INDRAMAYU – Sosialisasi Program Indonesia Pintar ( PIP) aspirasi dari Anggota DPR RI Fraksi PKB Komisi X dari Dapil Jabar VIII H.Dedi Wahidi tahun 2025 untuk SD, SMP, SMA dan SMK yang berlangsung di lingkungan Pendidikan Yayasan Darul Ma’arif Kampus Hijau Kaplongan Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Sabtu 19/07/2025.
Sosialisasi PIP di gelar dalam rangka meningkatkan pengelolaan dana bantuan agar tepat sasaran dan sesuai dengan pemanfaatannya dan merupakan beasiswa yang di berikan kepada siswa yang tidak mampu atau tergolong kategori miskin, baik yang menempuh pendidikan di sekolah formal maupun non formal.
Dalam kegiatan ini langsung dihadiri oleh H.Dedi Wahidi selaku Anggota DPR RI Komisi X, Dr Tobroni, Mpd., MSi, Kepala SMK NU Kaplongan, perwakilan pihak Bank BNI Indramayu dan ratusan orang tua siswa SMK NU Kaplongan.
Sebanyak 847 siswa SMK NU Kaplongan mendapatkan PIP, adapun besaran dana PIP untuk pelajar tingkat SD Sebesar Rp 450,000 ,SMP
Rp 750.000 dan SMA/SMK sebesar Rp 1.800.000.
Pada kegiatan ini sebagai bukti nyata dari H.Dedi Wahidi selaku Anggota DPR RI Komisi X menyerahkan langsung secara simbolis kepada dua siswa dari SMK NU Kaplongan yang disaksikan langsung oleh Kepala SMK NU Kaplongan Dr Tobroni Mpd MSi serta pihak Bank BNI Indramayu dan ratusan orang tua siswa yang hadir.
Adapun dua siswa perwakilan dari SMK NU Kaplongan yang menerima dana PIP tahun 2025 secara simbolis adalah Zaenal Abidin Kelas XI dan Dewi Permata Sari Kelas XI.
Kemudian untuk siswa yang lainnya dipastikan menerima dana PIP tersebut sekitar bulan Agustus atau September 2025.
Dikatakan H Dedi Wahidi, sosialisasi Program Indonesia Pintar ( PIP ) Aspirasi Tahun 2025 ini merupakan kegiatan penyampaian informasi mengenai program bantuan pendidikan PIP kepada siswa, orang tua dan pihak terkait.
Lanjut H Dedi Wahidi, dimana tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme penerimaan, penggunaan dan pentingnya program ini dalam mendukung pendidikan siswa dari keluarga yang kurang mampu.
“Banyak kebutuhan anak-anak sekolah sekarang yang harus dipenuhi seperti seragam sekolah, tas, sepatu dan lainnya.
dan lagi kalau melihat anak orang miskin yang orang tuanya tidak mampu membeli perlengkapan sekolah, dan anaknya malu sekolah dan berhenti sekolah, maka saya berjuang supaya anak-anak miskin mendapatkan bantuan dan Alhamdulillah di setujui oleh menteri serta sekarang PIP ada kenaikan,”
ungkapnya.
Ditegaskan H Dedi Wahidi, pihaknya terus memperjuangkan dana PIP untuk siswa yang kurang mampu dan kepada orang tua siswa merupakan pihak yang berperan penting dalam mendukung anak-anak nya dalam proses pendidikan dan saya berharap agar penggunaan dana PIP ini secara tepat sasaran.
Ditambahkan H Dedi Wahidi jangan sampai dana PIP ini disalah gunakan oleh orang tua siswa salah satu contohnya di Kabupaten Sumedang ada salah satu orang tua siswa yang menggunakan dana PIP untuk hal-hal lain seperti judi online dan apabila hal ini terjadi pada orang tua siswa SMK NU Kaplongan maka saya tidak segan-segan akan mencabut dan menghentikan pencairan dana PIP tersebut,”tegasnya.
Ditempat yang sama Kepala SMK NU Kaplongan, Dr Tobroni, Mpd., MSi, menuturkan, mengucapkan terima kasih kepada Bapak H.Dedi Wahidi selaku Anggota DPR RI Komisi X atas bantuannya melalui Aspirasi dana PIP kepada siswa-siswi SMK NU Kaplongan
Kemudian tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi Program Indonesia Pintar ( PIP ) ini adalah agar diketahui dan dipahami oleh seluruh orang tua siswa yaitu:
*Pertama semua siswa SMK NU Kaplongan dapat PIP tanpa terkecuali, *Kedua besaran nilai angkanya yang dulu mendapat Rp.1 juta per siswa tahun ini adalah sebesar Rp 1.800.000,-,
*Ketiga PIP ini jangan disalahgunakan tetapi digunakan untuk berbagai keperluan dan kebutuhan siswa seperti membeli sepatu, baju sekolah, *Keempat dengan sosialisasi ini agar orang tua siswa jadi tahu akan pencairan dana PIP tersebut,”ucapnya.
Ditambahkan Tobroni, dipastikan pencairan dana PIP akan dilakukan di sekolah supaya orang tua siswa tidak merasa kesulitan mengantri di Bank,’ Ujarnya.
Dr Tobroni, Mpd., MSi, berharap kepada siswa-siswi SMK NU Kaplongan harus bangga dan merasa beruntung bersekolah di SMK NU Kaplongan karena memperoleh bantuan dana PIP.
Dijelaskan Tobroni, “bahwa 100 persen dana PIP yang diterima siswa SMK NU Kaplongan diserahkan langsung kepada siswa-siswi dan tanpa dipotong biaya apapun,” tuturnya. (Taryam)

