
INDRAMAYI, (lintaspanturaindonesia.com) — Assalsmualaikum wr wb.
Sahabat Embun pagi yang di Rahmati Allah
Bismillah Tawakkaltu’alallah laahawla walla khuwwata illahbilllah
”Syukur yang sejati adalah ketika hati tetap memuji Allah, baik saat menerima nikmat maupun saat kehilangan nikmat.”
Syukur bukanlah hanya pada lidah yang mengucapkan Alhamdulillah ketika rezeki melimpah, kesehatan terjaga, dan doa-doa terkabul.
Syukur yang sejati, kata para arifin, adalah ketika hati tidak berubah meski nikmat ditarik kembali oleh Sang Pemilik.
Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam mengingatkan: “Syukur itu adalah melihat Sang Pemberi, bukan sibuk dengan pemberian.”
=====🌴🌴🌴🌴🌴=====
☀️Selamat pagi dan beraktifitas di hari Selasa, 29 September 2026
Awali hari dengan syukur. Bayangkan semua rencana berjalan lancar. Bukan demi diri sendiri, tapi juga membawa kebaikan bagi banyak orang. Tutup hari dengan meminta maaf dan maafkan semua orang dengan tulus secara batin. Jangan membawa marah, kecewa, atau luka apa pun ke hari esok🔥
Wassalam🙏
Penulis: H Sulaeman bin Daud/Yatno

