INDRAMAYU – Ritual adat Baritan Kidung Jaka Tawa yang di laksanakan warga Desa Kapringan Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu provinsi Jawa Barat, Kamis (17/4/2025)
Ritual atau tradisi yang turun temurun oleh masyakarat Desa Kapringan ini dilaksanakan setiap tahun. Hal itu merupakan simbol atau tradisi para pendahulu, yang masih kental dan terus dilestarikan dengan tujuan agar warga terhindar dari berbagai macam penyakit atau pageblug.
Seperti diketahui ritual baritan adalah gelaran acara adat desa yang dilaksanakan untuk menolak wabah penyakit. Biasanya ritual adat tersebut dilaksanakan pada hari Kamis sore Jumat Kliwon, dengan mengumpulkan warga setempat dan membawa tumpeng di lokasi perempatan jalan dilingkungan masing-masing.
“Tujuan Baritan adalah untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT serta mengirimkan doa-doa untuk para sesepuh atau leluhur dan orang tua yang telah meninggal dunia. Kegiatan ini diawali berdoa kepada Allah SWT dan dilanjutkan dengan kidung- kidung khas Jawa, yang masih melekat di hati warga. Tujuannya untuk tolak bala dari berbagai macam penyakit,” tutur Sawin selaku sesepuh dan pemandu Baritan Kidung Tolak Bala.
Seusai melakukan doa dan “Kidung Jaka Tawa”, kemudian langsung memotong tumpeng untuk dibagikan ke warga yang hadir dan dimakan bersama-sama.
“Acara adat Baritan Tolak Bala yang dilaksanakan setiap tahunnya, resonansi lantunan ayat-ayat Al-Qur’an dan Kidung Baritan. Mudah mudahan dapat terhindar dari berbagai macam penyakit (penggebug),” tutupnya. (Taryam)

