INDRAMAYU, (lintaspanturaindonesia.com) — PERTANYAAN:
Bagaimana peranan masyarakat dalam membantu penyidik untuk mengungkap tindak pidana narkotika? Atas pencerahannya diucapkan terimakasih, untuk ubklawyers beserta Paralegalnya semoga semakin cerdas dan sukses. Aamiin..
bye.
Abdul Jabaruddin – Tinumpuk
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
“INTISARI JAWABAN”
【ℌ𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔓𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞】
𝔓𝔢𝔯𝔞𝔫 𝔪𝔞𝔰𝔶𝔞𝔯𝔞𝔨𝔞𝔱 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔪𝔢𝔪𝔟𝔞𝔫𝔱𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔦𝔡𝔦𝔨 𝔡𝔞𝔩𝔞𝔪 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔲𝔫𝔤𝔨𝔞𝔭 𝔱𝔦𝔫𝔡𝔞𝔨 𝔭𝔦𝔡𝔞𝔫𝔞 𝔫𝔞𝔯𝔨𝔬𝔱𝔦𝔨𝔞 𝔞𝔡𝔞𝔩𝔞𝔥 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔰𝔲𝔪𝔟𝔢𝔯 𝔦𝔫𝔣𝔬𝔯𝔪𝔞𝔰𝔦 𝔞𝔴𝔞𝔩 𝔡𝔞𝔫 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔞𝔦 𝔰𝔞𝔨𝔰𝔦.
𝔓𝔢𝔯𝔞𝔫 𝔦𝔫𝔦 𝔰𝔞𝔫𝔤𝔞𝔱 𝔨𝔯𝔲𝔰𝔦𝔞𝔩 𝔨𝔞𝔯𝔢𝔫𝔞 𝔰𝔢𝔟𝔞𝔤𝔦𝔞𝔫 𝔟𝔢𝔰𝔞𝔯 𝔭𝔢𝔫𝔤𝔲𝔫𝔤𝔨𝔞𝔭𝔞𝔫 𝔨𝔞𝔰𝔲𝔰 𝔫𝔞𝔯𝔨𝔬𝔱𝔦𝔨𝔞 𝔟𝔢𝔯𝔪𝔲𝔩𝔞 𝔡𝔞𝔯𝔦 𝔩𝔞𝔭𝔬𝔯𝔞𝔫 𝔪𝔞𝔰𝔶𝔞𝔯𝔞𝔨𝔞𝔱 𝔪𝔢𝔫𝔤𝔢𝔫𝔞𝔦 𝔞𝔡𝔞𝔫𝔶𝔞 𝔡𝔲𝔤𝔞𝔞𝔫 𝔱𝔯𝔞𝔫𝔰𝔞𝔨𝔰𝔦 𝔞𝔱𝔞𝔲 𝔭𝔢𝔫𝔶𝔞𝔩𝔞𝔥𝔤𝔲𝔫𝔞𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔩𝔦𝔫𝔤𝔨𝔲𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔯𝔢𝔨𝔞.
