INDRAMAYU,(lintaspanturaindonesia.com) – PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan melalui fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Bagian Safety menggelar kegiatan Konsinyering Finalisasi Dokumen Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (30–31 Maret 2026) di Gedung Patra Ayu, Indramayu ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mempersiapkan diri menghadapi Audit PSAIMS yang dijadwalkan pada awal April mendatang.
Kegiatan ini difokuskan pada pemenuhan bukti audit (collect evidence) serta validasi data teknis untuk memastikan seluruh elemen keselamatan proses dan keandalan aset di Kilang Balongan telah sesuai dengan kriteria penilaian Professional Judgement (PJ) yang ditetapkan oleh korporasi.
Section Head Safety RU VI Balongan, Orig Setianto Hartoyo, dalam sambutannya dalam penutupan kegiatan tersebut menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan dokumen sebagai cerminan operasional kilang di lapangan.
“Konsinyering ini adalah momentum krusial bagi kita untuk menyatukan persepsi dan memastikan seluruh dokumen pendukung benar-benar siap. Saya berharap seluruh tim dapat melaksanakan tugas ini dengan maksimal, sehingga saat pelaksanaan audit pada 6–10 April nanti, prosesnya berjalan lancar dan kita mampu memenuhi seluruh requirement audit yang telah ditetapkan,” ujar Orig.
Berdasarkan hasil evaluasi intensif selama dua hari pelaksanaan konsinyering, tim HSSE berhasil menetapkan Data Final Progres Terbaru yang menunjukkan kesiapan dokumen bukti audit pada angka yang sangat memuaskan. Sebagian besar Elemen yang dijadikan Evidence telah mencapai nilai hampir sempurna dan bahkan beberapa diantaranya telah mencapai nilai sempurna 100%. Beberapa di antaranya yang telah mencapai 100% adalah Operating Procedure, Pre-Startup Safety Review dan Management of Change.
Akselerasi dokumen juga terlihat pada elemen Kompetensi dan Pengelolaan Pengetahuan yang menyentuh 94,83%, serta elemen Safe Work Practice dan Leading from Event yang masing-masing berada di level 98,10% dan 97,22%. Fokus perbaikan pada elemen Emergency Planning and Respond (95,56%) dan Tinjauan Manajemen dan Perbaikan Berkelanjutan (95,65%) pun telah difinalisasi untuk memastikan seluruh celah administrasi tertutup rapat sebelum auditor hadir di lokasi.
Sehingga dari kesemua 18 elemen strategis yang akan dijadikan evidence, Kilang Balongan mencatatkan Persentase Pencapaian Keseluruhan (Overall Progress) sebesar 94,74%. Angka ini menjadi modal kepercayaan diri yang kuat bagi Kilang Balongan untuk mempertahankan standar keselamatan proses tingkat tinggi, meminimalkan potensi temuan negatif, dan membuktikan komitmen nyata dalam menjaga keandalan operasional kilang demi ketahanan energi nasional. (Bagus)

