INDRAMAYU — Dalam upaya meningkatkan mutu keselamatan pasien sesuai standar nasional rumah sakit STARKES 2024, RS Pertamina Balongan (RSPBL) mengadakan inhouse training pelatihan mandatory bagi seluruh perwira rumah sakit.
Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, yakni pada 4–6 Maret 2026 dan 9–10 Maret 2026, dan diikuti oleh seluruh perwira RSPBL. Materi pelatihan yang diberikan meliputi Basic Life Support (BLS), Hand Hygiene, Fire Safety, serta Patient Safety. Kegiatan diawali dengan pemberian materi secara daring pada 4 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik mulai 5 Maret 2026.
Direktur RS Pertamina Balongan, dr. Indra Darma, mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menyegarkan kembali pengetahuan dan keterampilan para perwira dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dengan mengutamakan aspek keselamatan.
“Kegiatan ini penting untuk merefresh kembali kemampuan kita dalam melayani pasien sekaligus mengutamakan keselamatannya. Keselamatan dan pelayanan kepada pasien adalah yang utama. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan kita dalam menyongsong akreditasi, dengan harapan dapat kembali meraih hasil paripurna,” ujar dr. Indra dalam sambutannya, Rabu (04/03/2026).
Melalui pelatihan ini, para perwira diharapkan semakin siap dalam mengutamakan keselamatan pasien, mampu memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, menerapkan prosedur cuci tangan yang benar untuk mencegah infeksi, serta mampu menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) apabila terjadi kebakaran.
Pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari ini juga dirancang agar seluruh perwira dapat mengikuti kegiatan secara bergantian sesuai jadwal kerja atau shift, sehingga pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Suasana pelatihan pun berjalan interaktif, dengan semangat peserta yang sesekali diselingi canda tawa. Seluruh materi disampaikan oleh pemateri yang merupakan perwira dari RSPBL sendiri. (Bagus)