𝔎𝔢𝔱𝔢𝔯𝔩𝔦𝔟𝔞𝔱𝔞𝔫 𝔦𝔫𝔦 𝔟𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔰𝔢𝔨𝔞𝔡𝔞𝔯 𝔭𝔞𝔯𝔱𝔦𝔰𝔦𝔭𝔞𝔰𝔦 𝔰𝔬𝔰𝔦𝔞𝔩, 𝔪𝔢𝔩𝔞𝔦𝔫𝔨𝔞𝔫 𝔪𝔢𝔯𝔲𝔭𝔞𝔨𝔞𝔫 𝔥𝔞𝔨 𝔡𝔞𝔫 𝔨𝔢𝔴𝔞𝔧𝔦𝔟𝔞𝔫 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔦𝔧𝔞𝔪𝔦𝔫 𝔧𝔞𝔪𝔦𝔫 𝔰𝔢𝔯𝔱𝔞 𝔡𝔦𝔩𝔦𝔫𝔡𝔲𝔫𝔤𝔦 𝔬𝔩𝔢𝔥 𝔘𝔘 𝔑𝔞𝔯𝔨𝔬𝔱𝔦𝔨𝔞 𝔡𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔯𝔲𝔟𝔞𝔥𝔞𝔫𝔫𝔶𝔞. 𝔑𝔢𝔤𝔞𝔯𝔞 𝔪𝔢𝔪𝔟𝔢𝔯𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔭𝔢𝔯𝔩𝔦𝔫𝔡𝔲𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔥𝔲𝔨𝔲𝔪 𝔭𝔢𝔫𝔲𝔥 𝔨𝔢𝔭𝔞𝔡𝔞 𝔪𝔞𝔰𝔶𝔞𝔯𝔞𝔨𝔞𝔱 𝔶𝔞𝔫𝔤 𝔡𝔢𝔫𝔤𝔞𝔫 𝔦𝔨𝔱𝔦𝔨𝔞𝔡 𝔟𝔞𝔦𝔨 𝔪𝔢𝔪𝔟𝔢𝔯𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔦𝔫𝔣𝔬𝔯𝔪𝔞𝔰𝔦, 𝔪𝔢𝔪𝔞𝔰𝔱𝔦𝔨𝔞𝔫 𝔨𝔢𝔯𝔞𝔥𝔞𝔰𝔦𝔞𝔞𝔫 𝔦𝔡𝔢𝔫𝔱𝔦𝔱𝔞𝔰, 𝔡𝔞𝔫 𝔨𝔢𝔞𝔪𝔞𝔫𝔞𝔫 𝔡𝔞𝔯𝔦 𝔭𝔬𝔱𝔢𝔫𝔰𝔦 𝔞𝔫𝔠𝔞𝔪𝔞𝔫.
𝔓𝔢𝔫𝔧𝔢𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔩𝔢𝔟𝔦𝔥 𝔩𝔞𝔫𝔧𝔲𝔱 𝔡𝔞𝔭𝔞𝔱 𝔄𝔫𝔡𝔞 𝔟𝔞𝔠𝔞 𝔲𝔩𝔞𝔰𝔞𝔫 𝔡𝔦 𝔟𝔞𝔴𝔞𝔥 𝔦𝔫𝔦.
ULASAN SELENGKAPNYA;
Terimakasih atas pertanyaan Anda.
Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Narkotika
T͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ m͟e͟r͟u͟p͟a͟k͟a͟n͟ k͟e͟j͟a͟h͟a͟t͟a͟n͟ l͟u͟a͟r͟ b͟i͟a͟s͟a͟ (e͟x͟t͟r͟a͟o͟r͟d͟i͟n͟a͟r͟y͟ c͟͟r͟͟i͟͟m͟͟e͟͟) y͟a͟n͟g͟ m͟e͟n͟g͟a͟n͟c͟a͟m͟ s͟t͟r͟u͟k͟t͟u͟r͟ s͟o͟s͟i͟a͟l͟ d͟a͟n͟ m͟a͟s͟a͟ d͟e͟p͟a͟n͟ b͟͟a͟͟n͟͟g͟͟s͟͟a͟͟. K͟o͟m͟p͟l͟e͟k͟s͟i͟t͟a͟s͟ d͟a͟n͟ s͟i͟f͟a͟t͟ t͟e͟r͟t͟u͟t͟u͟p͟ d͟a͟r͟i͟ j͟a͟r͟i͟n͟g͟a͟n͟ p͟e͟r͟e͟d͟a͟r͟a͟n͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ s͟e͟r͟i͟n͟g͟k͟a͟l͟i͟ m͟e͟n͟y͟u͟l͟i͟t͟k͟a͟n͟ a͟p͟a͟r͟a͟t͟ p͟e͟n͟e͟g͟a͟k͟ h͟͟u͟͟k͟͟u͟͟m͟͟, k͟h͟u͟s͟u͟s͟n͟y͟a͟ p͟͟e͟͟n͟͟y͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟, u͟n͟t͟u͟k͟ m͟e͟l͟a͟k͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟n͟g͟u͟n͟g͟k͟a͟p͟a͟n͟ k͟͟a͟͟s͟͟u͟͟s͟͟.
