INDRAMAYU — Tindakan bejad seorang suami membakar Istri berinisial
S (23 tahun), kini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Indramayu. Saat ini kondisinya masih lemah mengalami luka bakar serius terutama di bagian wajah, leher, kedua lengan, dan dadanya. Korban mengalami pingsan setelah disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup oleh suaminya berinisial R (28 tahun).
“Meski korban akibat keganasan suaminya, kini sudah sadar dan masih dalam perawatan medis di RSUD Indramayu namun fisiknya masih lemah,” ujar Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Hillal Adi Imawan, Jumat (14/3/2025).
Sementara, pelaku yang juga suami korban sudah diamankan kurang dari 24 jam oleh pihak polisi. Pelaku berinisial R diringkus di rumahnya di Desa Mekarjati Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Selasa (11/3/2025).
“Lokasi penyiraman bensin dan pembakaran korban, terjadi di rumah kakak kandung korban di Desa Gantar, Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu pada hari Senin (10/3/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB,” kata Hilal.
AKP Hilal menjelaskan, pelaku R (suami korban) saat dilakukan interogasi, ia mengakui semua perbuatannya bahkan mengaku bersalah dan menyesal. Adapun motif pelaku tega membakar istrinya itu lantaran cemburu dan sakit hati karena menduga istrinya itu selingkuh dengan laki-laki lain. Atas persoalan itu, membuat rumah tangga pasangan suami-istri sering terlibat cekcok, akhirnya korban pergi dari rumah dan tinggal di rumah kakak kandungnya.
Puncaknya, pelaku (suami-red) mendapati istrinya tengah bersama laki-laki lain dan sedang berada di Alun-alun Haurgeulis. Seementara, istri pelaku mengakui soal hubungannya dengan laki-laki tersebut. Bahkan dalam percakapannya di telepon, istrinya mengabari selingkuhannya akan main ke rumah nanti malam.
“Mendengar kabar itu, nafsu pelaku memuncak hingga nekat membakar istrinya dengan BBM. Pelaku mengaku bersalah serta menyesali perbuatannya,” tutupnya. (Maulana).

