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟ d͟i͟r͟i͟.
Dengan demikian, kami berpendapat konten dan konteks menjadi bagian yang sangat penting untuk dipahami. T͟e͟r͟c͟e͟m͟a͟r͟n͟y͟a͟ a͟t͟a͟u͟ r͟u͟s͟a͟k͟n͟y͟a͟ n͟a͟m͟a͟ b͟a͟i͟k͟ s͟e͟s͟e͟o͟r͟a͟n͟g͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ h͟a͟k͟i͟k͟i͟ h͟a͟n͟y͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ d͟i͟n͟i͟l͟a͟i͟ o͟l͟e͟h͟ o͟r͟a͟n͟g͟ y͟a͟n͟g͟ b͟͟e͟͟r͟͟s͟͟a͟͟n͟͟g͟͟k͟͟u͟͟t͟͟a͟͟n͟͟. Dengan kata lain, k͟o͟r͟b͟a͟n͟l͟a͟h͟ y͟a͟n͟g͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟i͟l͟a͟i͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ s͟u͟b͟j͟e͟k͟t͟i͟f͟ t͟e͟n͟t͟a͟n͟g͟ k͟o͟n͟t͟e͟n͟ a͟t͟a͟u͟ b͟a͟g͟i͟a͟n͟ m͟a͟n͟a͟ d͟a͟r͟i͟ i͟n͟f͟o͟r͟m͟a͟s͟i͟ a͟t͟a͟u͟ d͟o͟k͟u͟m͟e͟n͟ e͟l͟e͟k͟t͟r͟o͟n͟i͟k͟ y͟a͟n͟g͟ i͟a͟ r͟a͟s͟a͟ t͟e͟l͟a͟h͟ m͟e͟n͟y͟e͟r͟a͟n͟g͟ k͟e͟h͟o͟r͟m͟a͟t͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ n͟a͟m͟a͟ b͟͟a͟͟i͟͟k͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.
Sehingga d͟a͟r͟i͟ k͟o͟n͟t͟e͟n͟ d͟a͟n͟ k͟o͟n͟t͟e͟k͟s͟ p͟e͟r͟l͟u͟ d͟i͟t͟a͟f͟s͟i͟r͟k͟a͟n͟ l͟e͟b͟i͟h͟ l͟a͟n͟j͟u͟t͟ a͟p͟a͟k͟a͟h͟ b͟e͟n͟a͟r͟ m͟e͟m͟e͟n͟u͟h͟i͟ u͟n͟s͟u͟r͟ p͟e͟n͟c͟e͟m͟a͟r͟a͟n͟ n͟a͟m͟a͟ b͟a͟i͟k͟ a͟t͟a͟u͟ t͟͟i͟͟d͟͟a͟͟k͟͟.
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Dasar 1945;
- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
- Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;
- Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
- Keputusan Bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 229, 154, KB/2/VI/2021 Tahun 2021 tentang Pedoman Implementasi atas Pasal Tertentu dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Sebagaimana Telah Diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Artikel ini adalah pemutakhiran ketiga dari artikel dengan judul Perlindungan Hukum Bagi Tersangka Pencemaran Nama Baik *yang dibuat oleh Rizky P.P. Karo Karo, S.H., M.H. *dan pertama kali dipublikasikan pada 30 Oktober 2019, kemudian dimutakhirkan pertama kalinya oleh* Erizka Permatasari, S.H pada 16 Juli 2021, dan dimutakhirkan kedua kali oleh Bernadetha Aurelia Oktavira, S.H. pada 22 Januari 2024. Dan dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Memviralkan Fakta di Medsos, Bisa Kena Pasal Pencemaran Nama Baik. Pada tanggal 02 April 2024. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 04 September 2025.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