Dalam konteks ini, p͟a͟r͟t͟i͟s͟i͟p͟a͟s͟i͟ a͟k͟t͟i͟f͟ m͟a͟s͟y͟a͟r͟a͟k͟a͟t͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ e͟l͟e͟m͟e͟n͟ s͟t͟r͟a͟t͟e͟g͟i͟s͟ y͟a͟n͟g͟ t͟a͟k͟ t͟͟e͟͟r͟͟g͟͟a͟͟n͟͟t͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟. P͟e͟r͟a͟n͟ m͟a͟s͟y͟a͟r͟a͟k͟a͟t͟ t͟i͟d͟a͟k͟ h͟a͟n͟y͟a͟ m͟e͟m͟p͟e͟r͟c͟e͟p͟a͟t͟ p͟r͟o͟s͟e͟s͟ p͟͟͟e͟͟͟n͟͟͟y͟͟͟e͟͟͟l͟͟͟i͟͟͟d͟͟͟i͟͟͟k͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟, t͟e͟t͟a͟p͟i͟ j͟u͟g͟a͟ m͟e͟n͟j͟a͟d͟i͟ p͟o͟n͟d͟a͟s͟i͟ b͟a͟g͟i͟ s͟i͟s͟t͟e͟m͟ p͟e͟r͟t͟a͟h͟a͟n͟a͟n͟ s͟o͟s͟i͟a͟l͟ t͟e͟r͟h͟a͟d͟a͟p͟ b͟a͟h͟a͟y͟a͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟.
Menurut hemat kami, dalam upaya pemberantasan narkotika, peran serta masyarakat dalam membantu penyidik dapat diwujudkan dalam beberapa bentuk konkret, di antaranya:
1. Memberikan informasi
- Informasi dari masyarakat bisa berupa laporan tentang adanya aktivitas mencurigakan yang mengindikasikan transaksi, produksi, atau penyalahgunaan narkotika.
- Sekecil apapun informasi yang diberikan, seperti adanya orang tak dikenal yang sering datang di waktu tak wajar atau adanya bau kimia yang aneh dari sebuah rumah, dapat menjadi titik awal penyelidikan.
2. Menjadi saksi
- Keberanian warga untuk memberikan kesaksian di hadapan penyidik maupun di persidangan sangat esensial untuk memperkuat alat bukti. Keterangan saksi yang relevan dapat menguatkan dakwaan jaksa penuntut umum dan meyakinkan hakim dalam memutus perkara.
3. Menciptakan lingkungan anti-narkotika
- Secara proaktif, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi peredaran narkotika melalui kegiatan seperti siskamling, sosialisasi bahaya narkoba, dan membangun komunikasi yang kuat antarwarga untuk saling mengawasi.
- Landasan hukum utama yang melegitimasi dan mengatur peran masyarakat dalam pemberantasan narkotika adalah UU Narkotika dan perubahannya. Dalam ketentuan tersebut, dijelaskan bahwa m͟a͟s͟y͟a͟r͟a͟k͟a͟t͟ m͟e͟m͟p͟u͟n͟y͟a͟i͟ k͟e͟s͟e͟m͟p͟a͟t͟a͟n͟ y͟a͟n͟g͟ s͟e͟l͟u͟a͟s͟-l͟u͟a͟s͟n͟y͟a͟ u͟n͟t͟u͟k͟ b͟e͟r͟p͟e͟r͟a͟n͟ s͟e͟r͟t͟a͟ m͟e͟m͟b͟a͟n͟t͟u͟ u͟p͟a͟y͟a͟ p͟e͟n͟c͟e͟g͟a͟h͟a͟n͟ d͟a͟n͟ p͟e͟m͟b͟e͟r͟a͟n͟t͟a͟s͟a͟n͟ p͟e͟n͟y͟a͟l͟a͟h͟g͟u͟n͟a͟a͟n͟ d͟a͟n͟ p͟e͟r͟e͟d͟a͟r͟a͟n͟ g͟e͟l͟a͟p͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ d͟a͟n͟ p͟r͟e͟k͟u͟r͟s͟o͟r͟ n͟͟͟͟a͟͟͟͟r͟͟͟͟k͟͟͟͟o͟͟͟͟t͟͟͟͟i͟͟͟͟k͟͟͟͟a͟͟͟͟.[¹]
Peran tersebut dikarenakan masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika dan prekursornya.[²]
Lebih lanjut lagi, hak masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika diwujudkan dalam bentuk:[³]
a. mencari,
memperoleh, dan
memberikan
informasi adanya
dugaan telah terjadi
tindak pidana
narkotika dan
prekursor narkotika;
b. memperoleh
pelayanan dalam
mencari,
memperoleh, dan
memberikan
informasi tentang
adanya dugaan
telah terjadi tindak
pidana narkotika
dan prekursor
narkotika kepada
penegak hukum
atau Badan
Narkotika Nasional
(“BNN”) yang
menangani perkara
tindak pidana
narkotika dan
prekursor narkotika;
c. menyampaikan
saran dan pendapat
secara bertanggung
jawab kepada
penegak hukum
atau BNN yang
menangani perkara
tindak pidana
narkotika dan
prekursor narkotika;
d. memperoleh
jawaban atas
pertanyaan tentang
laporannya yang
diberikan kepada
penegak hukum
atau BNN; dan
e. memperoleh
perlindungan
hukum pada saat
yang bersangkutan
melaksanakan
haknya atau diminta
hadir dalam proses
peradilan.
