
INDRAMAYU , (lintaspanturaindonesia.com) – Sosialisasi Mekanisme Digitalisasi Data Perlindungan Sosial digelar di Gedung PGRI Sindang, Kabupaten Indramayu, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Indramayu guna memperkuat peran mereka dalam pendataan warga secara terintegrasi berbasis sistem digital.
Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kabid Dukcapil), Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, serta Kasi Binmas Polres Indramayu Iptu Taslim.
Dalam sambutannya, Kapolres Indramayu menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dan ketepatan data agar program perlindungan sosial dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kalian yang paling tahu kondisi nyata di lapangan. Melalui digitalisasi ini, data yang kalian sampaikan akan langsung terhubung dan terverifikasi. Tidak ada lagi tumpang tindih data, tidak ada lagi yang berhak justru tidak terjangkau. Data yang akurat adalah kunci agar bantuan tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah,” ujar AKBP Prianggo.

Lebih lanjut ia berpesan agar seluruh Bhabinkamtibmas memanfaatkan kemampuan pendataan ini tidak hanya untuk tugas administrasi, melainkan sebagai sarana menjaga kepercayaan masyarakat.
“Datangilah warga, kenali mereka, catatlah dengan jujur dan teliti. Jadikan digitalisasi ini sebagai jembatan keadilan sosial. Jika datanya benar, kebijakan yang diambil pun benar. Inilah bentuk pelayanan terbaik kita kepada masyarakat Indramayu,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Indramayu Iptu Taslim dalam arahannya menekankan peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang memastikan data di lapangan sesuai dengan kondisi sesungguhnya.
“Tugas ini bukan sekadar mencatat nama dan mengisi formulir digital. Bhabinkamtibmas harus turun langsung, berinteraksi, dan memastikan setiap data yang dikirimkan adalah fakta yang ada. Jadilah mata dan telinga yang dapat dipercaya, sehingga tidak ada warga yang tertinggal maupun yang tidak berhak masuk ke dalam daftar penerima. Kerja keras dan ketelitian kalian sangat kami harapkan,” tegas Iptu Taslim.

Kabid Dukcapil dan Sekretaris Dinas Sosial masing-masing memaparkan teknis penginputan data, alur verifikasi, serta mekanisme pembaruan data penerima bantuan yang telah disesuaikan dengan sistem nasional. Para peserta juga mendapat kesempatan berkonsultasi langsung terkait kendala yang dijumpai di wilayah masing-masing. Kegiatan berlangsung tertib dan diharapkan segera diterapkan di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Indramayu.
Pewarta (Uncu)
Editor: Abdul Gani