Selain itu, menurut Pasal 107 UU Narkotika, m͟a͟s͟y͟a͟r͟a͟k͟a͟t͟ j͟u͟g͟a͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟l͟a͟p͟o͟r͟k͟a͟n͟ k͟e͟p͟a͟d͟a͟ p͟e͟j͟a͟b͟a͟t͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟w͟e͟n͟a͟n͟g͟ a͟t͟a͟u͟ B͟N͟N͟ j͟i͟k͟a͟ m͟e͟n͟g͟e͟t͟a͟h͟u͟i͟ a͟d͟a͟n͟y͟a͟ p͟e͟n͟y͟a͟l͟a͟h͟g͟u͟n͟a͟a͟n͟ a͟t͟a͟u͟ p͟e͟r͟e͟d͟a͟r͟a͟n͟ g͟e͟l͟a͟p͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ d͟a͟n͟ p͟r͟e͟k͟u͟r͟s͟o͟r͟ n͟͟a͟͟r͟͟k͟͟o͟͟t͟͟i͟͟k͟͟a͟͟.
Hak dan Perlindungan Hukum bagi Masyarakat
Untuk menjamin agar masyarakat tidak ragu dalam berperan serta, U͟U͟ N͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ j͟u͟g͟a͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ j͟a͟m͟i͟n͟a͟n͟ h͟a͟k͟ d͟a͟n͟ p͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ h͟͟u͟͟k͟͟u͟͟m͟͟, yaitu:
1. Hak mendapat pelayanan dan perlindungan
- Sebagaimana diamanatkan Pasal 106 huruf b dan e UU Narkotika, m͟a͟s͟y͟a͟r͟a͟k͟a͟t͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟m͟p͟e͟r͟o͟l͟e͟h͟ p͟e͟l͟a͟y͟a͟n͟a͟n͟ d͟a͟l͟a͟m͟ m͟͟e͟͟n͟͟c͟͟a͟͟r͟͟i͟͟, m͟͟e͟͟m͟͟p͟͟e͟͟r͟͟o͟͟l͟͟e͟͟h͟͟, d͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ i͟n͟f͟o͟r͟m͟a͟s͟i͟ t͟e͟n͟t͟a͟n͟g͟ a͟d͟a͟n͟y͟a͟ d͟u͟g͟a͟a͟n͟ t͟e͟l͟a͟h͟ t͟e͟r͟j͟a͟d͟i͟ t͟i͟n͟d͟a͟k͟ p͟i͟d͟a͟n͟a͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ d͟a͟n͟ p͟r͟e͟k͟u͟r͟s͟o͟r͟ n͟a͟r͟k͟o͟t͟i͟k͟a͟ s͟e͟r͟t͟a͟ m͟e͟m͟p͟e͟r͟o͟l͟e͟h͟ p͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ h͟u͟k͟u͟m͟ p͟a͟d͟a͟ s͟a͟a͟t͟ y͟a͟n͟g͟ b͟e͟r͟s͟a͟n͟g͟k͟u͟t͟a͟n͟ m͟e͟l͟a͟k͟s͟a͟n͟a͟k͟a͟n͟ h͟͟a͟͟k͟͟n͟͟y͟͟a͟͟.
2. Jaminan kerahasiaan
Dalam praktiknya, p͟e͟n͟y͟i͟d͟i͟k͟ w͟a͟j͟i͟b͟ m͟e͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟i͟ i͟d͟e͟n͟t͟i͟t͟a͟s͟ p͟e͟l͟a͟p͟o͟r͟. Mekanisme perlindungan saksi dan pelapor juga diatur lebih lanjut dalam UU Perlindungan Saksi dan Korban. P͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ i͟n͟i͟ m͟e͟n͟c͟a͟k͟u͟p͟ j͟a͟m͟i͟n͟a͟n͟ k͟e͟a͟m͟a͟n͟a͟n͟ f͟i͟s͟i͟k͟ d͟a͟n͟ p͟s͟i͟k͟i͟s͟ d͟a͟r͟i͟ s͟e͟g͟a͟l͟a͟ b͟e͟n͟t͟u͟k͟ a͟͟n͟͟c͟͟a͟͟m͟͟a͟͟n͟͟, i͟͟n͟͟t͟͟i͟͟m͟͟i͟͟d͟͟a͟͟s͟͟i͟͟, a͟t͟a͟u͟ b͟a͟l͟a͟s͟ d͟͟e͟͟n͟͟d͟͟a͟͟. S͟e͟b͟a͟b͟ k͟e͟g͟a͟g͟a͟l͟a͟n͟ m͟e͟m͟b͟e͟r͟i͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟l͟i͟n͟d͟u͟n͟g͟a͟n͟ i͟n͟i͟ d͟a͟p͟a͟t͟ m͟e͟n͟u͟r͟u͟n͟k͟a͟n͟ t͟i͟n͟g͟k͟a͟t͟ k͟e͟p͟e͟r͟c͟a͟y͟a͟a͟n͟ p͟u͟b͟l͟i͟c͟ s͟e͟c͟a͟r͟a͟ d͟r͟a͟s͟t͟i͟s͟.[⁴]
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pembelajaran untuk kita semua terlebih untuk penanya dan Paralegal ubklawyers pada khususnya.
D͟a͟s͟a͟r͟ H͟u͟k͟u͟m͟:
- Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
- Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban;
- Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban;
- Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja;
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
Artikel ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul Hak-hak Masyarakat dalam Pemberantasan Kejahatan Narkotika yang dibuat oleh Ilman Hadi, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada 12 April 2013. Dipublikasikan kedua oleh “..Hukumonline.com..” dengan judul Perlindungan Hukum untuk Pelapor Kasus Narkotika, pada tanggal 05 Maret 2026. Dan diteruskan oleh ubklawyers pada tanggal 09 Maret 2026M/19 Ramadhan 1447H.
Seluruh Informasi Hukum yang ada di LBH-UMAR BIN KHATTAB disiapkan semata-mata untuk t͟͟͟u͟͟͟j͟͟͟u͟͟͟a͟͟͟n͟͟͟ p͟͟e͟͟n͟͟d͟͟i͟͟d͟͟i͟͟k͟͟a͟͟n͟͟, p͟e͟m͟b͟e͟l͟a͟j͟a͟r͟a͟n͟ dan b͟e͟r͟s͟i͟f͟a͟t͟ u͟m͟u͟m͟. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Pengacara, Konsultan Hukum dan/atau Paralegal UBK LAWYERS.
Sedang menghadapi permasalahan hukum? A͟j͟u͟k͟a͟n͟ p͟e͟r͟t͟a͟n͟y͟a͟a͟n͟ melalui email, telepon atau chat.👇🏼
Email:
ubklawyer@gmail.com
Telepon/Chat:
089666552118
Berkenan G͟a͟b͟u͟n͟g͟ G͟r͟o͟u͟p͟, untuk jadi bagian Keluarga Besar UBK LAWYERS. Klik link dibawah.👇🏼
I͟K͟U͟T͟I͟ W͟h͟a͟t͟s͟A͟p͟p͟ C͟h͟a͟n͟n͟e͟l͟ LBH-UMAR BIN KHATTAB. Untuk memperkaya Riset Hukum Anda, klik link dibawah.👇🏼
🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸🇮🇩🇵🇸
#cerdashukum
#studylawtogether
#ubklawyers
